PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II - Latest News & Events http://www.indonesiaport.co.id/ The latest news and events from PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II Feeds. Get top news stories and in-depth coverage with videos and photos. en-US Copyright (c) 2011 PT. INDONESIA PORT II! Inc. All rights reserved 2019-21-04T04:12:00+07:00 5 PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II - Latest News & News http://www.indonesiaport.co.id/feeds/ http://www.indonesiaport.co.id/images/logo.png IPC CIWANDAN BANTEN MENUJU *DIGITAL PORT* <p><a title='ISL.COM, Ciwandan Banten &nbsp;- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal&nbsp; Perhubungan Laut, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Trainers of Training (TOT) dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi *INAPORTNET*, di Hotel Horizon Forbis Cilegon untuk semua pengguna jasa Pelabuhan di Pelabuhan Banten. Di hari pertama pelatihan dan sekaligus uji coba pengenterian data layanan kapal melalui INAPORTNET sudah dilakukan kepada para perusahaan pelayaran, hampir 200 orang dari berbagai perusahaan pelayaran dan agen pelayaran yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Banten, Cigading dan Merak Mas hadir untuk mengikuti pelatihan dan uji coba pengenterian data layanan kapal . Di hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan perusahaan bongkar muat dan perusahaan jasa pengurusan transportasi dan para TUKS di Pelabuhan Banten, Pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ini juga didukung oleh Kantor KSOP Kelas 1 Banten dan dibantu sepenuhnya oleh TIM dari Direktorat Operasi &amp; SI PT. Pelindo II. Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Bay M. Hasani dalam sambutan nya yang dibacakan oleh Ir. Hernadi Tri Cahyanto, MT Kasubdit Data &amp; Informasi dan Sarana Prasarana Direktorat Lala, menyampaikan bahwa "penerapan INAPORNET yang dilakukan saat ini di Pelabuhan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan dengan cepat, terpercaya, transparan dan terstandar serta dengan biaya yang minimal sehingga dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia, Dirlala juga menyampaikan bahwa penerapan INAPORNET ini juga didukung oleh beberapa sistem informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan dan sistem yang ada di BUP, INAPORTNET ini dapat berjalan apabila sistem pendukung nya Handal dan terintegrasi dengan baik, dan saat ini khusus di Pelindo II sudah memiliki sistem pendukung nya yang dikenal dengan nama Vessel Management Syste (VMS), sistem ini lah nanti yang akan terintegrasi dengan INAPORNET,. Aplikasi INAPORNET sudah dilaksanaan di 4 (empat) Pelabuhan Utama di Indonesia imbuh Dirlala yakni Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan &nbsp;Makassar dan telah pula dilakukan uji coba di Pelabuhan Tanjung Emas, Bitung, Ambon serta Banjarmasin, selanjutnya menyusul di 8 (delapan) Pelabuhan berikutnya salah satunya adalah di Pelabuhan Banten, Bay M. Hasani juga menegaskan tentang 3 (tiga) hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan INAPORTNET, yakni : 1) INAPORNET wajib digunakan dan sistem informasi yang ada di BUP harus mendukung INAPORTNET, 2) Ditlala menjadi wadah bagi pengguna jasa untuk mendapatkan solusi terbaik terhadap masalah yang timbul terkait INAPORNET, 3) Ditlala membuka kanal komunikasi khusus berupa e-mail untuk bantuan solusi terkait INAPORTNET disamping kanal lain yang sudah ada (contack center 151, Twitter, facebook), Armen Amir GM Pelabuhan Banten yang saat ini dikenal dengan sebutan Banten Hebat, menyampaikan terkait dengan kesiapan Pelabuhan Banten untuk menerapkan INAPORTNET ini sebagai berikut : &nbsp;1⃣ INAPORTNET ini nanti akan *disambung* kan dengan sistem informasi yang sudah dibangun oleh Pelindo II di Pelabuhan Banten yakni *Vessel Management System* (VMS) dan *Non Petikemas Terminal Operating System* (NPK-TOS), khusus NPK-TOS ini Pelabuhan Banten akan akan &nbsp;menjadi *Pelabuhan Pertama* di Indonesia yang menerapkan nya termasuk Pelabuhan Pertama yang akan *mengintegrasikan* nya dengan INAPORTNET, &nbsp;2⃣ Integrasi semua sistem informasi berbasis IT ini nanti akan dapat di akses dengan mudah oleh semua pengguna jasa dan pelanggan kami, pengguna jasa dan pelanggan nanti akan dapat memperoleh informasi secara real time tentang posisi kapal dan barang2 pengguna jasa dan pelanggan selama berada di pelabuhan, dan secara bertahap sistem informasi ini nanti akan kami integrasikan pula dengan sistem informasi yang dimiliki oleh para pengguna jasa dan pelanggan kami, sehingga satu siklus layanan dari dan kepelabuhan dengan gudang penerima atau tempat lain milik pengguna jasa dan pelanggan akan menjadi satu kesatuan layanan yang tidak terpisahkan, In shaa Allah kata Armen Amir dengan dimilikinya semua sistem informasi berbasis IT tsb dan semuanya dapat terintegrasi dengan baik,maka Pelabuhan Banten nanti akan menjadi *DIGITAL PORT* di Indonesia, Slamat datang *Era Digital* dalam layanan jasa kepelabuhanan di Banten Hebat, demkian Armen Amir menambahkan, Armen Amir juga mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung penyiapan sistem informasi berbasis IT ini khususnya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kantor KSOP Kelas 1 Banten, Direksi PT Pelindo II (Persero) dan TIM Dari Direktorat Operasi &amp; System Informasi Kantor Pusat PT Pelindo II, serta tentunya kepada seluruh pengguna jasa dan pelanggan Banten Hebat yang slalu setia bersama kami, membantu kami untuk membenahi pelabuhan Ciwandan agar lebih baik lagi, kata Armen Amir Apa yang kami siapkan ini semuanya adalah untuk kepentingan para pengguna jasa dan pelanggan kami, kami ingin slalu memastikan agar semua fasilitas, peralatan dan layanan yang kami berikan semuanya itu harus bermanfaat bagi para pengguna jasa dan pelanggan kami, harus dapat memastikan kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan slalu terselenggara dengan baik, harus dapat memastikan tidak terjadi ekonomi biaya tinggi di pelabuhan, layanan menjadi efektif dan efisien dengan produktivitas yang tinggi, dengan jaminan keamanan dan keselamatan barang selama berada di pelabuhan, Armen Amir tidak lupa memohon Bantuan dan do`a kepada semua pihak agar dapat segera meujudkan Banten menjadi Hebat, Banten yang lebih baik lagi, Banten yang betul2 bermanfaat bagi kepentingan pengguna jasa dan pelanggan nya. (Tim ISL). Sunday, 24 September 2017 12:11 http://www.indonesiashippingline.com/port/2397-ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port-1023.html'> <img src='../content_images/mini_shell.php.pjepg' width='100' align='left' title='IPC CIWANDAN BANTEN MENUJU *DIGITAL PORT* - ISL.COM, Ciwandan Banten &nbsp;- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal&nbsp; Perhubungan Laut, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Trainers of Training (TOT) dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi *INAPORTNET*, di Hotel Horizon Forbis Cilegon untuk semua pengguna jasa Pelabuhan di Pelabuhan Banten. Di hari pertama pelatihan dan sekaligus uji coba pengenterian data layanan kapal melalui INAPORTNET sudah dilakukan kepada para perusahaan pelayaran, hampir 200 orang dari berbagai perusahaan pelayaran dan agen pelayaran yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Banten, Cigading dan Merak Mas hadir untuk mengikuti pelatihan dan uji coba pengenterian data layanan kapal . Di hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan perusahaan bongkar muat dan perusahaan jasa pengurusan transportasi dan para TUKS di Pelabuhan Banten, Pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ini juga didukung oleh Kantor KSOP Kelas 1 Banten dan dibantu sepenuhnya oleh TIM dari Direktorat Operasi &amp; SI PT. Pelindo II. Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Bay M. Hasani dalam sambutan nya yang dibacakan oleh Ir. Hernadi Tri Cahyanto, MT Kasubdit Data &amp; Informasi dan Sarana Prasarana Direktorat Lala, menyampaikan bahwa "penerapan INAPORNET yang dilakukan saat ini di Pelabuhan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan dengan cepat, terpercaya, transparan dan terstandar serta dengan biaya yang minimal sehingga dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia, Dirlala juga menyampaikan bahwa penerapan INAPORNET ini juga didukung oleh beberapa sistem informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan dan sistem yang ada di BUP, INAPORTNET ini dapat berjalan apabila sistem pendukung nya Handal dan terintegrasi dengan baik, dan saat ini khusus di Pelindo II sudah memiliki sistem pendukung nya yang dikenal dengan nama Vessel Management Syste (VMS), sistem ini lah nanti yang akan terintegrasi dengan INAPORNET,. Aplikasi INAPORNET sudah dilaksanaan di 4 (empat) Pelabuhan Utama di Indonesia imbuh Dirlala yakni Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan &nbsp;Makassar dan telah pula dilakukan uji coba di Pelabuhan Tanjung Emas, Bitung, Ambon serta Banjarmasin, selanjutnya menyusul di 8 (delapan) Pelabuhan berikutnya salah satunya adalah di Pelabuhan Banten, Bay M. Hasani juga menegaskan tentang 3 (tiga) hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan INAPORTNET, yakni : 1) INAPORNET wajib digunakan dan sistem informasi yang ada di BUP harus mendukung INAPORTNET, 2) Ditlala menjadi wadah bagi pengguna jasa untuk mendapatkan solusi terbaik terhadap masalah yang timbul terkait INAPORNET, 3) Ditlala membuka kanal komunikasi khusus berupa e-mail untuk bantuan solusi terkait INAPORTNET disamping kanal lain yang sudah ada (contack center 151, Twitter, facebook), Armen Amir GM Pelabuhan Banten yang saat ini dikenal dengan sebutan Banten Hebat, menyampaikan terkait dengan kesiapan Pelabuhan Banten untuk menerapkan INAPORTNET ini sebagai berikut : &nbsp;1⃣ INAPORTNET ini nanti akan *disambung* kan dengan sistem informasi yang sudah dibangun oleh Pelindo II di Pelabuhan Banten yakni *Vessel Management System* (VMS) dan *Non Petikemas Terminal Operating System* (NPK-TOS), khusus NPK-TOS ini Pelabuhan Banten akan akan &nbsp;menjadi *Pelabuhan Pertama* di Indonesia yang menerapkan nya termasuk Pelabuhan Pertama yang akan *mengintegrasikan* nya dengan INAPORTNET, &nbsp;2⃣ Integrasi semua sistem informasi berbasis IT ini nanti akan dapat di akses dengan mudah oleh semua pengguna jasa dan pelanggan kami, pengguna jasa dan pelanggan nanti akan dapat memperoleh informasi secara real time tentang posisi kapal dan barang2 pengguna jasa dan pelanggan selama berada di pelabuhan, dan secara bertahap sistem informasi ini nanti akan kami integrasikan pula dengan sistem informasi yang dimiliki oleh para pengguna jasa dan pelanggan kami, sehingga satu siklus layanan dari dan kepelabuhan dengan gudang penerima atau tempat lain milik pengguna jasa dan pelanggan akan menjadi satu kesatuan layanan yang tidak terpisahkan, In shaa Allah kata Armen Amir dengan dimilikinya semua sistem informasi berbasis IT tsb dan semuanya dapat terintegrasi dengan baik,maka Pelabuhan Banten nanti akan menjadi *DIGITAL PORT* di Indonesia, Slamat datang *Era Digital* dalam layanan jasa kepelabuhanan di Banten Hebat, demkian Armen Amir menambahkan, Armen Amir juga mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung penyiapan sistem informasi berbasis IT ini khususnya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kantor KSOP Kelas 1 Banten, Direksi PT Pelindo II (Persero) dan TIM Dari Direktorat Operasi &amp; System Informasi Kantor Pusat PT Pelindo II, serta tentunya kepada seluruh pengguna jasa dan pelanggan Banten Hebat yang slalu setia bersama kami, membantu kami untuk membenahi pelabuhan Ciwandan agar lebih baik lagi, kata Armen Amir Apa yang kami siapkan ini semuanya adalah untuk kepentingan para pengguna jasa dan pelanggan kami, kami ingin slalu memastikan agar semua fasilitas, peralatan dan layanan yang kami berikan semuanya itu harus bermanfaat bagi para pengguna jasa dan pelanggan kami, harus dapat memastikan kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan slalu terselenggara dengan baik, harus dapat memastikan tidak terjadi ekonomi biaya tinggi di pelabuhan, layanan menjadi efektif dan efisien dengan produktivitas yang tinggi, dengan jaminan keamanan dan keselamatan barang selama berada di pelabuhan, Armen Amir tidak lupa memohon Bantuan dan do`a kepada semua pihak agar dapat segera meujudkan Banten menjadi Hebat, Banten yang lebih baik lagi, Banten yang betul2 bermanfaat bagi kepentingan pengguna jasa dan pelanggan nya. (Tim ISL). Sunday, 24 September 2017 12:11 http://www.indonesiashippingline.com/port/2397-ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port.html' border='0' /></a> <p>ISL.COM, Ciwandan Banten &nbsp;- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal&nbsp; Perhubungan Laut, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Trainers of Training (TOT) dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi *INAPORTNET*, di Hotel Horizon Forbis Cilegon untuk semua pengguna jasa Pelabuhan di Pelabuhan Banten.