Kapolda Cek Dwelling Time Teluk Bayur

22 November 2016

Komit Amankan Pelabuhan, Berantas Pungli dan Premanisme Dwelling Time atau waktu bongkar muat barang di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, dipantau Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Basarudin, Kamis (6/10). Orang nomor satu di jajaran kepolisian Sumbar ini mengapresiasi terhadap penerapan dwilling time di Teluk Bayur. Dia menilai masih dalam batas  kewajaran, yakni sekitar tiga hari.  Brigjen Pol Basarudin menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen konsisten mendukung aktivitas Pelabuhan Teluk Bayur. Hal tersebut akan dibuktikannya dengan langkah-langkah pengamanan dan pemberantasan praktik pungutan liar serta premanisme yang saat ini masih terjadi di wilayah Pelabuhan Teluk Bayur.  Komitmen Kapolda tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak yang hadir, khususnya ... Selengkapnya »

Share :     




Pelabuhan Teluk Bayur, Hub Port CPO Pelindo II Layani 100℅ Direct Call

22 November 2016

MNOL, Padang- Eksistensi Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan kebanggaan Sumatera Barat semakin terbukti seiring menggeliatnya kegiatan bongkar muat komoditi Semen dan Crude Palm Oil (CPO). Kegiatan bongkar muat CPO pada tahun 2015 mencapai 2.571.880 ton, sementara Semen sebesar 3.114.831 ton. Dapat dikatakan pelabuhan milik PT Pelabuhan Indonesia II/IPC tersebut didominasi oleh komoditi utama yakni Semen dan CPO. Selain CPO, komoditas yang juga andalan di pelabuhan Teluk Bayur adalah Semen. Seperti diketahui, PT Semen Padang, anak usaha Semen Indonesia Tbk dan Bukit Asam Tbk telah menyepakati kerja sama bongkar muat barang di dermaga Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Sumatera Barat. General Manager PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Teluk Bayur Ir Mulyadi memaparkan, pelabuhan Teluk B ... Selengkapnya »

Share :     




Menteri BUMN: Bongkar Muat Teluk Bayur Sudah Efisien

22 November 2016

Padangpariaman, (AntaraSumbar) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut kondisi Pelabuhan Teluk Bayur di Padang, Sumatera Barat, sudah cukup bagus karena aktivitas bongkar muat dinilai telah efisien. "Jadi sekarang tidak banyak lagi kapal menunggu. Saya sudah lihat pelebaran lebih lanjut sehingga dapat menampung lebih banyak kapal," ujar dia di Padangpariaman, Selasa. Ia menyampaikan hal itu di Bandara Internasional Minangkabau di Padangpariaman usai meninjau kondisi bandara dan pengerjaan jalur kereta api menuju bandara. Menurutnya, dulu waktu tunggu kapal di pelabuhan Teluk Bayur cukup panjang karena lambatnya aktivitas bongkar muat. Sekarang sudah bagus, dengan semakin pendeknya waktu tunggu kapal diharapkan akan meningkatkan ekspor minyak sawit melalui pelab ... Selengkapnya »

Share :     




Pelindo: Teluk Bayur Dapat Menjadi Pelabuhan Alternatif

22 November 2016

Padang, (Antara) - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menilai Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, dapat menjadi salah satu rute alternatif persinggahan kapal karena semakin padatnya lalu lintas di perairan Selat Malaka. "Lalu lintas kapal di perairan Selat Malaka sudah padat, ini dapat menimbulkan kondisi stagnan. Maka perlu rute alternatif, yaitu pantai barat Sumatera dan yang paling memungkinkan adalah Pelabuhan Teluk Bayur," kata Direktur Komersial dan Pengembangan Perusahaan Pelindo II Saptono Rahayu Irianto di Padang, Sabtu. Ia menyampaikan hal itu saat akan melepas rombongan pelayaran "Mandeh Joy Sailing 2015" dari Pelabuhan Teluk Bayur menuju Kawasan Wisata Bahari Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan menggunakan KRI Surabaya. Menurut Saptono Teluk Bayur merupakan pelab ... Selengkapnya »

Share :     




Penundaan Sandar Kapal Tidak Matikan Ekonomi Sumbar

22 November 2016

Pariaman, (Antara) - Penundaan sandar kapal CPO di Pelabuhan Teluk Bayur Padang dinilai tidak mematikan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar)."Meski ada penundaan sandar kapal sejak sekitar 5 hari yang lalu, diyakini tidak akan berpengaruh pada ekonomi Sumbar," kata GM Pelindo II Cabang Teluk Bayur Padang, Zulasman, Selasa.Ia menjelaskan, kapal yang ditunda bersandar hanya bermuatan CPO saja, sedangkan kapal lain masih bersandar di dermaga Pelabuhan Teluk Bayur Padang."Jika semua kapal dilarang bersandar mungkin saja berpengaruh pada ekonomi Sumbar," ungkapnya.Pelindo II Padang telah mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Asosiasi Tangki Timbun Teluk Bayur. Bahkan beberapa orang utusan Asosiasi sudah bernegosiasi lagi. "Hanya saja dalam negosiasi tersebut belum ada keputusan sebab Ketua Asosiasi, ... Selengkapnya »

Share :