Cara Pelindo II Perlancar Arus Ekspor Impor Barang

01 Mei 2016

redaksi.co.id – Cara Pelindo II Perlancar Arus Ekspor Impor Barang PTPelabuhan Indonesia (Pelindo) II terus mendorong kelancaran arus barang ekspor dan impor di pelabuhan yang dikelolanya. Untuk merealisasikan hal ini, perusahaan pelat merah tersebut menyiapkan dana sebesar Rp 23 triliun. Direktur Keuangan Pelindo II Orias T Moedak mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo II. Untuk Tanjung Priok, Pelindo II mengalokasikan dana sebesar Rp 12 triliun, Pelabuhan Kijing di Kalimantan Barat sebesar Rp 5 triliun, Pelabuhan Sorong di Papua Rp 2,5 triliun dan pengembangan proyek kanal Cikarang Bekasi Laut sebesar Rp 3,5 triliun. “Terminal Kalibaru sudah hampir rampung tinggal IT yang masih membutuhkan waktu untuk k ... Selengkapnya »

Share :     




Citibank Kelola Kas Pelabuhan Tanjung Priok

01 Mei 2016

Pengelolaan kas dilakukan secara real time, online dan terintegrasi. Suara.com - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) bekerjasama dengan Citibank N.A, Indonesia dalam rangka pengelolaan kas atau Cash Management dan Commercial Card. Pengelolaan kas dilakukan secara real time, online dan terintegrasi. Pengelolaan itu meliputi penyediaan sistem fasilitas cash management berupa fasilitas Automatic Payment & Automatic Posting (host to host system), Electronic Payment Tax (e-tax) dan fasilitas perbankan lainnya. Perjanjian ini ditandatangani oleh Penandatangan dilakukan oleh Direktur Keuangan PT. Pelabuhan Tanjung Priok, Prastyo Wasis P., dan Head of Corporate & Investment Banking Citi Indonesia, Gioshia Ralie. Perjanjian yang ditandatangani, Kamis (14/4/2016) tersebut merupak ... Selengkapnya »

Share :     




Dwelling Time Tanjung Priok Sudah Turun Jadi 3,6 Hari

01 Mei 2016

     Aktivitas bongkar muat peti kemas di JICT, Tanjung Priok, Jakarta (10/11). Badan Pusat Statistik menyebutkan kinerja ekspor Indonesia pada kuartal III 2015 minus 0,69 persen dan impor minus 6,11 persen dibanding tahun lalu. (Liputan6.com/Faizal Fanani) Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan waktu tunggu bongkar muat kontainer atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok telah menyusut menjadi 3,6 hari dari sebelumnya yang sekitar 4,7 hari. Meskipun telah menyusut, pemerintah masih akan tetap berupaya menekan dwelling time menjadi 3 hari sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).Deputi II bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim Agung Kuswandono men ... Selengkapnya »

Share :     




Menteri BUMN Ethiopia Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

01 Mei 2016

Jakarta -Minister of Public Enterprises atau Menteri BUMN Ethiopia, Demitu Hambisa Bonsa, mengunjungi Pelabuhan Tanjung Priok. Kunjungan Demitu beserta rombongan ini didampingi oleh Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia, Arega Hailu Teffera serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian BUMN Indonesia.Kunjungan delegasi MOPE Ethiopia ke Indonesia yang disambut langsung oleh Direksi IPC ini adalah dalam rangka studi banding sistem kerja dan struktur organisasi Kementerian BUMN, infrastruktur serta tata kelola pelayanan transportasi publik dan logistik yang meliputi laut, udara dan jalan kereta api. Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Direktur Utama, Dede R. Martin yang dilanjutkan dengan pemaparan mengenai perkembangan serta proyek pembangunan pelabuh ... Selengkapnya »

Share :     




Pelindo II Kucurkan Rp 12 Triliun untuk Tanjung Priok

01 Mei 2016

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Keuangan PT Pelindo II (Persero) Orias Petrus Moedak mengatakan Pelabuhan Tanjung Priok akan menjadi fokus pengembangan pelabuhan Pelindo II pada 2016. Ia berujar, pengembangan pelabuhan merupakan salah satu upaya untuk mempercepat arus barang ekspor dan impor."Kami akan fokuskan pengembangan pelabuhan di Tanjung Priok," kata Orias di Menara Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Rabu, 30 Maret 2016. Pelindo II menyiapkan dana Rp 12 triliun untuk pengembangannya. Menurut Orias, fokus pengembangan di Tanjung Priok disebabkan oleh banyaknya kegiatan ekspor-impor di sana. Sebanyak 60 persen kegiatan ekspor-impor terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok.Orias mengimbuhkan, selain di Tanjung Priok, Pelindo II akan mengembangkan pelabuhan di Kalimantan Barat, ... Selengkapnya »

Share :