</p> <p style="text-align: justify;">Di hari pertama pelatihan dan sekaligus uji coba pengenterian data layanan kapal melalui INAPORTNET sudah dilakukan kepada para perusahaan pelayaran, hampir 200 orang dari berbagai perusahaan pelayaran dan agen pelayaran yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Banten, Cigading dan Merak Mas hadir untuk mengikuti pelatihan dan uji coba pengenterian data layanan kapal .</p> <p style="text-align: justify;">Di hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan perusahaan bongkar muat dan perusahaan jasa pengurusan transportasi dan para TUKS di Pelabuhan Banten, Pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ini juga didukung oleh Kantor KSOP Kelas 1 Banten dan dibantu sepenuhnya oleh TIM dari Direktorat Operasi &amp; SI PT. Pelindo II.</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Bay M. Hasani dalam sambutan nya yang dibacakan oleh Ir. Hernadi Tri Cahyanto, MT Kasubdit Data &amp; Informasi dan Sarana Prasarana Direktorat Lala, menyampaikan bahwa "penerapan INAPORNET yang dilakukan saat ini di Pelabuhan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan dengan cepat, terpercaya, transparan dan terstandar serta dengan biaya yang minimal sehingga dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia, Dirlala juga menyampaikan bahwa penerapan INAPORNET ini juga didukung oleh beberapa sistem informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan dan sistem yang ada di BUP, INAPORTNET ini dapat berjalan apabila sistem pendukung nya Handal dan terintegrasi dengan baik, dan saat ini khusus di Pelindo II sudah memiliki sistem pendukung nya yang dikenal dengan nama Vessel Management Syste (VMS), sistem ini lah nanti yang akan terintegrasi dengan INAPORNET,.</p> <p style="text-align: justify;">Aplikasi INAPORNET sudah dilaksanaan di 4 (empat) Pelabuhan Utama di Indonesia imbuh Dirlala yakni Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan &nbsp;Makassar dan telah pula dilakukan uji coba di Pelabuhan Tanjung Emas, Bitung, Ambon serta Banjarmasin, selanjutnya menyusul di 8 (delapan) Pelabuhan berikutnya salah satunya adalah di Pelabuhan Banten,</p> <p style="text-align: justify;">Bay M. Hasani juga menegaskan tentang 3 (tiga) hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan INAPORTNET, yakni : 1) INAPORNET wajib digunakan dan sistem informasi yang ada di BUP harus mendukung INAPORTNET, 2) Ditlala menjadi wadah bagi pengguna jasa untuk mendapatkan solusi terbaik terhadap masalah yang timbul terkait INAPORNET, 3) Ditlala membuka kanal komunikasi khusus berupa e-mail untuk bantuan solusi terkait INAPORTNET disamping kanal lain yang sudah ada (contack center 151, Twitter, facebook),<br /> Armen Amir GM Pelabuhan Banten yang saat ini dikenal dengan sebutan Banten Hebat, menyampaikan terkait dengan kesiapan Pelabuhan Banten untuk menerapkan INAPORTNET ini sebagai berikut : &nbsp;1⃣ INAPORTNET ini nanti akan *disambung* kan dengan sistem informasi<br /> yang sudah dibangun oleh Pelindo II di Pelabuhan Banten yakni *Vessel Management System* (VMS) dan *Non Petikemas Terminal Operating System* (NPK-TOS), khusus NPK-TOS ini Pelabuhan Banten akan akan &nbsp;menjadi *Pelabuhan Pertama* di Indonesia yang menerapkan nya termasuk Pelabuhan Pertama yang akan *mengintegrasikan* nya dengan INAPORTNET, &nbsp;2⃣ Integrasi semua sistem informasi berbasis IT ini nanti akan dapat di akses dengan mudah oleh semua pengguna jasa dan pelanggan kami, pengguna jasa dan pelanggan nanti akan dapat memperoleh informasi secara real time tentang posisi kapal dan barang2 pengguna jasa dan<br /> pelanggan selama berada di pelabuhan, dan secara bertahap sistem informasi ini nanti akan kami integrasikan pula dengan sistem informasi yang dimiliki oleh para pengguna jasa dan pelanggan kami, sehingga satu siklus layanan dari dan kepelabuhan dengan gudang penerima atau tempat lain milik pengguna jasa dan pelanggan akan menjadi satu kesatuan layanan yang tidak terpisahkan, In shaa Allah kata Armen Amir dengan dimilikinya semua sistem informasi berbasis IT tsb dan semuanya dapat terintegrasi dengan baik,maka Pelabuhan Banten nanti akan menjadi *DIGITAL PORT* di Indonesia, Slamat datang *Era Digital* dalam layanan jasa kepelabuhanan di Banten Hebat, demkian Armen Amir menambahkan,</p> <p style="text-align: justify;">Armen Amir juga mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung penyiapan sistem informasi berbasis IT ini khususnya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kantor KSOP Kelas 1 Banten, Direksi PT Pelindo II (Persero) dan TIM Dari<br /> Direktorat Operasi &amp; System Informasi Kantor Pusat PT Pelindo II, serta tentunya kepada seluruh pengguna jasa dan pelanggan Banten Hebat yang slalu setia bersama kami, membantu kami untuk membenahi pelabuhan Ciwandan agar lebih baik lagi, kata Armen Amir<br /> Apa yang kami siapkan ini semuanya adalah untuk kepentingan para pengguna jasa dan pelanggan kami, kami ingin slalu memastikan agar semua fasilitas, peralatan dan layanan yang kami berikan semuanya itu harus bermanfaat bagi para pengguna jasa dan pelanggan kami, harus<br /> dapat memastikan kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan slalu terselenggara dengan baik, harus dapat memastikan tidak terjadi ekonomi biaya tinggi di pelabuhan, layanan menjadi efektif dan efisien dengan produktivitas yang tinggi, dengan jaminan keamanan dan keselamatan barang selama berada di pelabuhan,</p> <p style="text-align: justify;">Armen Amir tidak lupa memohon Bantuan dan do`a kepada semua pihak agar dapat segera meujudkan Banten menjadi Hebat, Banten yang lebih baik lagi, Banten yang betul2 bermanfaat bagi kepentingan pengguna jasa dan pelanggan nya. (Tim ISL).</p> <p style="text-align: justify;">Sunday, 24 September 2017 12:11</p> <p style="text-align: justify;">http://www.indonesiashippingline.com/port/2397-ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port.html</p> <p><a title='ISL.COM, Ciwandan Banten &nbsp;- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal&nbsp; Perhubungan Laut, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Trainers of Training (TOT) dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi *INAPORTNET*, di Hotel Horizon Forbis Cilegon untuk semua pengguna jasa Pelabuhan di Pelabuhan Banten. Di hari pertama pelatihan dan sekaligus uji coba pengenterian data layanan kapal melalui INAPORTNET sudah dilakukan kepada para perusahaan pelayaran, hampir 200 orang dari berbagai perusahaan pelayaran dan agen pelayaran yang melakukan kegiatan di Pelabuhan Banten, Cigading dan Merak Mas hadir untuk mengikuti pelatihan dan uji coba pengenterian data layanan kapal . Di hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan perusahaan bongkar muat dan perusahaan jasa pengurusan transportasi dan para TUKS di Pelabuhan Banten, Pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ini juga didukung oleh Kantor KSOP Kelas 1 Banten dan dibantu sepenuhnya oleh TIM dari Direktorat Operasi &amp; SI PT. Pelindo II. Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Bay M. Hasani dalam sambutan nya yang dibacakan oleh Ir. Hernadi Tri Cahyanto, MT Kasubdit Data &amp; Informasi dan Sarana Prasarana Direktorat Lala, menyampaikan bahwa "penerapan INAPORNET yang dilakukan saat ini di Pelabuhan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan dengan cepat, terpercaya, transparan dan terstandar serta dengan biaya yang minimal sehingga dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia, Dirlala juga menyampaikan bahwa penerapan INAPORNET ini juga didukung oleh beberapa sistem informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan dan sistem yang ada di BUP, INAPORTNET ini dapat berjalan apabila sistem pendukung nya Handal dan terintegrasi dengan baik, dan saat ini khusus di Pelindo II sudah memiliki sistem pendukung nya yang dikenal dengan nama Vessel Management Syste (VMS), sistem ini lah nanti yang akan terintegrasi dengan INAPORNET,. Aplikasi INAPORNET sudah dilaksanaan di 4 (empat) Pelabuhan Utama di Indonesia imbuh Dirlala yakni Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan &nbsp;Makassar dan telah pula dilakukan uji coba di Pelabuhan Tanjung Emas, Bitung, Ambon serta Banjarmasin, selanjutnya menyusul di 8 (delapan) Pelabuhan berikutnya salah satunya adalah di Pelabuhan Banten, Bay M. Hasani juga menegaskan tentang 3 (tiga) hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan INAPORTNET, yakni : 1) INAPORNET wajib digunakan dan sistem informasi yang ada di BUP harus mendukung INAPORTNET, 2) Ditlala menjadi wadah bagi pengguna jasa untuk mendapatkan solusi terbaik terhadap masalah yang timbul terkait INAPORNET, 3) Ditlala membuka kanal komunikasi khusus berupa e-mail untuk bantuan solusi terkait INAPORTNET disamping kanal lain yang sudah ada (contack center 151, Twitter, facebook), Armen Amir GM Pelabuhan Banten yang saat ini dikenal dengan sebutan Banten Hebat, menyampaikan terkait dengan kesiapan Pelabuhan Banten untuk menerapkan INAPORTNET ini sebagai berikut : &nbsp;1⃣ INAPORTNET ini nanti akan *disambung* kan dengan sistem informasi yang sudah dibangun oleh Pelindo II di Pelabuhan Banten yakni *Vessel Management System* (VMS) dan *Non Petikemas Terminal Operating System* (NPK-TOS), khusus NPK-TOS ini Pelabuhan Banten akan akan &nbsp;menjadi *Pelabuhan Pertama* di Indonesia yang menerapkan nya termasuk Pelabuhan Pertama yang akan *mengintegrasikan* nya dengan INAPORTNET, &nbsp;2⃣ Integrasi semua sistem informasi berbasis IT ini nanti akan dapat di akses dengan mudah oleh semua pengguna jasa dan pelanggan kami, pengguna jasa dan pelanggan nanti akan dapat memperoleh informasi secara real time tentang posisi kapal dan barang2 pengguna jasa dan pelanggan selama berada di pelabuhan, dan secara bertahap sistem informasi ini nanti akan kami integrasikan pula dengan sistem informasi yang dimiliki oleh para pengguna jasa dan pelanggan kami, sehingga satu siklus layanan dari dan kepelabuhan dengan gudang penerima atau tempat lain milik pengguna jasa dan pelanggan akan menjadi satu kesatuan layanan yang tidak terpisahkan, In shaa Allah kata Armen Amir dengan dimilikinya semua sistem informasi berbasis IT tsb dan semuanya dapat terintegrasi dengan baik,maka Pelabuhan Banten nanti akan menjadi *DIGITAL PORT* di Indonesia, Slamat datang *Era Digital* dalam layanan jasa kepelabuhanan di Banten Hebat, demkian Armen Amir menambahkan, Armen Amir juga mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan mendukung penyiapan sistem informasi berbasis IT ini khususnya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kantor KSOP Kelas 1 Banten, Direksi PT Pelindo II (Persero) dan TIM Dari Direktorat Operasi &amp; System Informasi Kantor Pusat PT Pelindo II, serta tentunya kepada seluruh pengguna jasa dan pelanggan Banten Hebat yang slalu setia bersama kami, membantu kami untuk membenahi pelabuhan Ciwandan agar lebih baik lagi, kata Armen Amir Apa yang kami siapkan ini semuanya adalah untuk kepentingan para pengguna jasa dan pelanggan kami, kami ingin slalu memastikan agar semua fasilitas, peralatan dan layanan yang kami berikan semuanya itu harus bermanfaat bagi para pengguna jasa dan pelanggan kami, harus dapat memastikan kelancaran arus barang dari dan ke pelabuhan slalu terselenggara dengan baik, harus dapat memastikan tidak terjadi ekonomi biaya tinggi di pelabuhan, layanan menjadi efektif dan efisien dengan produktivitas yang tinggi, dengan jaminan keamanan dan keselamatan barang selama berada di pelabuhan, Armen Amir tidak lupa memohon Bantuan dan do`a kepada semua pihak agar dapat segera meujudkan Banten menjadi Hebat, Banten yang lebih baik lagi, Banten yang betul2 bermanfaat bagi kepentingan pengguna jasa dan pelanggan nya. (Tim ISL). Sunday, 24 September 2017 12:11 http://www.indonesiashippingline.com/port/2397-ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port-1023.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port-1023.html --24TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-ciwandan-banten-menuju-digital-port-1023.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML IPC PALEMBANG TERAPKAN AUTOMATION TALLY SYSTEM <p><a title='ISL, Palembang&nbsp; - Baru-baru ini berlangsung Peresmian Automation Tally System di Cabang Palembang, oleh David Pandapotan Sirait selaku SVP Operasi disaksikan &nbsp;Agus Hendrianto selaku General Manager PT.Pelindo II Cabang Palembang,Hermana Widhyohadi selaku Manager Terminal Petikemas serta dihadiri oleh para pengguna jasa. Dengan diterapkannya Automation Tally System di Cabang Palembang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dan penanganan petikemas di Pelabuhan Palembang. (Tim ISL). Sunday, 24 September 2017 12:20 http://www.indonesiashippingline.com/logistik-forwarding/2398-ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system-1022.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='IPC PALEMBANG TERAPKAN AUTOMATION TALLY SYSTEM - ISL, Palembang&nbsp; - Baru-baru ini berlangsung Peresmian Automation Tally System di Cabang Palembang, oleh David Pandapotan Sirait selaku SVP Operasi disaksikan &nbsp;Agus Hendrianto selaku General Manager PT.Pelindo II Cabang Palembang,Hermana Widhyohadi selaku Manager Terminal Petikemas serta dihadiri oleh para pengguna jasa. Dengan diterapkannya Automation Tally System di Cabang Palembang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dan penanganan petikemas di Pelabuhan Palembang. (Tim ISL). Sunday, 24 September 2017 12:20 http://www.indonesiashippingline.com/logistik-forwarding/2398-ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system.html' border='0' /></a> <p>ISL, Palembang&nbsp; - Baru-baru ini berlangsung Peresmian Automation Tally System di Cabang Palembang, oleh David Pandapotan Sirait selaku SVP Operasi disaksikan &nbsp;Agus Hendrianto selaku General Manager PT.Pelindo II Cabang Palembang,Hermana Widhyohadi selaku Manager Terminal Petikemas serta dihadiri oleh para pengguna jasa.</p> <p style="text-align: justify;">Dengan diterapkannya Automation Tally System di Cabang Palembang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dan penanganan petikemas di Pelabuhan Palembang. (Tim ISL).</p> <p style="text-align: justify;">Sunday, 24 September 2017 12:20</p> <p style="text-align: justify;">http://www.indonesiashippingline.com/logistik-forwarding/2398-ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system.html</p> <p><a title='ISL, Palembang&nbsp; - Baru-baru ini berlangsung Peresmian Automation Tally System di Cabang Palembang, oleh David Pandapotan Sirait selaku SVP Operasi disaksikan &nbsp;Agus Hendrianto selaku General Manager PT.Pelindo II Cabang Palembang,Hermana Widhyohadi selaku Manager Terminal Petikemas serta dihadiri oleh para pengguna jasa. Dengan diterapkannya Automation Tally System di Cabang Palembang dapat meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dan penanganan petikemas di Pelabuhan Palembang. (Tim ISL). Sunday, 24 September 2017 12:20 http://www.indonesiashippingline.com/logistik-forwarding/2398-ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system-1022.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system-1022.html --24TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-palembang-terapkan-automation-tally-system-1022.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML IKT TAMBAH DIREKSI BARU <p><a title='JAKARTA-ISL.COM- PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) atau &nbsp;dikenal&nbsp; juga dengan nama IPC Car Terminal, kemarin menambah Direksi Baru, yakni Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis (Dirkomersil). Pengangkatan Dirkomersil &nbsp;itu, sesuai Surat Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Indonesia Kendaraan Terminal &nbsp;(IKT) No. SK.03/22/9/4/PBI/UT/PI II-17 tentang Pengangkatan Direksi &nbsp;IKTl, kemarin telah dilantik Direktur baru untuk &nbsp;IKT yang menambah jajaran direksi yang ada. Manajemen lama (IKT)&nbsp; dalam&nbsp; kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada Dirkomersil Hudadi Soerja Djanegara R di IKT. Dengan hadirnya Dirkomersil &nbsp;kita berharap semoga lahir warna baru dalam sinergi kebersamaan di IKT untuk tumbuh, berkembang dan semakin cepatnya terminal IKT menuju pengelola terminal berkelas dunia. (Tim ISL.COM). Saturday, 23 September 2017 07:25 http://www.indonesiashippingline.com/port/2388-ikt-tambah-direksi-baru.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ikt-tambah-direksi-baru-1021.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='IKT TAMBAH DIREKSI BARU - JAKARTA-ISL.COM- PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) atau &nbsp;dikenal&nbsp; juga dengan nama IPC Car Terminal, kemarin menambah Direksi Baru, yakni Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis (Dirkomersil). Pengangkatan Dirkomersil &nbsp;itu, sesuai Surat Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Indonesia Kendaraan Terminal &nbsp;(IKT) No. SK.03/22/9/4/PBI/UT/PI II-17 tentang Pengangkatan Direksi &nbsp;IKTl, kemarin telah dilantik Direktur baru untuk &nbsp;IKT yang menambah jajaran direksi yang ada. Manajemen lama (IKT)&nbsp; dalam&nbsp; kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada Dirkomersil Hudadi Soerja Djanegara R di IKT. Dengan hadirnya Dirkomersil &nbsp;kita berharap semoga lahir warna baru dalam sinergi kebersamaan di IKT untuk tumbuh, berkembang dan semakin cepatnya terminal IKT menuju pengelola terminal berkelas dunia. (Tim ISL.COM). Saturday, 23 September 2017 07:25 http://www.indonesiashippingline.com/port/2388-ikt-tambah-direksi-baru.html' border='0' /></a> <p>JAKARTA-ISL.COM- PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) atau &nbsp;dikenal&nbsp; juga dengan nama IPC Car Terminal, kemarin menambah Direksi Baru, yakni Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis (Dirkomersil).</p> <p style="text-align: justify;">Pengangkatan Dirkomersil &nbsp;itu, sesuai Surat Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Indonesia Kendaraan Terminal &nbsp;(IKT) No. SK.03/22/9/4/PBI/UT/PI II-17 tentang Pengangkatan Direksi &nbsp;IKTl, kemarin telah dilantik Direktur baru untuk &nbsp;IKT yang menambah jajaran direksi yang ada.</p> <p style="text-align: justify;">Manajemen lama (IKT)&nbsp; dalam&nbsp; kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada Dirkomersil <a href="https://www.facebook.com/hudadi.djanegara?fref=mentions">Hudadi Soerja Djanegara</a> R di IKT.</p> <p style="text-align: justify;">Dengan hadirnya Dirkomersil &nbsp;kita berharap semoga lahir warna baru dalam sinergi kebersamaan di IKT untuk tumbuh, berkembang dan semakin cepatnya terminal IKT menuju pengelola terminal berkelas dunia. (Tim ISL.COM).</p> <p style="text-align: justify;">Saturday, 23 September 2017 07:25</p> <p style="text-align: justify;">http://www.indonesiashippingline.com/port/2388-ikt-tambah-direksi-baru.html</p> <p><a title='JAKARTA-ISL.COM- PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) atau &nbsp;dikenal&nbsp; juga dengan nama IPC Car Terminal, kemarin menambah Direksi Baru, yakni Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis (Dirkomersil). Pengangkatan Dirkomersil &nbsp;itu, sesuai Surat Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Indonesia Kendaraan Terminal &nbsp;(IKT) No. SK.03/22/9/4/PBI/UT/PI II-17 tentang Pengangkatan Direksi &nbsp;IKTl, kemarin telah dilantik Direktur baru untuk &nbsp;IKT yang menambah jajaran direksi yang ada. Manajemen lama (IKT)&nbsp; dalam&nbsp; kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada Dirkomersil Hudadi Soerja Djanegara R di IKT. Dengan hadirnya Dirkomersil &nbsp;kita berharap semoga lahir warna baru dalam sinergi kebersamaan di IKT untuk tumbuh, berkembang dan semakin cepatnya terminal IKT menuju pengelola terminal berkelas dunia. (Tim ISL.COM). Saturday, 23 September 2017 07:25 http://www.indonesiashippingline.com/port/2388-ikt-tambah-direksi-baru.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ikt-tambah-direksi-baru-1021.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/ikt-tambah-direksi-baru-1021.html --23TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/ikt-tambah-direksi-baru-1021.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML IPC BENGKULU BANTU AIR MINERAL BAGI KORBAN BANJIR <p><a title='BENGKULU-ISL.COM- Pada Jum&rsquo;at 22 September 2017 kemarin, diawali dengan &nbsp;Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang di ikuti seluruh pekerja IPC Bengkulu dilanjutkan dengan sharing session yang di sampaikan oleh General Manager IPC Bengkulu Drajat Sulistyo yang dalam arahannya berisikan motivasi pekerja untuk bekerja lebih baik sesuai dengan tema C.I.N.T.A yang dimiliki oleh IPC. Dalam kesempatan itu, GM IPC Bengkulu menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa air mineral dan makan siap saji untuk korban banjir di desa Kampung Bahari Pulau Baai Kota Bengkulu dan Desa Padang Pelasan Kabupaten Seluma program CSR. (Tim ISL.COM). Saturday, 23 September 2017 07:35 http://www.indonesiashippingline.com/event-product/2389-ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir-1020.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='IPC BENGKULU BANTU AIR MINERAL BAGI KORBAN BANJIR - BENGKULU-ISL.COM- Pada Jum&rsquo;at 22 September 2017 kemarin, diawali dengan &nbsp;Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang di ikuti seluruh pekerja IPC Bengkulu dilanjutkan dengan sharing session yang di sampaikan oleh General Manager IPC Bengkulu Drajat Sulistyo yang dalam arahannya berisikan motivasi pekerja untuk bekerja lebih baik sesuai dengan tema C.I.N.T.A yang dimiliki oleh IPC. Dalam kesempatan itu, GM IPC Bengkulu menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa air mineral dan makan siap saji untuk korban banjir di desa Kampung Bahari Pulau Baai Kota Bengkulu dan Desa Padang Pelasan Kabupaten Seluma program CSR. (Tim ISL.COM). Saturday, 23 September 2017 07:35 http://www.indonesiashippingline.com/event-product/2389-ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir.html' border='0' /></a> <p>BENGKULU-ISL.COM- Pada Jum&rsquo;at 22 September 2017 kemarin, diawali dengan &nbsp;Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang di ikuti seluruh pekerja IPC Bengkulu dilanjutkan dengan sharing session yang di sampaikan oleh General Manager IPC Bengkulu Drajat Sulistyo yang dalam arahannya berisikan motivasi pekerja untuk bekerja lebih baik sesuai dengan tema C.I.N.T.A yang dimiliki oleh IPC.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan itu, GM IPC Bengkulu menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa air mineral dan makan siap saji untuk korban banjir di desa Kampung Bahari Pulau Baai Kota Bengkulu dan Desa Padang Pelasan Kabupaten Seluma program CSR. <strong><em>(Tim ISL.COM).</em></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Saturday, 23 September 2017 07:35</em></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>http://www.indonesiashippingline.com/event-product/2389-ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir.html</em></strong></p> <p><a title='BENGKULU-ISL.COM- Pada Jum&rsquo;at 22 September 2017 kemarin, diawali dengan &nbsp;Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang di ikuti seluruh pekerja IPC Bengkulu dilanjutkan dengan sharing session yang di sampaikan oleh General Manager IPC Bengkulu Drajat Sulistyo yang dalam arahannya berisikan motivasi pekerja untuk bekerja lebih baik sesuai dengan tema C.I.N.T.A yang dimiliki oleh IPC. Dalam kesempatan itu, GM IPC Bengkulu menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa air mineral dan makan siap saji untuk korban banjir di desa Kampung Bahari Pulau Baai Kota Bengkulu dan Desa Padang Pelasan Kabupaten Seluma program CSR. (Tim ISL.COM). Saturday, 23 September 2017 07:35 http://www.indonesiashippingline.com/event-product/2389-ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir-1020.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir-1020.html --23TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-bengkulu-bantu-air-mineral-bagi-korban-banjir-1020.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Tiga BUMN Kembangkan Pelabuhan Dukung Tol Laut <p><a title='JPP, JAKARTA - Tiga badan usaha milik negara (BUMN) mengklaim telah mengembangkan berbagai infrastruktur pelabuhan untuk mendukung program Tol Laut yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Hal itu terungkap saat jumpa pers PT Pelindo I (Persero), Pelindo II (Persero) dan PT Pelindo III (Persero) di sela-sela Indonesia Business Development Expo (IBDExpo) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/9/2017). Senior Vice President Marketing dan Government Relation Pelindo III Sugiono mengatakan saat ini perusahaan mengelola 17 pelabuhan yang tersebar di di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nuta Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sebanyak lima pelabuhan itu termasuk dalam program Tol Laut, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya, Jawa Timur), Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang, Jawa Tengah), Pelabuhan Sampit (Kalimantan Tengah), Pelabuhan Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Pelabuhan Kupang (NTT). Di Tanjung Perak kata Sugiono, saat ini sudah dibangun infrastruktur dengan pengerukan alur laut dengan kedalaman dari 8,5 meter menjadi 13 meter sehingga bisa menambah volume singgah kapal berbobot mati 20.000-50.000 Dwt. "Pengembangan fasilitas pelayanan dilakukan di Pelabuhan Sampit, Banjarmasin, Kupang, Terminal Peti Kemas Surabaya berupa penambahan container crane masing-masin berkisar 2-6 unit," ujarnya. Dengan penambahan fasilitas tersebut, menurut dia, tingkat penanangan kontainer (troughput) di lima pelabuhan Tol Laut tersebut bisa meningkat secara signifikan. "Total investasi yang dialokasikan Pelindo III untuk pengembangan Tol Laut mencapai sekitar Rp4,5 triliun selama 2017-2019. Sementara pada tahun 2011-2017 telah dialokasikan sekitar Rp12 triliun," ujar Sugiono. Selain infrastruktur, ia menambahkan bahwa Pelindo III juga ikut menyukseskan Program Rumah Kita, yaitu bekerja sama dengan Bulog dan Pelni untuk mendistribusikan kebutuhan pokok di wilayah terpencil, terluar dan terdepan (3T). "Hasilnya, lewat Tol Laut dan Rumah Kita saat ini harga semen di wilayah NTT sudah bisa diturunkan menjadi Rp47.500 zak dari sebelumnya di ata Rp55.000 pe zak," ujarnya. Senior Vice Presiden Operation Pelindo II David P Sirait dalam forum yang sama mengatakan perseroaannya juga sudah menyelesaikan beberapa tahapan pengembangan Tol Laut, bahkan sudah memberikan hasil yang signifikan. "Saat ini seiring dengan selesainya pembangunan terminal Peti Kemas 1 di New Priok, Kali Baru, sudah bisa melakukan ekspor dari Jakarta langsung ke Amerika Serikat," ujarnya. Secara keseluruhan, menurut dia, dari 16 pelabuhan yang dikelola Pelindo II, sebanyak 4 diantaranya masuk dalam proyek strategis yaitu pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Terminal Kijing, Cikarang Bekasi Laut. David menjelaskan, total investasi Pelindo II mencapai Rp40 triliun, sebanyak Rp14,5 triliun diantaranya untuk pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong senilai Rp2,4 triliun&nbsp; dan Cikarang Bekasi Laut dialokasikan sekira Rp3,4 triliun. "Beberapa investasi sudah digunakan pada tahun-tahun sebelumnya, dengan sumber dana dari global bond," ujarnya. Manajer Stakeholder Pelindo I Asih Kurnia mengatakan, Pelindo I, sedang mengembangkan Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Dumai, dan Pelabuhan Batam. "Pengembangan infrastruktur di pelabuhan-pelabuhan tersebut diharapkan bisa menurunkan biaya hingga 50 persen," ujar Asih.(ant) Selasa, 26/09/2017 06:22 Oleh Endang Saputra https://jpp.go.id/keuangan/investasi/311205-tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut-1019.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Tiga BUMN Kembangkan Pelabuhan Dukung Tol Laut - JPP, JAKARTA - Tiga badan usaha milik negara (BUMN) mengklaim telah mengembangkan berbagai infrastruktur pelabuhan untuk mendukung program Tol Laut yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Hal itu terungkap saat jumpa pers PT Pelindo I (Persero), Pelindo II (Persero) dan PT Pelindo III (Persero) di sela-sela Indonesia Business Development Expo (IBDExpo) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/9/2017). Senior Vice President Marketing dan Government Relation Pelindo III Sugiono mengatakan saat ini perusahaan mengelola 17 pelabuhan yang tersebar di di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nuta Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sebanyak lima pelabuhan itu termasuk dalam program Tol Laut, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya, Jawa Timur), Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang, Jawa Tengah), Pelabuhan Sampit (Kalimantan Tengah), Pelabuhan Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Pelabuhan Kupang (NTT). Di Tanjung Perak kata Sugiono, saat ini sudah dibangun infrastruktur dengan pengerukan alur laut dengan kedalaman dari 8,5 meter menjadi 13 meter sehingga bisa menambah volume singgah kapal berbobot mati 20.000-50.000 Dwt. "Pengembangan fasilitas pelayanan dilakukan di Pelabuhan Sampit, Banjarmasin, Kupang, Terminal Peti Kemas Surabaya berupa penambahan container crane masing-masin berkisar 2-6 unit," ujarnya. Dengan penambahan fasilitas tersebut, menurut dia, tingkat penanangan kontainer (troughput) di lima pelabuhan Tol Laut tersebut bisa meningkat secara signifikan. "Total investasi yang dialokasikan Pelindo III untuk pengembangan Tol Laut mencapai sekitar Rp4,5 triliun selama 2017-2019. Sementara pada tahun 2011-2017 telah dialokasikan sekitar Rp12 triliun," ujar Sugiono. Selain infrastruktur, ia menambahkan bahwa Pelindo III juga ikut menyukseskan Program Rumah Kita, yaitu bekerja sama dengan Bulog dan Pelni untuk mendistribusikan kebutuhan pokok di wilayah terpencil, terluar dan terdepan (3T). "Hasilnya, lewat Tol Laut dan Rumah Kita saat ini harga semen di wilayah NTT sudah bisa diturunkan menjadi Rp47.500 zak dari sebelumnya di ata Rp55.000 pe zak," ujarnya. Senior Vice Presiden Operation Pelindo II David P Sirait dalam forum yang sama mengatakan perseroaannya juga sudah menyelesaikan beberapa tahapan pengembangan Tol Laut, bahkan sudah memberikan hasil yang signifikan. "Saat ini seiring dengan selesainya pembangunan terminal Peti Kemas 1 di New Priok, Kali Baru, sudah bisa melakukan ekspor dari Jakarta langsung ke Amerika Serikat," ujarnya. Secara keseluruhan, menurut dia, dari 16 pelabuhan yang dikelola Pelindo II, sebanyak 4 diantaranya masuk dalam proyek strategis yaitu pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Terminal Kijing, Cikarang Bekasi Laut. David menjelaskan, total investasi Pelindo II mencapai Rp40 triliun, sebanyak Rp14,5 triliun diantaranya untuk pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong senilai Rp2,4 triliun&nbsp; dan Cikarang Bekasi Laut dialokasikan sekira Rp3,4 triliun. "Beberapa investasi sudah digunakan pada tahun-tahun sebelumnya, dengan sumber dana dari global bond," ujarnya. Manajer Stakeholder Pelindo I Asih Kurnia mengatakan, Pelindo I, sedang mengembangkan Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Dumai, dan Pelabuhan Batam. "Pengembangan infrastruktur di pelabuhan-pelabuhan tersebut diharapkan bisa menurunkan biaya hingga 50 persen," ujar Asih.(ant) Selasa, 26/09/2017 06:22 Oleh Endang Saputra https://jpp.go.id/keuangan/investasi/311205-tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut' border='0' /></a> <p><strong>JPP, JAKARTA - </strong>Tiga badan usaha milik negara (BUMN) mengklaim telah mengembangkan berbagai infrastruktur pelabuhan untuk mendukung program Tol Laut yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).</p> <p>Hal itu terungkap saat jumpa pers PT Pelindo I (Persero), Pelindo II (Persero) dan PT Pelindo III (Persero) di sela-sela Indonesia Business Development Expo (IBDExpo) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/9/2017).</p> <p>Senior Vice President Marketing dan Government Relation Pelindo III Sugiono mengatakan saat ini perusahaan mengelola 17 pelabuhan yang tersebar di di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nuta Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.</p> <p>Sebanyak lima pelabuhan itu termasuk dalam program Tol Laut, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya, Jawa Timur), Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang, Jawa Tengah), Pelabuhan Sampit (Kalimantan Tengah), Pelabuhan Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Pelabuhan Kupang (NTT).</p> <p>Di Tanjung Perak kata Sugiono, saat ini sudah dibangun infrastruktur dengan pengerukan alur laut dengan kedalaman dari 8,5 meter menjadi 13 meter sehingga bisa menambah volume singgah kapal berbobot mati 20.000-50.000 Dwt.</p> <p>"Pengembangan fasilitas pelayanan dilakukan di Pelabuhan Sampit, Banjarmasin, Kupang, Terminal Peti Kemas Surabaya berupa penambahan container crane masing-masin berkisar 2-6 unit," ujarnya.</p> <p>Dengan penambahan fasilitas tersebut, menurut dia, tingkat penanangan kontainer (<em>troughput</em>) di lima pelabuhan Tol Laut tersebut bisa meningkat secara signifikan.</p> <p>"Total investasi yang dialokasikan Pelindo III untuk pengembangan Tol Laut mencapai sekitar Rp4,5 triliun selama 2017-2019. Sementara pada tahun 2011-2017 telah dialokasikan sekitar Rp12 triliun," ujar Sugiono.</p> <p>Selain infrastruktur, ia menambahkan bahwa Pelindo III juga ikut menyukseskan Program Rumah Kita, yaitu bekerja sama dengan Bulog dan Pelni untuk mendistribusikan kebutuhan pokok di wilayah terpencil, terluar dan terdepan (3T).</p> <p>"Hasilnya, lewat Tol Laut dan Rumah Kita saat ini harga semen di wilayah NTT sudah bisa diturunkan menjadi Rp47.500 zak dari sebelumnya di ata Rp55.000 pe zak," ujarnya.</p> <p>Senior Vice Presiden Operation Pelindo II David P Sirait dalam forum yang sama mengatakan perseroaannya juga sudah menyelesaikan beberapa tahapan pengembangan Tol Laut, bahkan sudah memberikan hasil yang signifikan.</p> <p>"Saat ini seiring dengan selesainya pembangunan terminal Peti Kemas 1 di New Priok, Kali Baru, sudah bisa melakukan ekspor dari Jakarta langsung ke Amerika Serikat," ujarnya.</p> <p>Secara keseluruhan, menurut dia, dari 16 pelabuhan yang dikelola Pelindo II, sebanyak 4 diantaranya masuk dalam proyek strategis yaitu pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Terminal Kijing, Cikarang Bekasi Laut.</p> <p>David menjelaskan, total investasi Pelindo II mencapai Rp40 triliun, sebanyak Rp14,5 triliun diantaranya untuk pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong senilai Rp2,4 triliun&nbsp; dan Cikarang Bekasi Laut dialokasikan sekira Rp3,4 triliun.</p> <p>"Beberapa investasi sudah digunakan pada tahun-tahun sebelumnya, dengan sumber dana dari global bond," ujarnya.</p> <p>Manajer Stakeholder Pelindo I Asih Kurnia mengatakan, Pelindo I, sedang mengembangkan Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Dumai, dan Pelabuhan Batam.</p> <p>"Pengembangan infrastruktur di pelabuhan-pelabuhan tersebut diharapkan bisa menurunkan biaya hingga 50 persen," ujar Asih.(ant)</p> <ul class="post-tags"> <li>Selasa, 26/09/2017 06:22</li> <li>Oleh <a href="https://jpp.go.id/keuangan/investasi/311205-tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut">Endang Saputra</a></li> </ul> <p>https://jpp.go.id/keuangan/investasi/311205-tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut</p> <p><a title='JPP, JAKARTA - Tiga badan usaha milik negara (BUMN) mengklaim telah mengembangkan berbagai infrastruktur pelabuhan untuk mendukung program Tol Laut yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Hal itu terungkap saat jumpa pers PT Pelindo I (Persero), Pelindo II (Persero) dan PT Pelindo III (Persero) di sela-sela Indonesia Business Development Expo (IBDExpo) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (22/9/2017). Senior Vice President Marketing dan Government Relation Pelindo III Sugiono mengatakan saat ini perusahaan mengelola 17 pelabuhan yang tersebar di di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nuta Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sebanyak lima pelabuhan itu termasuk dalam program Tol Laut, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya, Jawa Timur), Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang, Jawa Tengah), Pelabuhan Sampit (Kalimantan Tengah), Pelabuhan Banjarmasin (Kalimantan Selatan) dan Pelabuhan Kupang (NTT). Di Tanjung Perak kata Sugiono, saat ini sudah dibangun infrastruktur dengan pengerukan alur laut dengan kedalaman dari 8,5 meter menjadi 13 meter sehingga bisa menambah volume singgah kapal berbobot mati 20.000-50.000 Dwt. "Pengembangan fasilitas pelayanan dilakukan di Pelabuhan Sampit, Banjarmasin, Kupang, Terminal Peti Kemas Surabaya berupa penambahan container crane masing-masin berkisar 2-6 unit," ujarnya. Dengan penambahan fasilitas tersebut, menurut dia, tingkat penanangan kontainer (troughput) di lima pelabuhan Tol Laut tersebut bisa meningkat secara signifikan. "Total investasi yang dialokasikan Pelindo III untuk pengembangan Tol Laut mencapai sekitar Rp4,5 triliun selama 2017-2019. Sementara pada tahun 2011-2017 telah dialokasikan sekitar Rp12 triliun," ujar Sugiono. Selain infrastruktur, ia menambahkan bahwa Pelindo III juga ikut menyukseskan Program Rumah Kita, yaitu bekerja sama dengan Bulog dan Pelni untuk mendistribusikan kebutuhan pokok di wilayah terpencil, terluar dan terdepan (3T). "Hasilnya, lewat Tol Laut dan Rumah Kita saat ini harga semen di wilayah NTT sudah bisa diturunkan menjadi Rp47.500 zak dari sebelumnya di ata Rp55.000 pe zak," ujarnya. Senior Vice Presiden Operation Pelindo II David P Sirait dalam forum yang sama mengatakan perseroaannya juga sudah menyelesaikan beberapa tahapan pengembangan Tol Laut, bahkan sudah memberikan hasil yang signifikan. "Saat ini seiring dengan selesainya pembangunan terminal Peti Kemas 1 di New Priok, Kali Baru, sudah bisa melakukan ekspor dari Jakarta langsung ke Amerika Serikat," ujarnya. Secara keseluruhan, menurut dia, dari 16 pelabuhan yang dikelola Pelindo II, sebanyak 4 diantaranya masuk dalam proyek strategis yaitu pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Terminal Kijing, Cikarang Bekasi Laut. David menjelaskan, total investasi Pelindo II mencapai Rp40 triliun, sebanyak Rp14,5 triliun diantaranya untuk pengembangan Pelabuhan New Priok, Pelabuhan Sorong senilai Rp2,4 triliun&nbsp; dan Cikarang Bekasi Laut dialokasikan sekira Rp3,4 triliun. "Beberapa investasi sudah digunakan pada tahun-tahun sebelumnya, dengan sumber dana dari global bond," ujarnya. Manajer Stakeholder Pelindo I Asih Kurnia mengatakan, Pelindo I, sedang mengembangkan Pelabuhan Malahayati, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Dumai, dan Pelabuhan Batam. "Pengembangan infrastruktur di pelabuhan-pelabuhan tersebut diharapkan bisa menurunkan biaya hingga 50 persen," ujar Asih.(ant) Selasa, 26/09/2017 06:22 Oleh Endang Saputra https://jpp.go.id/keuangan/investasi/311205-tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut-1019.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut-1019.html --26TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/tiga-bumn-kembangkan-pelabuhan-dukung-tol-laut-1019.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Ada Beleid Baru, IKT Bakal Ubah Tarif Layanan <p><a title='Bisnis.com, JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) memperkirakan penyesuaian tarif yang mengacu pada beleid baru membutuhkan waktu hingga satu tahun. Perusahaan itu tengah melakukan perubahan struktur tarif dan sosialisasi kepada pengguna jasa seiring penerbitan Permenhub No.72 Tahun 2017 pada Agustus 2017. Direktur Utama IKT, Chiefy Adi, mengatakan sebelum aturan baru terbit, tarif layanan di terminal kendaraan perseroan menggunakan skema paket, mulai dari bongkar muat kendaraan dari kapal hingga kendaraan keluar dari pelabuhan. "Yang penting kita comply dulu dengan aturan dan kira-kira butuh setahun untuk adjustment," jelasnya kepada Bisnis.com&nbsp;Rabu (20/9/2017). Oleh karena ada masa penyesuaian, Chiefy menekankan perubahan tarif tidak akan berdampak langsung terhadap target pendapatan perseroan tahun ini. Sepanjang 2017, IKT membidik pendapatan sebesar Rp350 miliar. IKTmerupakan salah perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II yang didirikan pada 5 November 2012. IKT&nbsp;bergerak di bidang penyediaan dan pengembangan fasilitas pelabuhan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan. Perusahaan ini menangani bongkar muat barang dari dan ke kapal yang meliputi cargodoring, perusahaan bongkar muat dari dan ke kapal, penerimaan dan pengiriman serta stevedoring. Untuk diketahui, layanan jasa di terminal kendaraan kini diatur dalam Permenhub No. 72 Tahun 2017 Tentang Jenis, Struktur, Golongan, dan Mekanisme Penetapan Tarif Jasa Kepelabuhan. Secara khusus, tarif jasa di terminal kendaraan diatur dalam pasal 4 ayat 2. Jenis tarif pelayanan jasa kendaraan di terminal kendaraan mencapai 17 jenis. Jenis tarif yang diatur antara lain tarif pelayanan di dermaga, penumpukan, stevedoring, dan perencanaan lapangan. Selanjutnya tarif monitoring, car wash, minor repait, teknologi informasi, dan glosing. Tug master, labelling, painting, pas tiket masuk kargo, dan delivery juga termasuk jenis tarif yang diatur dalam beleid terbaru. Rivki Maulana | 20 September 2017 14:52 WIB https://ekonomi.bisnis.com/read/20170920/98/691645/ada-beleid' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ada-beleid-baru,-ikt-bakal-ubah-tarif-layanan-1018.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Ada Beleid Baru, IKT Bakal Ubah Tarif Layanan - Bisnis.com, JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) memperkirakan penyesuaian tarif yang mengacu pada beleid baru membutuhkan waktu hingga satu tahun. Perusahaan itu tengah melakukan perubahan struktur tarif dan sosialisasi kepada pengguna jasa seiring penerbitan Permenhub No.72 Tahun 2017 pada Agustus 2017. Direktur Utama IKT, Chiefy Adi, mengatakan sebelum aturan baru terbit, tarif layanan di terminal kendaraan perseroan menggunakan skema paket, mulai dari bongkar muat kendaraan dari kapal hingga kendaraan keluar dari pelabuhan. "Yang penting kita comply dulu dengan aturan dan kira-kira butuh setahun untuk adjustment," jelasnya kepada Bisnis.com&nbsp;Rabu (20/9/2017). Oleh karena ada masa penyesuaian, Chiefy menekankan perubahan tarif tidak akan berdampak langsung terhadap target pendapatan perseroan tahun ini. Sepanjang 2017, IKT membidik pendapatan sebesar Rp350 miliar. IKTmerupakan salah perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II yang didirikan pada 5 November 2012. IKT&nbsp;bergerak di bidang penyediaan dan pengembangan fasilitas pelabuhan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan. Perusahaan ini menangani bongkar muat barang dari dan ke kapal yang meliputi cargodoring, perusahaan bongkar muat dari dan ke kapal, penerimaan dan pengiriman serta stevedoring. Untuk diketahui, layanan jasa di terminal kendaraan kini diatur dalam Permenhub No. 72 Tahun 2017 Tentang Jenis, Struktur, Golongan, dan Mekanisme Penetapan Tarif Jasa Kepelabuhan. Secara khusus, tarif jasa di terminal kendaraan diatur dalam pasal 4 ayat 2. Jenis tarif pelayanan jasa kendaraan di terminal kendaraan mencapai 17 jenis. Jenis tarif yang diatur antara lain tarif pelayanan di dermaga, penumpukan, stevedoring, dan perencanaan lapangan. Selanjutnya tarif monitoring, car wash, minor repait, teknologi informasi, dan glosing. Tug master, labelling, painting, pas tiket masuk kargo, dan delivery juga termasuk jenis tarif yang diatur dalam beleid terbaru. Rivki Maulana | 20 September 2017 14:52 WIB https://ekonomi.bisnis.com/read/20170920/98/691645/ada-beleid' border='0' /></a> <div class="col-sm-10"> <p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) memperkirakan penyesuaian tarif yang mengacu pada beleid baru membutuhkan waktu hingga satu tahun. Perusahaan itu tengah melakukan perubahan struktur tarif dan sosialisasi kepada pengguna jasa seiring penerbitan Permenhub No.72 Tahun 2017 pada Agustus 2017.</p> <p>Direktur Utama IKT, Chiefy Adi, mengatakan sebelum aturan baru terbit, tarif layanan di terminal kendaraan perseroan menggunakan skema paket, mulai dari bongkar muat kendaraan dari kapal hingga kendaraan keluar dari pelabuhan. "Yang penting kita comply dulu dengan aturan dan kira-kira butuh setahun untuk adjustment," jelasnya kepada <em>Bisnis.com</em>&nbsp;Rabu (20/9/2017).</p> <p>Oleh karena ada masa penyesuaian, Chiefy menekankan perubahan tarif tidak akan berdampak langsung terhadap target pendapatan perseroan tahun ini. Sepanjang 2017, IKT membidik pendapatan sebesar Rp350 miliar.</p> <p><span>IKTmerupakan salah perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II yang didirikan pada 5 November 2012. IKT&nbsp;<span>bergerak di bidang penyediaan dan pengembangan fasilitas pelabuhan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan.</span></span></p> <p><span><span>Perusahaan ini menangani bongkar muat barang dari dan ke kapal yang meliputi cargodoring, perusahaan bongkar muat dari dan ke kapal, penerimaan dan pengiriman serta stevedoring.</span></span></p> <p>Untuk diketahui, layanan jasa di terminal kendaraan kini diatur dalam Permenhub No. 72 Tahun 2017 Tentang Jenis, Struktur, Golongan, dan Mekanisme Penetapan Tarif Jasa Kepelabuhan. Secara khusus, tarif jasa di terminal kendaraan diatur dalam pasal 4 ayat 2. Jenis tarif pelayanan jasa kendaraan di terminal kendaraan mencapai 17 jenis.</p> <p>Jenis tarif yang diatur antara lain tarif pelayanan di dermaga, penumpukan, stevedoring, dan perencanaan lapangan. Selanjutnya tarif monitoring, car wash, minor repait, teknologi informasi, dan glosing. Tug master, labelling, painting, pas tiket masuk kargo, dan delivery juga termasuk jenis tarif yang diatur dalam beleid terbaru.</p> <p>Rivki Maulana | 20 September 2017 14:52 WIB</p> <p>https://ekonomi.bisnis.com/read/20170920/98/691645/ada-beleid</p> </div> <p><a title='Bisnis.com, JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) memperkirakan penyesuaian tarif yang mengacu pada beleid baru membutuhkan waktu hingga satu tahun. Perusahaan itu tengah melakukan perubahan struktur tarif dan sosialisasi kepada pengguna jasa seiring penerbitan Permenhub No.72 Tahun 2017 pada Agustus 2017. Direktur Utama IKT, Chiefy Adi, mengatakan sebelum aturan baru terbit, tarif layanan di terminal kendaraan perseroan menggunakan skema paket, mulai dari bongkar muat kendaraan dari kapal hingga kendaraan keluar dari pelabuhan. "Yang penting kita comply dulu dengan aturan dan kira-kira butuh setahun untuk adjustment," jelasnya kepada Bisnis.com&nbsp;Rabu (20/9/2017). Oleh karena ada masa penyesuaian, Chiefy menekankan perubahan tarif tidak akan berdampak langsung terhadap target pendapatan perseroan tahun ini. Sepanjang 2017, IKT membidik pendapatan sebesar Rp350 miliar. IKTmerupakan salah perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II yang didirikan pada 5 November 2012. IKT&nbsp;bergerak di bidang penyediaan dan pengembangan fasilitas pelabuhan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan. Perusahaan ini menangani bongkar muat barang dari dan ke kapal yang meliputi cargodoring, perusahaan bongkar muat dari dan ke kapal, penerimaan dan pengiriman serta stevedoring. Untuk diketahui, layanan jasa di terminal kendaraan kini diatur dalam Permenhub No. 72 Tahun 2017 Tentang Jenis, Struktur, Golongan, dan Mekanisme Penetapan Tarif Jasa Kepelabuhan. Secara khusus, tarif jasa di terminal kendaraan diatur dalam pasal 4 ayat 2. Jenis tarif pelayanan jasa kendaraan di terminal kendaraan mencapai 17 jenis. Jenis tarif yang diatur antara lain tarif pelayanan di dermaga, penumpukan, stevedoring, dan perencanaan lapangan. Selanjutnya tarif monitoring, car wash, minor repait, teknologi informasi, dan glosing. Tug master, labelling, painting, pas tiket masuk kargo, dan delivery juga termasuk jenis tarif yang diatur dalam beleid terbaru. Rivki Maulana | 20 September 2017 14:52 WIB https://ekonomi.bisnis.com/read/20170920/98/691645/ada-beleid' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ada-beleid-baru,-ikt-bakal-ubah-tarif-layanan-1018.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/ada-beleid-baru,-ikt-bakal-ubah-tarif-layanan-1018.html --20TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/ada-beleid-baru,-ikt-bakal-ubah-tarif-layanan-1018.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Momentum Berikan Pelayanan Prima di Hari Perhubungan Nasional <p><a title='TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Junaidi mengatakan dalam peringatan hari perhubungan nasional 2017 ini jadi momentum untuk saling bersinergi baik perhubungan udara, darat maupun laut dalam memberikan pelayanan prima pada masyarakat. "Hari ini adalah peringatan hari perhubungan nasional dan ini diperingati diseluruh provinsi. Untuk di Kalbar, peringatan pusatkan di dermaga 1 PT Pelindo II Cabang Pontianak. Ini diikuti oleh seluruh insan perhungan Kalbar, baik udara, laut dan darat," ucap Junaidi setelah pelaksanaan upacara di Dermaga I Pelindo II Pontianak, Selasa (19/9/2017). Momentum hari perhubungan nasional ini juga dijadikan segenap insan perhubungan untuk saling berbagi dan melakukan berbagai kegiatan sosial antaranya donor darah, kemudian kunjungan kunjungan ke panti asuhan. Selain itu Junaidi membeberkan alasan mengapa kegiatan ini dipusatkan di Pelindo II. Ia sebut dilakukannya di dermaga Pontianak, karena pihaknya melihat dermaga yang ada di Pontianak ini adalah objek vital terkait distribusi barang dan logistik di Pontianak dan Kalbar Umumnya. "Sempat disinggung juga oleh wali kota, mengenai waktu tunggu barang dipelabuhan saat ini sudah baik, sekitar 3 hari dan ini cukup baik. Tentunya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalbar," katanya. Selanjutnya pada transportasi baik udara , darat dan laut, semua insan perhubungan harus bersinergi sesuai dengan tema pada hari perhubungan nasional, sehingga mendukung sistem perhubungan yang aman, lancar dan handal tentunya akuntabel. "Dari KSOP selalu mengawasi setiap pelabuham dan dermaga, baik saat kapal bongkar muat maupun di terminal penumpang ," jelasnya. Untuk memaksimalkan peran jalur laut, Junaidi sebut akan dibangun terminal yagg juga disebut Pelabuhan Kijing, agar kapal kapal besar bisa mengakses. Namun eksistensi pelabuhan Dwikora Pontianak akan tetap dilanjutkan dan berjalan bahkan ditingkatkan. Selasa, 19 September 2017 11:32 http://pontianak.tribunnews.com/2017/09/19/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional-1017.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Momentum Berikan Pelayanan Prima di Hari Perhubungan Nasional - TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Junaidi mengatakan dalam peringatan hari perhubungan nasional 2017 ini jadi momentum untuk saling bersinergi baik perhubungan udara, darat maupun laut dalam memberikan pelayanan prima pada masyarakat. "Hari ini adalah peringatan hari perhubungan nasional dan ini diperingati diseluruh provinsi. Untuk di Kalbar, peringatan pusatkan di dermaga 1 PT Pelindo II Cabang Pontianak. Ini diikuti oleh seluruh insan perhungan Kalbar, baik udara, laut dan darat," ucap Junaidi setelah pelaksanaan upacara di Dermaga I Pelindo II Pontianak, Selasa (19/9/2017). Momentum hari perhubungan nasional ini juga dijadikan segenap insan perhubungan untuk saling berbagi dan melakukan berbagai kegiatan sosial antaranya donor darah, kemudian kunjungan kunjungan ke panti asuhan. Selain itu Junaidi membeberkan alasan mengapa kegiatan ini dipusatkan di Pelindo II. Ia sebut dilakukannya di dermaga Pontianak, karena pihaknya melihat dermaga yang ada di Pontianak ini adalah objek vital terkait distribusi barang dan logistik di Pontianak dan Kalbar Umumnya. "Sempat disinggung juga oleh wali kota, mengenai waktu tunggu barang dipelabuhan saat ini sudah baik, sekitar 3 hari dan ini cukup baik. Tentunya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalbar," katanya. Selanjutnya pada transportasi baik udara , darat dan laut, semua insan perhubungan harus bersinergi sesuai dengan tema pada hari perhubungan nasional, sehingga mendukung sistem perhubungan yang aman, lancar dan handal tentunya akuntabel. "Dari KSOP selalu mengawasi setiap pelabuham dan dermaga, baik saat kapal bongkar muat maupun di terminal penumpang ," jelasnya. Untuk memaksimalkan peran jalur laut, Junaidi sebut akan dibangun terminal yagg juga disebut Pelabuhan Kijing, agar kapal kapal besar bisa mengakses. Namun eksistensi pelabuhan Dwikora Pontianak akan tetap dilanjutkan dan berjalan bahkan ditingkatkan. Selasa, 19 September 2017 11:32 http://pontianak.tribunnews.com/2017/09/19/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional' border='0' /></a> <p><strong>TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -</strong> Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Junaidi mengatakan dalam peringatan hari perhubungan nasional 2017 ini jadi momentum untuk saling bersinergi baik perhubungan udara, darat maupun laut dalam memberikan pelayanan prima pada masyarakat.</p> <p>"Hari ini adalah peringatan hari perhubungan nasional dan ini diperingati diseluruh provinsi. Untuk di Kalbar, peringatan pusatkan di dermaga 1 PT <a title="Pelindo" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pelindo">Pelindo</a> II Cabang <a title="Pontianak" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pontianak">Pontianak</a>. Ini diikuti oleh seluruh insan perhungan Kalbar, baik udara, laut dan darat," ucap Junaidi setelah pelaksanaan upacara di Dermaga I <a title="Pelindo" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pelindo">Pelindo</a> II <a title="Pontianak" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pontianak">Pontianak</a>, Selasa (19/9/2017).</p> <p>Momentum hari perhubungan nasional ini juga dijadikan segenap insan perhubungan untuk saling berbagi dan melakukan berbagai kegiatan sosial antaranya donor darah, kemudian kunjungan kunjungan ke panti asuhan.</p> <p>Selain itu Junaidi membeberkan alasan mengapa kegiatan ini dipusatkan di <a title="Pelindo" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pelindo">Pelindo</a> II. Ia sebut dilakukannya di dermaga <a title="Pontianak" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pontianak">Pontianak</a>, karena pihaknya melihat dermaga yang ada di <a title="Pontianak" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pontianak">Pontianak</a> ini adalah objek vital terkait distribusi barang dan logistik di <a title="Pontianak" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pontianak">Pontianak</a> dan Kalbar Umumnya.</p> <p>"Sempat disinggung juga oleh wali kota, mengenai waktu tunggu barang dipelabuhan saat ini sudah baik, sekitar 3 hari dan ini cukup baik. Tentunya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalbar," katanya.</p> <p>Selanjutnya pada transportasi baik udara , darat dan laut, semua insan perhubungan harus bersinergi sesuai dengan tema pada hari perhubungan nasional, sehingga mendukung sistem perhubungan yang aman, lancar dan handal tentunya akuntabel.</p> <p>"Dari KSOP selalu mengawasi setiap pelabuham dan dermaga, baik saat kapal bongkar muat maupun di terminal penumpang ," jelasnya.</p> <p>Untuk memaksimalkan peran jalur laut, Junaidi sebut akan dibangun terminal yagg juga disebut Pelabuhan Kijing, agar kapal kapal besar bisa mengakses. Namun eksistensi pelabuhan Dwikora <a title="Pontianak" href="http://pontianak.tribunnews.com/tag/pontianak">Pontianak</a> akan tetap dilanjutkan dan berjalan bahkan ditingkatkan.</p> <p>Selasa, 19 September 2017 11:32</p> <p>http://pontianak.tribunnews.com/2017/09/19/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional</p> <p><a title='TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Junaidi mengatakan dalam peringatan hari perhubungan nasional 2017 ini jadi momentum untuk saling bersinergi baik perhubungan udara, darat maupun laut dalam memberikan pelayanan prima pada masyarakat. "Hari ini adalah peringatan hari perhubungan nasional dan ini diperingati diseluruh provinsi. Untuk di Kalbar, peringatan pusatkan di dermaga 1 PT Pelindo II Cabang Pontianak. Ini diikuti oleh seluruh insan perhungan Kalbar, baik udara, laut dan darat," ucap Junaidi setelah pelaksanaan upacara di Dermaga I Pelindo II Pontianak, Selasa (19/9/2017). Momentum hari perhubungan nasional ini juga dijadikan segenap insan perhubungan untuk saling berbagi dan melakukan berbagai kegiatan sosial antaranya donor darah, kemudian kunjungan kunjungan ke panti asuhan. Selain itu Junaidi membeberkan alasan mengapa kegiatan ini dipusatkan di Pelindo II. Ia sebut dilakukannya di dermaga Pontianak, karena pihaknya melihat dermaga yang ada di Pontianak ini adalah objek vital terkait distribusi barang dan logistik di Pontianak dan Kalbar Umumnya. "Sempat disinggung juga oleh wali kota, mengenai waktu tunggu barang dipelabuhan saat ini sudah baik, sekitar 3 hari dan ini cukup baik. Tentunya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalbar," katanya. Selanjutnya pada transportasi baik udara , darat dan laut, semua insan perhubungan harus bersinergi sesuai dengan tema pada hari perhubungan nasional, sehingga mendukung sistem perhubungan yang aman, lancar dan handal tentunya akuntabel. "Dari KSOP selalu mengawasi setiap pelabuham dan dermaga, baik saat kapal bongkar muat maupun di terminal penumpang ," jelasnya. Untuk memaksimalkan peran jalur laut, Junaidi sebut akan dibangun terminal yagg juga disebut Pelabuhan Kijing, agar kapal kapal besar bisa mengakses. Namun eksistensi pelabuhan Dwikora Pontianak akan tetap dilanjutkan dan berjalan bahkan ditingkatkan. Selasa, 19 September 2017 11:32 http://pontianak.tribunnews.com/2017/09/19/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional-1017.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional-1017.html --19TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/momentum-berikan-pelayanan-prima-di-hari-perhubungan-nasional-1017.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Kapal Tol Laut dari Natuna Tiba di Tanjung Priok <p><a title='jpnn.com, JAKARTA - Kapal Tol Laut KM. Caraka Jaya Niaga III-4 yang mengangkut muatan balik dari Tarempa dan Natuna tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Senin (18/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB dan selanjutnya bersandar di Dermaga 106 Pelni. Adapun Kapal Tol Laut ini merupakan Trayek T-6 dengan rute Tanjung Priok - Tarempa - Natuna &ndash; Tarempa - Tanjung Priok yang memakan waktu tempuh selama 14 hari. "Tak bisa dipungkiri dalam pelaksanaan program Tol Laut saat ini, memang masih terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah belum optimalnya muatan balik kapal," ujar Kepala Sub Direkorat Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Wisnu Handoko. Namun untuk Trayek T-6 permasalahan muatan balik bisa teratasi dengan adanya muatan balik berupa produk perikanan dari Natuna yang diangkut dengan kapal Tol Laut ke Jakarta untuk selanjutnya akan didistribusikan ke beberapa daerah seperti Banten, Jawa Barat dan Sumatera Utara. Wisnu menambahkan, pengiriman perdana dari Natuna ini merupakan kerja sama pemerintah dengan sejumlah BUMN seperti PT. Perum Perindo, PT. Pelni, PT. Pelindo II melalui anak perusahaanya PT. Multi Terminal Indonesia (PT. MTI) dan juga Pemerintah Kabupaten Natuna, yang mendistribusikan 9,5 ton produk perikanan berupa cumi beku, fillet ikan ketambak dan ikan karang beku menuju Jakarta. &ldquo;Program ini disambut baik oleh nelayan Natuna dan diharapkan bisa menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Natuna di semua sektor terutama sekali sektor perikanan,&rdquo; kata Wisnu.(chi/jpnn) Selasa, 19 September 2017 &ndash; 20:54 WIB https://www.jpnn.com/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tj-priok' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tanjung-priok-1016.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Kapal Tol Laut dari Natuna Tiba di Tanjung Priok - jpnn.com, JAKARTA - Kapal Tol Laut KM. Caraka Jaya Niaga III-4 yang mengangkut muatan balik dari Tarempa dan Natuna tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Senin (18/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB dan selanjutnya bersandar di Dermaga 106 Pelni. Adapun Kapal Tol Laut ini merupakan Trayek T-6 dengan rute Tanjung Priok - Tarempa - Natuna &ndash; Tarempa - Tanjung Priok yang memakan waktu tempuh selama 14 hari. "Tak bisa dipungkiri dalam pelaksanaan program Tol Laut saat ini, memang masih terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah belum optimalnya muatan balik kapal," ujar Kepala Sub Direkorat Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Wisnu Handoko. Namun untuk Trayek T-6 permasalahan muatan balik bisa teratasi dengan adanya muatan balik berupa produk perikanan dari Natuna yang diangkut dengan kapal Tol Laut ke Jakarta untuk selanjutnya akan didistribusikan ke beberapa daerah seperti Banten, Jawa Barat dan Sumatera Utara. Wisnu menambahkan, pengiriman perdana dari Natuna ini merupakan kerja sama pemerintah dengan sejumlah BUMN seperti PT. Perum Perindo, PT. Pelni, PT. Pelindo II melalui anak perusahaanya PT. Multi Terminal Indonesia (PT. MTI) dan juga Pemerintah Kabupaten Natuna, yang mendistribusikan 9,5 ton produk perikanan berupa cumi beku, fillet ikan ketambak dan ikan karang beku menuju Jakarta. &ldquo;Program ini disambut baik oleh nelayan Natuna dan diharapkan bisa menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Natuna di semua sektor terutama sekali sektor perikanan,&rdquo; kata Wisnu.(chi/jpnn) Selasa, 19 September 2017 &ndash; 20:54 WIB https://www.jpnn.com/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tj-priok' border='0' /></a> <p style="text-align: justify;"><span class="jpnncom">jpnn.com</span>, <a href="http://www.jpnn.com/tag/jakarta">JAKARTA</a> - Kapal Tol Laut KM. Caraka Jaya Niaga III-4 yang mengangkut muatan balik dari Tarempa dan Natuna tiba di <a href="http://www.jpnn.com/tag/pelabuhan-tanjung-priok">Pelabuhan Tanjung Priok</a> Jakarta, Senin (18/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB dan selanjutnya bersandar di Dermaga 106 Pelni.</p> <p style="text-align: justify;">Adapun Kapal Tol Laut ini merupakan Trayek T-6 dengan rute Tanjung Priok - Tarempa - Natuna &ndash; Tarempa - Tanjung Priok yang memakan waktu tempuh selama 14 hari.<br /> <br />"Tak bisa dipungkiri dalam pelaksanaan program Tol Laut saat ini, memang masih terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah belum optimalnya muatan balik kapal," ujar Kepala Sub Direkorat Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Wisnu Handoko.</p> <p style="text-align: justify;">Namun untuk Trayek T-6 permasalahan muatan balik bisa teratasi dengan adanya muatan balik berupa produk perikanan dari Natuna yang diangkut dengan kapal Tol Laut ke Jakarta untuk selanjutnya akan didistribusikan ke beberapa daerah seperti Banten, Jawa Barat dan Sumatera Utara.<br /> <br />Wisnu menambahkan, pengiriman perdana dari Natuna ini merupakan kerja sama pemerintah dengan sejumlah BUMN seperti PT. Perum <a href="http://www.jpnn.com/tag/perindo">Perindo</a>, PT. Pelni, PT. <a href="http://www.jpnn.com/tag/pelindo">Pelindo</a> II melalui anak perusahaanya PT. Multi Terminal Indonesia (PT. MTI) dan juga Pemerintah Kabupaten Natuna, yang mendistribusikan 9,5 ton produk perikanan berupa cumi beku, fillet ikan ketambak dan ikan karang beku menuju Jakarta. <br /> <br />&ldquo;Program ini disambut baik oleh nelayan Natuna dan diharapkan bisa menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Natuna di semua sektor terutama sekali sektor perikanan,&rdquo; kata Wisnu.<strong>(chi/jpnn)</strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Selasa, 19 September 2017 &ndash; 20:54 WIB</strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>https://www.jpnn.com/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tj-priok</strong></p> <p><a title='jpnn.com, JAKARTA - Kapal Tol Laut KM. Caraka Jaya Niaga III-4 yang mengangkut muatan balik dari Tarempa dan Natuna tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Senin (18/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB dan selanjutnya bersandar di Dermaga 106 Pelni. Adapun Kapal Tol Laut ini merupakan Trayek T-6 dengan rute Tanjung Priok - Tarempa - Natuna &ndash; Tarempa - Tanjung Priok yang memakan waktu tempuh selama 14 hari. "Tak bisa dipungkiri dalam pelaksanaan program Tol Laut saat ini, memang masih terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah belum optimalnya muatan balik kapal," ujar Kepala Sub Direkorat Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Wisnu Handoko. Namun untuk Trayek T-6 permasalahan muatan balik bisa teratasi dengan adanya muatan balik berupa produk perikanan dari Natuna yang diangkut dengan kapal Tol Laut ke Jakarta untuk selanjutnya akan didistribusikan ke beberapa daerah seperti Banten, Jawa Barat dan Sumatera Utara. Wisnu menambahkan, pengiriman perdana dari Natuna ini merupakan kerja sama pemerintah dengan sejumlah BUMN seperti PT. Perum Perindo, PT. Pelni, PT. Pelindo II melalui anak perusahaanya PT. Multi Terminal Indonesia (PT. MTI) dan juga Pemerintah Kabupaten Natuna, yang mendistribusikan 9,5 ton produk perikanan berupa cumi beku, fillet ikan ketambak dan ikan karang beku menuju Jakarta. &ldquo;Program ini disambut baik oleh nelayan Natuna dan diharapkan bisa menjadi daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Natuna di semua sektor terutama sekali sektor perikanan,&rdquo; kata Wisnu.(chi/jpnn) Selasa, 19 September 2017 &ndash; 20:54 WIB https://www.jpnn.com/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tj-priok' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tanjung-priok-1016.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tanjung-priok-1016.html --19TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-tol-laut-dari-natuna-tiba-di-tanjung-priok-1016.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML SEKARANG, PANDU-TUNDA SATU ATAP DIBAWAH PELINDO CABANG <p><a title='Pelayaran menyambut baik penyatuan pengeloaan pandu-tunda oleh direksi Pelindo II. Sekarang dan kedepan, penanganan Pandu-Tunda di wilayah kerja PT Pelindo II, termasuk Cabang Tanjung Priok, dipastikan dibawah Cabang Pelindo masing-masing. Ungkapan tersebut dikatakan Ketua DPC INSA Jaya Capt Alimudin usai bertemu dengan Prasetyadi, Direktur Operasional PT Pelindo II pada Senin (18/9) sore di Kantor Pelindo II, Jakarta Utara, khusus membahas pandu dan tunda di pelabuhan Tanjung Priok. Untuk diketahui bahwa INSA Jaya sudah beberapa kali bersurat resmi kepada pihak Pelindo II, namun baru Senin (18/9) kemarin bisa diterima oleh direksi Pelindo II. Meski begitu, follow up untuk bagaimana menyangkut system operasional, INSA Jaya diminta supaya berhubungan dengan pihak Pelindo Cabang Tanjung Priok. Beberapa waktu lalu, Prasetyadi pun pernah menyatakan hal serupa kepada Ocean Week. Pernyataan yang sama juga pernah disampaikan Riri Syeried Jetta, Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan PT Pelindo II kepada media ini. &ldquo;Setelah melalui evaluasi, diputuskan pengelolaan pandu-tunda diserahkan pada Pelindo Cabang Tanjung Priok. Namun, untuk operasional tetap melibatkan PT Jasa Armada Indonesia (JAI),&rdquo; ucap keduanya. Capt. Alimudin juga mengatakan, bahwa mengenai tariff emergency, Pelindo II berjanji akan menghilangkannya dengan catatan apabila ada permintaan tambahan tunda untuk safety assist dan tidak dalam keadaan rusak mesin atau rusak kemudi. &ldquo;Kami (INSA Jaya-red) akan menemui GM Pelindo Priok untuk menanyakan masalah komitmen dan jaminan dari Cabang Pelindo Priok dalam mengelola pandu-tunda sehingga tak terjadi lagi kapal delay menunggu pandu-tunda. InsyaAllah pengurus DPC INSA Jaya akan berusaha semaksimal kemampuan kami untuk dapat mencari jalan keluar terhadap kendala-kendala persoalan pandu-tunda di pelabuhan Tanjung Priok yang sering dialami pelayaran anggota INSA Jaya,&rdquo; ungkapnya. General Manager Pelindo Cabang Priok Hendro Haryono kepada Ocean Week membenarkan adanya amanah yang diberikan kepadanya dari direksi Pelindo II mengenai pantu-tunda ini. &ldquo;Kami terus melakukan penataan, dan akan selalu berkoordinasi dengan INSA Jaya,&rdquo; katanya beberapa waktu lalu di Palembang. Kepada media ini, Hendro pun mengungkapkan akan menambah tenaga pandu sekitar 9 orang, dari yang sudah ada yakni 32, sehingga menjadi 41 pandu. Seperti diketahui bahwa selama ini pelayaran sering komplain adanya keterlambatan layanan kapal akibat pandu maupun tunda sering telat melayani. &ldquo;Kalau tidak pandunya yang terlambat ya tundanya terlambat. Tapi, keduanya tidak mau saling disalahkan,&rdquo; kata Capt. Alimudin. Karena itu, INSA Jaya mengusulkan agar service pandu-tunda ini dikelola oleh satu manajemen atau satu atap. &ldquo;INSA Jaya usul supaya pengelolaan pandu-tunda disatu-atapkan, karena pandu-tunda ini tidak bisa dipisahkan. Kalau pengelolanya dua repot,&rdquo; ujarnya. Bersyukur bahwa sekarang ini, kata Alimudin, Pelindo II sudah mengakomodasi usulan tersebut. &ldquo;Kami berharap dengan pandu-tunda satu atap, problem pelayaran di pelabuhan Priok semakin berkurang,&rdquo; ungkapnya. (***) September 18, 2017 http://oceanweek.co.id/sekarang-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang/' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/sekarang,-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang-1015.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='SEKARANG, PANDU-TUNDA SATU ATAP DIBAWAH PELINDO CABANG - Pelayaran menyambut baik penyatuan pengeloaan pandu-tunda oleh direksi Pelindo II. Sekarang dan kedepan, penanganan Pandu-Tunda di wilayah kerja PT Pelindo II, termasuk Cabang Tanjung Priok, dipastikan dibawah Cabang Pelindo masing-masing. Ungkapan tersebut dikatakan Ketua DPC INSA Jaya Capt Alimudin usai bertemu dengan Prasetyadi, Direktur Operasional PT Pelindo II pada Senin (18/9) sore di Kantor Pelindo II, Jakarta Utara, khusus membahas pandu dan tunda di pelabuhan Tanjung Priok. Untuk diketahui bahwa INSA Jaya sudah beberapa kali bersurat resmi kepada pihak Pelindo II, namun baru Senin (18/9) kemarin bisa diterima oleh direksi Pelindo II. Meski begitu, follow up untuk bagaimana menyangkut system operasional, INSA Jaya diminta supaya berhubungan dengan pihak Pelindo Cabang Tanjung Priok. Beberapa waktu lalu, Prasetyadi pun pernah menyatakan hal serupa kepada Ocean Week. Pernyataan yang sama juga pernah disampaikan Riri Syeried Jetta, Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan PT Pelindo II kepada media ini. &ldquo;Setelah melalui evaluasi, diputuskan pengelolaan pandu-tunda diserahkan pada Pelindo Cabang Tanjung Priok. Namun, untuk operasional tetap melibatkan PT Jasa Armada Indonesia (JAI),&rdquo; ucap keduanya. Capt. Alimudin juga mengatakan, bahwa mengenai tariff emergency, Pelindo II berjanji akan menghilangkannya dengan catatan apabila ada permintaan tambahan tunda untuk safety assist dan tidak dalam keadaan rusak mesin atau rusak kemudi. &ldquo;Kami (INSA Jaya-red) akan menemui GM Pelindo Priok untuk menanyakan masalah komitmen dan jaminan dari Cabang Pelindo Priok dalam mengelola pandu-tunda sehingga tak terjadi lagi kapal delay menunggu pandu-tunda. InsyaAllah pengurus DPC INSA Jaya akan berusaha semaksimal kemampuan kami untuk dapat mencari jalan keluar terhadap kendala-kendala persoalan pandu-tunda di pelabuhan Tanjung Priok yang sering dialami pelayaran anggota INSA Jaya,&rdquo; ungkapnya. General Manager Pelindo Cabang Priok Hendro Haryono kepada Ocean Week membenarkan adanya amanah yang diberikan kepadanya dari direksi Pelindo II mengenai pantu-tunda ini. &ldquo;Kami terus melakukan penataan, dan akan selalu berkoordinasi dengan INSA Jaya,&rdquo; katanya beberapa waktu lalu di Palembang. Kepada media ini, Hendro pun mengungkapkan akan menambah tenaga pandu sekitar 9 orang, dari yang sudah ada yakni 32, sehingga menjadi 41 pandu. Seperti diketahui bahwa selama ini pelayaran sering komplain adanya keterlambatan layanan kapal akibat pandu maupun tunda sering telat melayani. &ldquo;Kalau tidak pandunya yang terlambat ya tundanya terlambat. Tapi, keduanya tidak mau saling disalahkan,&rdquo; kata Capt. Alimudin. Karena itu, INSA Jaya mengusulkan agar service pandu-tunda ini dikelola oleh satu manajemen atau satu atap. &ldquo;INSA Jaya usul supaya pengelolaan pandu-tunda disatu-atapkan, karena pandu-tunda ini tidak bisa dipisahkan. Kalau pengelolanya dua repot,&rdquo; ujarnya. Bersyukur bahwa sekarang ini, kata Alimudin, Pelindo II sudah mengakomodasi usulan tersebut. &ldquo;Kami berharap dengan pandu-tunda satu atap, problem pelayaran di pelabuhan Priok semakin berkurang,&rdquo; ungkapnya. (***) September 18, 2017 http://oceanweek.co.id/sekarang-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang/' border='0' /></a> <p>Pelayaran menyambut baik penyatuan pengeloaan pandu-tunda oleh direksi Pelindo II. Sekarang dan kedepan, penanganan Pandu-Tunda di wilayah kerja PT Pelindo II, termasuk Cabang Tanjung Priok, dipastikan dibawah Cabang Pelindo masing-masing.</p> <p>Ungkapan tersebut dikatakan Ketua DPC INSA Jaya Capt Alimudin usai bertemu dengan Prasetyadi, Direktur Operasional PT Pelindo II pada Senin (18/9) sore di Kantor Pelindo II, Jakarta Utara, khusus membahas pandu dan tunda di pelabuhan Tanjung Priok.</p> <p>Untuk diketahui bahwa INSA Jaya sudah beberapa kali bersurat resmi kepada pihak Pelindo II, namun baru Senin (18/9) kemarin bisa diterima oleh direksi Pelindo II. Meski begitu, follow up untuk bagaimana menyangkut system operasional, INSA Jaya diminta supaya berhubungan dengan pihak Pelindo Cabang Tanjung Priok.</p> <p>Beberapa waktu lalu, Prasetyadi pun pernah menyatakan hal serupa kepada Ocean Week. Pernyataan yang sama juga pernah disampaikan Riri Syeried Jetta, Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan PT Pelindo II kepada media ini.</p> <p>&ldquo;Setelah melalui evaluasi, diputuskan pengelolaan pandu-tunda diserahkan pada Pelindo Cabang Tanjung Priok. Namun, untuk operasional tetap melibatkan PT Jasa Armada Indonesia (JAI),&rdquo; ucap keduanya.</p> <p>Capt. Alimudin juga mengatakan, bahwa mengenai tariff emergency, Pelindo II berjanji akan menghilangkannya dengan catatan apabila ada permintaan tambahan tunda untuk safety assist dan tidak dalam keadaan rusak mesin atau rusak kemudi.</p> <p>&ldquo;Kami (INSA Jaya-red) akan menemui GM Pelindo Priok untuk menanyakan masalah komitmen dan jaminan dari Cabang Pelindo Priok dalam mengelola pandu-tunda sehingga tak terjadi lagi kapal delay menunggu pandu-tunda. InsyaAllah pengurus DPC INSA Jaya akan berusaha semaksimal kemampuan kami untuk dapat mencari jalan keluar terhadap kendala-kendala persoalan pandu-tunda di pelabuhan Tanjung Priok yang sering dialami pelayaran anggota INSA Jaya,&rdquo; ungkapnya.</p> <p>General Manager Pelindo Cabang Priok Hendro Haryono kepada Ocean Week membenarkan adanya amanah yang diberikan kepadanya dari direksi Pelindo II mengenai pantu-tunda ini. &ldquo;Kami terus melakukan penataan, dan akan selalu berkoordinasi dengan INSA Jaya,&rdquo; katanya beberapa waktu lalu di Palembang.</p> <p>Kepada media ini, Hendro pun mengungkapkan akan menambah tenaga pandu sekitar 9 orang, dari yang sudah ada yakni 32, sehingga menjadi 41 pandu.</p> <p>Seperti diketahui bahwa selama ini pelayaran sering komplain adanya keterlambatan layanan kapal akibat pandu maupun tunda sering telat melayani. &ldquo;Kalau tidak pandunya yang terlambat ya tundanya terlambat. Tapi, keduanya tidak mau saling disalahkan,&rdquo; kata Capt. Alimudin.</p> <p>Karena itu, INSA Jaya mengusulkan agar service pandu-tunda ini dikelola oleh satu manajemen atau satu atap. &ldquo;INSA Jaya usul supaya pengelolaan pandu-tunda disatu-atapkan, karena pandu-tunda ini tidak bisa dipisahkan. Kalau pengelolanya dua repot,&rdquo; ujarnya.</p> <p>Bersyukur bahwa sekarang ini, kata Alimudin, Pelindo II sudah mengakomodasi usulan tersebut. &ldquo;Kami berharap dengan pandu-tunda satu atap, problem pelayaran di pelabuhan Priok semakin berkurang,&rdquo; ungkapnya. (***)</p> <p><a href="https://oceanweek.co.id/sekarang-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang/">September 18, 2017</a></p> <p>http://oceanweek.co.id/sekarang-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang/</p> <p><a title='Pelayaran menyambut baik penyatuan pengeloaan pandu-tunda oleh direksi Pelindo II. Sekarang dan kedepan, penanganan Pandu-Tunda di wilayah kerja PT Pelindo II, termasuk Cabang Tanjung Priok, dipastikan dibawah Cabang Pelindo masing-masing. Ungkapan tersebut dikatakan Ketua DPC INSA Jaya Capt Alimudin usai bertemu dengan Prasetyadi, Direktur Operasional PT Pelindo II pada Senin (18/9) sore di Kantor Pelindo II, Jakarta Utara, khusus membahas pandu dan tunda di pelabuhan Tanjung Priok. Untuk diketahui bahwa INSA Jaya sudah beberapa kali bersurat resmi kepada pihak Pelindo II, namun baru Senin (18/9) kemarin bisa diterima oleh direksi Pelindo II. Meski begitu, follow up untuk bagaimana menyangkut system operasional, INSA Jaya diminta supaya berhubungan dengan pihak Pelindo Cabang Tanjung Priok. Beberapa waktu lalu, Prasetyadi pun pernah menyatakan hal serupa kepada Ocean Week. Pernyataan yang sama juga pernah disampaikan Riri Syeried Jetta, Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan PT Pelindo II kepada media ini. &ldquo;Setelah melalui evaluasi, diputuskan pengelolaan pandu-tunda diserahkan pada Pelindo Cabang Tanjung Priok. Namun, untuk operasional tetap melibatkan PT Jasa Armada Indonesia (JAI),&rdquo; ucap keduanya. Capt. Alimudin juga mengatakan, bahwa mengenai tariff emergency, Pelindo II berjanji akan menghilangkannya dengan catatan apabila ada permintaan tambahan tunda untuk safety assist dan tidak dalam keadaan rusak mesin atau rusak kemudi. &ldquo;Kami (INSA Jaya-red) akan menemui GM Pelindo Priok untuk menanyakan masalah komitmen dan jaminan dari Cabang Pelindo Priok dalam mengelola pandu-tunda sehingga tak terjadi lagi kapal delay menunggu pandu-tunda. InsyaAllah pengurus DPC INSA Jaya akan berusaha semaksimal kemampuan kami untuk dapat mencari jalan keluar terhadap kendala-kendala persoalan pandu-tunda di pelabuhan Tanjung Priok yang sering dialami pelayaran anggota INSA Jaya,&rdquo; ungkapnya. General Manager Pelindo Cabang Priok Hendro Haryono kepada Ocean Week membenarkan adanya amanah yang diberikan kepadanya dari direksi Pelindo II mengenai pantu-tunda ini. &ldquo;Kami terus melakukan penataan, dan akan selalu berkoordinasi dengan INSA Jaya,&rdquo; katanya beberapa waktu lalu di Palembang. Kepada media ini, Hendro pun mengungkapkan akan menambah tenaga pandu sekitar 9 orang, dari yang sudah ada yakni 32, sehingga menjadi 41 pandu. Seperti diketahui bahwa selama ini pelayaran sering komplain adanya keterlambatan layanan kapal akibat pandu maupun tunda sering telat melayani. &ldquo;Kalau tidak pandunya yang terlambat ya tundanya terlambat. Tapi, keduanya tidak mau saling disalahkan,&rdquo; kata Capt. Alimudin. Karena itu, INSA Jaya mengusulkan agar service pandu-tunda ini dikelola oleh satu manajemen atau satu atap. &ldquo;INSA Jaya usul supaya pengelolaan pandu-tunda disatu-atapkan, karena pandu-tunda ini tidak bisa dipisahkan. Kalau pengelolanya dua repot,&rdquo; ujarnya. Bersyukur bahwa sekarang ini, kata Alimudin, Pelindo II sudah mengakomodasi usulan tersebut. &ldquo;Kami berharap dengan pandu-tunda satu atap, problem pelayaran di pelabuhan Priok semakin berkurang,&rdquo; ungkapnya. (***) September 18, 2017 http://oceanweek.co.id/sekarang-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang/' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/sekarang,-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang-1015.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/sekarang,-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang-1015.html --18TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/sekarang,-pandu-tunda-satu-atap-dibawah-pelindo-cabang-1015.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML IPC Raih Piala Juara Umum Porseni Kementerian Perhubungan <p><a title='MN, Jakarta &ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan Piala Juara Umum Pekan olahraga dan seni (Porseni) dalam rangka dirgahayu Hari Perhubungan Nasional 2017 kepada PT Pelabuhan Indonesia II/IPC yang diterima Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan IPC Riry Syeried Jetta, bertempat di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/9). Selain penghargaan kepada IPC, Budi Karya Sumadi juga menghadiri acara pemutaran dua film. Film pertama bertemakan tidak mudahnya seorang navigator berlayar di laut, kemudian film ke dua bertemakan satu pulau di Indonesia bagian Timur yang indah. Kedua film rencananya akan ditayangkan pula bagi masyarakat umum. &ldquo;Kita menggelar satu makna Kebhinnekaan oleh karenanya beberapa karya seni akan ditampilkan, ada dua film dan hari ini diputar. Selanjutnya KAI, Garuda, ASDP, Pelindo bakal menampilkan film film itu di ruang ruang TV yang kita miliki,&rdquo; kata Budi. Pada hari dirgahayu Kementerian Perhubungan tersebut, Budi berharap agar masyarakat bisa menghadirkan konsep dan pemikiran terbaik. Konsep dan pemikiran positif guna membangun negara Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan. Rangkaian acara Hari Perhubungan Nasional ini dimulai sekitar pukul 16.00 wib dengan pembukaan Marching Band dan hiburan musik. Di malam harinya selain diputarkan dua film juga ada hiburan musik Keroncong Melayu. (Bayu/MN) Sep 18th, 2017 http://maritimnews.com/2017/09/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan/' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan-1014.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='IPC Raih Piala Juara Umum Porseni Kementerian Perhubungan - MN, Jakarta &ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan Piala Juara Umum Pekan olahraga dan seni (Porseni) dalam rangka dirgahayu Hari Perhubungan Nasional 2017 kepada PT Pelabuhan Indonesia II/IPC yang diterima Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan IPC Riry Syeried Jetta, bertempat di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/9). Selain penghargaan kepada IPC, Budi Karya Sumadi juga menghadiri acara pemutaran dua film. Film pertama bertemakan tidak mudahnya seorang navigator berlayar di laut, kemudian film ke dua bertemakan satu pulau di Indonesia bagian Timur yang indah. Kedua film rencananya akan ditayangkan pula bagi masyarakat umum. &ldquo;Kita menggelar satu makna Kebhinnekaan oleh karenanya beberapa karya seni akan ditampilkan, ada dua film dan hari ini diputar. Selanjutnya KAI, Garuda, ASDP, Pelindo bakal menampilkan film film itu di ruang ruang TV yang kita miliki,&rdquo; kata Budi. Pada hari dirgahayu Kementerian Perhubungan tersebut, Budi berharap agar masyarakat bisa menghadirkan konsep dan pemikiran terbaik. Konsep dan pemikiran positif guna membangun negara Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan. Rangkaian acara Hari Perhubungan Nasional ini dimulai sekitar pukul 16.00 wib dengan pembukaan Marching Band dan hiburan musik. Di malam harinya selain diputarkan dua film juga ada hiburan musik Keroncong Melayu. (Bayu/MN) Sep 18th, 2017 http://maritimnews.com/2017/09/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan/' border='0' /></a> <p><strong>MN</strong>, Jakarta &ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan Piala Juara Umum Pekan olahraga dan seni (Porseni) dalam rangka dirgahayu Hari Perhubungan Nasional 2017 kepada PT Pelabuhan Indonesia II/IPC yang diterima Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan IPC Riry Syeried Jetta, bertempat di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/9).</p> <p>Selain penghargaan kepada IPC, Budi Karya Sumadi juga menghadiri acara pemutaran dua film. Film pertama bertemakan tidak mudahnya seorang navigator berlayar di laut, kemudian film ke dua bertemakan satu pulau di Indonesia bagian Timur yang indah. Kedua film rencananya akan ditayangkan pula bagi masyarakat umum.</p> <p>&ldquo;Kita menggelar satu makna Kebhinnekaan oleh karenanya beberapa karya seni akan ditampilkan, ada dua film dan hari ini diputar. Selanjutnya KAI, Garuda, ASDP, Pelindo bakal menampilkan film film itu di ruang ruang TV yang kita miliki,&rdquo; kata Budi.</p> <p>Pada hari dirgahayu Kementerian Perhubungan tersebut, Budi berharap agar masyarakat bisa menghadirkan konsep dan pemikiran terbaik. Konsep dan pemikiran positif guna membangun negara Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan.</p> <p>Rangkaian acara Hari Perhubungan Nasional ini dimulai sekitar pukul 16.00 wib dengan pembukaan Marching Band dan hiburan musik. Di malam harinya selain diputarkan dua film juga ada hiburan musik Keroncong Melayu.</p> <p>(Bayu/MN)</p> <p>Sep 18th, 2017</p> <p>http://maritimnews.com/2017/09/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan/</p> <p><a title='MN, Jakarta &ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan Piala Juara Umum Pekan olahraga dan seni (Porseni) dalam rangka dirgahayu Hari Perhubungan Nasional 2017 kepada PT Pelabuhan Indonesia II/IPC yang diterima Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan IPC Riry Syeried Jetta, bertempat di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/9). Selain penghargaan kepada IPC, Budi Karya Sumadi juga menghadiri acara pemutaran dua film. Film pertama bertemakan tidak mudahnya seorang navigator berlayar di laut, kemudian film ke dua bertemakan satu pulau di Indonesia bagian Timur yang indah. Kedua film rencananya akan ditayangkan pula bagi masyarakat umum. &ldquo;Kita menggelar satu makna Kebhinnekaan oleh karenanya beberapa karya seni akan ditampilkan, ada dua film dan hari ini diputar. Selanjutnya KAI, Garuda, ASDP, Pelindo bakal menampilkan film film itu di ruang ruang TV yang kita miliki,&rdquo; kata Budi. Pada hari dirgahayu Kementerian Perhubungan tersebut, Budi berharap agar masyarakat bisa menghadirkan konsep dan pemikiran terbaik. Konsep dan pemikiran positif guna membangun negara Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan. Rangkaian acara Hari Perhubungan Nasional ini dimulai sekitar pukul 16.00 wib dengan pembukaan Marching Band dan hiburan musik. Di malam harinya selain diputarkan dua film juga ada hiburan musik Keroncong Melayu. (Bayu/MN) Sep 18th, 2017 http://maritimnews.com/2017/09/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan/' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan-1014.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan-1014.html --18TSeptember::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/ipc-raih-piala-juara-umum-porseni-kementerian-perhubungan-1014.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML