PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II - Latest News & Events http://www.indonesiaport.co.id/ The latest news and events from PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II Feeds. Get top news stories and in-depth coverage with videos and photos. en-US Copyright (c) 2011 PT. INDONESIA PORT II! Inc. All rights reserved 2017-19-08T12:43:00+07:00 5 PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II - Latest News & News http://www.indonesiaport.co.id/feeds/ http://www.indonesiaport.co.id/images/logo.png Serikat Pekerja JICT Diimbau Batalkan Mogok Kerja <p><a title='beritasatu.com,&nbsp;Jakarta&nbsp;- Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) berencana akan melakukan mogok kerja pada Agustus mendatang. Rencana ini menyusul keluarnya surat manajemen JICT terkait tuntutan tambahan bonus, kenaikan upah, dan Program Tabungan Investasi (PTI). Pihak manajemen JICT tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut karena tidak sesuai dengan perjanjian-perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya. Alasan lain di balik rencana mogok kerja itu, berdasarkan surat pemberitahuan SP JICT tertanggal (21/7) itu juga disebutkan alasan akan mogok karena perpanjangan kontrak konsesi JICT yang dinilai merugikan pekerja. &ldquo;Saya gagal paham dan tak habis pikir rencana mogok kerja Serikat Pekerja JICT masih saja dengan alasan kesejahteraan. Padahal sudah diketahui upah mereka tertinggi di Indonesia. Untuk posisi terendah saja dapat upah lebih dari 25 juta rupiah per bulan, belum lagi ramunerasi non-cash-nya,&rdquo; kata pengamat ketenagakerjaan Rachman H Azhari, Rabu (26/7). Menurutnya, jika serikat pekerja itu mogok karena alasan upah masih di bawah UMP masih benar. Tetapi juga UMP sudah terpenuhi mestinya tidak ada alasan lain lagi. &ldquo;Ini semua secara normatif komponen upah telah dipenuhi oleh manajemen termasuk bonus telah dibayarkan dan fasilitas lainnya, jadi tidak ada alasan untuk mogok. Harusnya mereka malu kepada rekan-rekan pekerja lainnya yang masih berkutat berjuang pada hak-hak normatifnya, apalagi minta dukungan bagi aksinya,&rdquo; tambahnya. Oleh karenanya, ia meminta agar instansi terkait ketenagakerjaan dan perhubungan segera menyikapi persoalan ini dengan tegas. Apalagi pelabuhan laut merupakan obyek vital nasional. &ldquo;Bagi rekan pekerja harap dipertimbangkan dengan baik rencana mogok kerja itu mengingat alasan-alasan yang lemah akan berdampak buruk bagi pekerja sendiri,&rdquo; ucapnya. Hotman Siregar / JAS&nbsp;Rabu, 26 Juli 2017 | 12:29 WIBhttp://www.beritasatu.com/megapolitan/443684-serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja-898.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Serikat Pekerja JICT Diimbau Batalkan Mogok Kerja - beritasatu.com,&nbsp;Jakarta&nbsp;- Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) berencana akan melakukan mogok kerja pada Agustus mendatang. Rencana ini menyusul keluarnya surat manajemen JICT terkait tuntutan tambahan bonus, kenaikan upah, dan Program Tabungan Investasi (PTI). Pihak manajemen JICT tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut karena tidak sesuai dengan perjanjian-perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya. Alasan lain di balik rencana mogok kerja itu, berdasarkan surat pemberitahuan SP JICT tertanggal (21/7) itu juga disebutkan alasan akan mogok karena perpanjangan kontrak konsesi JICT yang dinilai merugikan pekerja. &ldquo;Saya gagal paham dan tak habis pikir rencana mogok kerja Serikat Pekerja JICT masih saja dengan alasan kesejahteraan. Padahal sudah diketahui upah mereka tertinggi di Indonesia. Untuk posisi terendah saja dapat upah lebih dari 25 juta rupiah per bulan, belum lagi ramunerasi non-cash-nya,&rdquo; kata pengamat ketenagakerjaan Rachman H Azhari, Rabu (26/7). Menurutnya, jika serikat pekerja itu mogok karena alasan upah masih di bawah UMP masih benar. Tetapi juga UMP sudah terpenuhi mestinya tidak ada alasan lain lagi. &ldquo;Ini semua secara normatif komponen upah telah dipenuhi oleh manajemen termasuk bonus telah dibayarkan dan fasilitas lainnya, jadi tidak ada alasan untuk mogok. Harusnya mereka malu kepada rekan-rekan pekerja lainnya yang masih berkutat berjuang pada hak-hak normatifnya, apalagi minta dukungan bagi aksinya,&rdquo; tambahnya. Oleh karenanya, ia meminta agar instansi terkait ketenagakerjaan dan perhubungan segera menyikapi persoalan ini dengan tegas. Apalagi pelabuhan laut merupakan obyek vital nasional. &ldquo;Bagi rekan pekerja harap dipertimbangkan dengan baik rencana mogok kerja itu mengingat alasan-alasan yang lemah akan berdampak buruk bagi pekerja sendiri,&rdquo; ucapnya. Hotman Siregar / JAS&nbsp;Rabu, 26 Juli 2017 | 12:29 WIBhttp://www.beritasatu.com/megapolitan/443684-serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja.html' border='0' /></a> <p><strong><span>beritasatu.com,&nbsp;</span>Jakarta</strong>&nbsp;- Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) berencana akan melakukan mogok kerja pada Agustus mendatang. Rencana ini menyusul keluarnya surat manajemen JICT terkait tuntutan tambahan bonus, kenaikan upah, dan Program Tabungan Investasi (PTI).</p> <p>Pihak manajemen JICT tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut karena tidak sesuai dengan perjanjian-perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya. Alasan lain di balik rencana mogok kerja itu, berdasarkan surat pemberitahuan SP JICT tertanggal (21/7) itu juga disebutkan alasan akan mogok karena perpanjangan kontrak konsesi JICT yang dinilai merugikan pekerja.</p> <p>&ldquo;Saya gagal paham dan tak habis pikir rencana mogok kerja Serikat Pekerja JICT masih saja dengan alasan kesejahteraan. Padahal sudah diketahui upah mereka tertinggi di Indonesia. Untuk posisi terendah saja dapat upah lebih dari 25 juta rupiah per bulan, belum lagi ramunerasi non-<em>cash</em>-nya,&rdquo; kata pengamat ketenagakerjaan Rachman H Azhari, Rabu (26/7).</p> <p>Menurutnya, jika serikat pekerja itu mogok karena alasan upah masih di bawah UMP masih benar. Tetapi juga UMP sudah terpenuhi mestinya tidak ada alasan lain lagi.</p> <p>&ldquo;Ini semua secara normatif komponen upah telah dipenuhi oleh manajemen termasuk bonus telah dibayarkan dan fasilitas lainnya, jadi tidak ada alasan untuk mogok. Harusnya mereka malu kepada rekan-rekan pekerja lainnya yang masih berkutat berjuang pada hak-hak normatifnya, apalagi minta dukungan bagi aksinya,&rdquo; tambahnya.</p> <p>Oleh karenanya, ia meminta agar instansi terkait ketenagakerjaan dan perhubungan segera menyikapi persoalan ini dengan tegas. Apalagi pelabuhan laut merupakan obyek vital nasional.</p> <p>&ldquo;Bagi rekan pekerja harap dipertimbangkan dengan baik rencana mogok kerja itu mengingat alasan-alasan yang lemah akan berdampak buruk bagi pekerja sendiri,&rdquo; ucapnya.</p> <p><strong>Hotman Siregar / JAS</strong><span>&nbsp;<br />Rabu, 26 Juli 2017 | 12:29 WIB<br />http://www.beritasatu.com/megapolitan/443684-serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja.html</span></p> <p><a title='beritasatu.com,&nbsp;Jakarta&nbsp;- Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) berencana akan melakukan mogok kerja pada Agustus mendatang. Rencana ini menyusul keluarnya surat manajemen JICT terkait tuntutan tambahan bonus, kenaikan upah, dan Program Tabungan Investasi (PTI). Pihak manajemen JICT tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut karena tidak sesuai dengan perjanjian-perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya. Alasan lain di balik rencana mogok kerja itu, berdasarkan surat pemberitahuan SP JICT tertanggal (21/7) itu juga disebutkan alasan akan mogok karena perpanjangan kontrak konsesi JICT yang dinilai merugikan pekerja. &ldquo;Saya gagal paham dan tak habis pikir rencana mogok kerja Serikat Pekerja JICT masih saja dengan alasan kesejahteraan. Padahal sudah diketahui upah mereka tertinggi di Indonesia. Untuk posisi terendah saja dapat upah lebih dari 25 juta rupiah per bulan, belum lagi ramunerasi non-cash-nya,&rdquo; kata pengamat ketenagakerjaan Rachman H Azhari, Rabu (26/7). Menurutnya, jika serikat pekerja itu mogok karena alasan upah masih di bawah UMP masih benar. Tetapi juga UMP sudah terpenuhi mestinya tidak ada alasan lain lagi. &ldquo;Ini semua secara normatif komponen upah telah dipenuhi oleh manajemen termasuk bonus telah dibayarkan dan fasilitas lainnya, jadi tidak ada alasan untuk mogok. Harusnya mereka malu kepada rekan-rekan pekerja lainnya yang masih berkutat berjuang pada hak-hak normatifnya, apalagi minta dukungan bagi aksinya,&rdquo; tambahnya. Oleh karenanya, ia meminta agar instansi terkait ketenagakerjaan dan perhubungan segera menyikapi persoalan ini dengan tegas. Apalagi pelabuhan laut merupakan obyek vital nasional. &ldquo;Bagi rekan pekerja harap dipertimbangkan dengan baik rencana mogok kerja itu mengingat alasan-alasan yang lemah akan berdampak buruk bagi pekerja sendiri,&rdquo; ucapnya. Hotman Siregar / JAS&nbsp;Rabu, 26 Juli 2017 | 12:29 WIBhttp://www.beritasatu.com/megapolitan/443684-serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja-898.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja-898.html --26TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/serikat-pekerja-jict-diimbau-batalkan-mogok-kerja-898.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Dirut PTP: Audit Internal PTP Langkah Perbaikan Mutu Pelayanan <p><a title='JAKARTA UTARA/ ISL NEWS - &nbsp;Pelaksanaan Audir Internal di PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP, merupakan langkah perbaikan untuk mengukur mutu pelayanan perusahaan sekaligus memperbaikinya sebelum dilakukannya audit oleh pihak eksternal., pada tanggal 25 Juli 2017 mendatang. &ldquo;Audit yang dilaksanakan selama 8 hari kerja sejak tanggal 6 Juli 2017 tersebut fokus mengaudit 16 divisi pada 6 Direktorat yang ada di PTP. Audit dilakukan oleh Tim Audit Mutu Internal yang berjumlah 31 personil, terdiri dari 26 orang Auditor dan 5 orang Administrator,&rdquo; ungkap Imanuddin, Direktur Utama PTP, baru-baru ini. Dalam pelaksanaan kegiatan audit dimaksud, lanjut Imanuddin, para Auditor memberikan 3 aspek penilaian yaitu, mayor, minor, dan observasi atas kesesuaian sistem prosedur yang ada dengan implementasinya. &ldquo;Temuan-temuan tersebut akan dievaluasi serta dilaporkan dan selanjutnya diperbaiki oleh masing-masing divisi,&rdquo; katanya. Audit mutu internal ini, kata Imanuddin, merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan sertifikasi ISO versi tahun 2015, saat ini PTP sedang melakukan sertifikasi ulang 3 sistem yaitu ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18000. Pada akhir acara, Setiabudi Nugroho selaku lead auditor PTP mengingatkan untuk segera memperbaiki temuan sebelum pelaksanan audit eksternal, &ldquo;Segala temuan yang sudah terdata di tim auditor internal, harus segera diperbaiki, agar saat audit eksternal dilaksanakan, temuan-temuan tersebut tidak akan mengemuka kembali, sehingga upaya pembaharuan 3 sertifikasi sistem tidak terkendala&rdquo; Setiabudi.&nbsp;(Saiful Anam/ISL News 001). Wednesday, 26 July 2017 05:21http://www.indonesiashippingline.com/port/2236-dirut-ptp-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/dirut-ptp;-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan-897.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Dirut PTP: Audit Internal PTP Langkah Perbaikan Mutu Pelayanan - JAKARTA UTARA/ ISL NEWS - &nbsp;Pelaksanaan Audir Internal di PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP, merupakan langkah perbaikan untuk mengukur mutu pelayanan perusahaan sekaligus memperbaikinya sebelum dilakukannya audit oleh pihak eksternal., pada tanggal 25 Juli 2017 mendatang. &ldquo;Audit yang dilaksanakan selama 8 hari kerja sejak tanggal 6 Juli 2017 tersebut fokus mengaudit 16 divisi pada 6 Direktorat yang ada di PTP. Audit dilakukan oleh Tim Audit Mutu Internal yang berjumlah 31 personil, terdiri dari 26 orang Auditor dan 5 orang Administrator,&rdquo; ungkap Imanuddin, Direktur Utama PTP, baru-baru ini. Dalam pelaksanaan kegiatan audit dimaksud, lanjut Imanuddin, para Auditor memberikan 3 aspek penilaian yaitu, mayor, minor, dan observasi atas kesesuaian sistem prosedur yang ada dengan implementasinya. &ldquo;Temuan-temuan tersebut akan dievaluasi serta dilaporkan dan selanjutnya diperbaiki oleh masing-masing divisi,&rdquo; katanya. Audit mutu internal ini, kata Imanuddin, merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan sertifikasi ISO versi tahun 2015, saat ini PTP sedang melakukan sertifikasi ulang 3 sistem yaitu ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18000. Pada akhir acara, Setiabudi Nugroho selaku lead auditor PTP mengingatkan untuk segera memperbaiki temuan sebelum pelaksanan audit eksternal, &ldquo;Segala temuan yang sudah terdata di tim auditor internal, harus segera diperbaiki, agar saat audit eksternal dilaksanakan, temuan-temuan tersebut tidak akan mengemuka kembali, sehingga upaya pembaharuan 3 sertifikasi sistem tidak terkendala&rdquo; Setiabudi.&nbsp;(Saiful Anam/ISL News 001). Wednesday, 26 July 2017 05:21http://www.indonesiashippingline.com/port/2236-dirut-ptp-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan.html' border='0' /></a> <p>JAKARTA UTARA/ ISL NEWS - &nbsp;Pelaksanaan Audir Internal di PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP, merupakan langkah perbaikan untuk mengukur mutu pelayanan perusahaan sekaligus memperbaikinya sebelum dilakukannya audit oleh pihak eksternal., pada tanggal 25 Juli 2017 mendatang.</p> <p>&ldquo;Audit yang dilaksanakan selama 8 hari kerja sejak tanggal 6 Juli 2017 tersebut fokus mengaudit 16 divisi pada 6 Direktorat yang ada di PTP. Audit dilakukan oleh Tim Audit Mutu Internal yang berjumlah 31 personil, terdiri dari 26 orang Auditor dan 5 orang Administrator,&rdquo; ungkap Imanuddin, Direktur Utama PTP, baru-baru ini.</p> <p>Dalam pelaksanaan kegiatan audit dimaksud, lanjut Imanuddin, para Auditor memberikan 3 aspek penilaian yaitu, mayor, minor, dan observasi atas kesesuaian sistem prosedur yang ada dengan implementasinya. &ldquo;Temuan-temuan tersebut akan dievaluasi serta dilaporkan dan selanjutnya diperbaiki oleh masing-masing divisi,&rdquo; katanya.</p> <p>Audit mutu internal ini, kata Imanuddin, merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan sertifikasi ISO versi tahun 2015, saat ini PTP sedang melakukan sertifikasi ulang 3 sistem yaitu ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18000.</p> <p>Pada akhir acara, Setiabudi Nugroho selaku lead auditor PTP mengingatkan untuk segera memperbaiki temuan sebelum pelaksanan audit eksternal,</p> <p>&ldquo;Segala temuan yang sudah terdata di tim auditor internal, harus segera diperbaiki, agar saat audit eksternal dilaksanakan, temuan-temuan tersebut tidak akan mengemuka kembali, sehingga upaya pembaharuan 3 sertifikasi sistem tidak terkendala&rdquo; Setiabudi.<strong><em>&nbsp;(Saiful Anam/ISL News 001).</em></strong></p> <p><span>Wednesday, 26 July 2017 05:21</span><br />http://www.indonesiashippingline.com/port/2236-dirut-ptp-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan.html</p> <p><a title='JAKARTA UTARA/ ISL NEWS - &nbsp;Pelaksanaan Audir Internal di PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP, merupakan langkah perbaikan untuk mengukur mutu pelayanan perusahaan sekaligus memperbaikinya sebelum dilakukannya audit oleh pihak eksternal., pada tanggal 25 Juli 2017 mendatang. &ldquo;Audit yang dilaksanakan selama 8 hari kerja sejak tanggal 6 Juli 2017 tersebut fokus mengaudit 16 divisi pada 6 Direktorat yang ada di PTP. Audit dilakukan oleh Tim Audit Mutu Internal yang berjumlah 31 personil, terdiri dari 26 orang Auditor dan 5 orang Administrator,&rdquo; ungkap Imanuddin, Direktur Utama PTP, baru-baru ini. Dalam pelaksanaan kegiatan audit dimaksud, lanjut Imanuddin, para Auditor memberikan 3 aspek penilaian yaitu, mayor, minor, dan observasi atas kesesuaian sistem prosedur yang ada dengan implementasinya. &ldquo;Temuan-temuan tersebut akan dievaluasi serta dilaporkan dan selanjutnya diperbaiki oleh masing-masing divisi,&rdquo; katanya. Audit mutu internal ini, kata Imanuddin, merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan sertifikasi ISO versi tahun 2015, saat ini PTP sedang melakukan sertifikasi ulang 3 sistem yaitu ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18000. Pada akhir acara, Setiabudi Nugroho selaku lead auditor PTP mengingatkan untuk segera memperbaiki temuan sebelum pelaksanan audit eksternal, &ldquo;Segala temuan yang sudah terdata di tim auditor internal, harus segera diperbaiki, agar saat audit eksternal dilaksanakan, temuan-temuan tersebut tidak akan mengemuka kembali, sehingga upaya pembaharuan 3 sertifikasi sistem tidak terkendala&rdquo; Setiabudi.&nbsp;(Saiful Anam/ISL News 001). Wednesday, 26 July 2017 05:21http://www.indonesiashippingline.com/port/2236-dirut-ptp-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/dirut-ptp;-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan-897.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/dirut-ptp;-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan-897.html --26TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/dirut-ptp;-audit-internal-ptp-langkah-perbaikan-mutu-pelayanan-897.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Kemenhub Minta Pelindo II Jaga Produktivitas Terminal JICT <p><a title='Detik.com, Jakarta&nbsp;- Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, menginstruksikan jajaran Direksi PT Pelindo II mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesinambungan operasional Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya Terminal JICT. Hal dilakukan agar produktivitas dan level of service Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini baik dan menjadi tolok ukur pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia dapat terjaga.Dalam keterangan tertulis dari Irjen Hubungan Laut Kemenhub, Rabu (26/7/2017), perintah Dirjen Hubla tersebut disampaikan menanggapi rencana mogok kerja yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT).&nbsp;"Saya juga meminta Direksi Pelindo II agar berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan seluruh stakeholders yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Tonny.Dirjen Tonny kembali mengingatkan seluruh jajarannya untuk mematuhi Surat Edaran tentang Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan Dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.&nbsp;Surat Edaran dengan nomor UM.003/38/19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 dimaksud ditujukan untuk seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan dan Kepala Kantor Pelabuhan Batam agar meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait pengamanan, khususnya Polri dan TNI guna merumuskan langkah antisipatif, pencegahan dan penanggulangan kegiatan demonstrasi/unjuk rasa di pelabuhan."Saya yakin permasalahan yang dihadapi oleh Direksi PT JICT dengan Serikat Pekerja PT JICT akan terselesaikan dengan baik sehingga tidak terjadi aksi mogok yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT JICT," tutup Tonny.Sementara itu, salah satu Anggota Komisi V DPR RI, Anton Sihombing, mengimbau agar jangan ada mogok, kalau bisa agar diselesaikan dengan cara-cara elegan. Hendaknya Direksi Pelindo II, Direksi JICT dan Serikat Pekerja JICT dapat duduk bersama untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada. Hal ini perlu dilakukan karena menyangkut kepentingan bersama.&nbsp;"Semua permasalahan agar diselesaikan secara gotong royong dan sesuai azas demokrasi, dengan musyawarah," tutup Anton.Sebagaimana diketahui sesuai surat nomor SPJICT/PBT/136/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017 tentang pemberitahuan mogok kerja, Serikat Pekerja PT JICT memberitahukan akan melakukan mogok kerja dari 3-10 Agustus mendatang.&nbsp;(ega/dnl)&nbsp;Mega Putra Ratya - detikFinanceRabu 26 Jul 2017, 10:47 WIB&nbsp;https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3574096/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict-896.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Kemenhub Minta Pelindo II Jaga Produktivitas Terminal JICT - Detik.com, Jakarta&nbsp;- Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, menginstruksikan jajaran Direksi PT Pelindo II mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesinambungan operasional Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya Terminal JICT. Hal dilakukan agar produktivitas dan level of service Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini baik dan menjadi tolok ukur pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia dapat terjaga.Dalam keterangan tertulis dari Irjen Hubungan Laut Kemenhub, Rabu (26/7/2017), perintah Dirjen Hubla tersebut disampaikan menanggapi rencana mogok kerja yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT).&nbsp;"Saya juga meminta Direksi Pelindo II agar berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan seluruh stakeholders yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Tonny.Dirjen Tonny kembali mengingatkan seluruh jajarannya untuk mematuhi Surat Edaran tentang Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan Dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.&nbsp;Surat Edaran dengan nomor UM.003/38/19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 dimaksud ditujukan untuk seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan dan Kepala Kantor Pelabuhan Batam agar meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait pengamanan, khususnya Polri dan TNI guna merumuskan langkah antisipatif, pencegahan dan penanggulangan kegiatan demonstrasi/unjuk rasa di pelabuhan."Saya yakin permasalahan yang dihadapi oleh Direksi PT JICT dengan Serikat Pekerja PT JICT akan terselesaikan dengan baik sehingga tidak terjadi aksi mogok yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT JICT," tutup Tonny.Sementara itu, salah satu Anggota Komisi V DPR RI, Anton Sihombing, mengimbau agar jangan ada mogok, kalau bisa agar diselesaikan dengan cara-cara elegan. Hendaknya Direksi Pelindo II, Direksi JICT dan Serikat Pekerja JICT dapat duduk bersama untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada. Hal ini perlu dilakukan karena menyangkut kepentingan bersama.&nbsp;"Semua permasalahan agar diselesaikan secara gotong royong dan sesuai azas demokrasi, dengan musyawarah," tutup Anton.Sebagaimana diketahui sesuai surat nomor SPJICT/PBT/136/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017 tentang pemberitahuan mogok kerja, Serikat Pekerja PT JICT memberitahukan akan melakukan mogok kerja dari 3-10 Agustus mendatang.&nbsp;(ega/dnl)&nbsp;Mega Putra Ratya - detikFinanceRabu 26 Jul 2017, 10:47 WIB&nbsp;https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3574096/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict' border='0' /></a> <p><strong>Detik.com, Jakarta</strong><span>&nbsp;- Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, menginstruksikan jajaran Direksi PT Pelindo II mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesinambungan operasional Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya Terminal JICT. Hal dilakukan agar produktivitas dan level of service Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini baik dan menjadi tolok ukur pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia dapat terjaga.</span><br /><br /><span>Dalam keterangan tertulis dari Irjen Hubungan Laut Kemenhub, Rabu (26/7/2017), perintah Dirjen Hubla tersebut disampaikan menanggapi rencana mogok kerja yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT).&nbsp;</span><br /><br /><span>"Saya juga meminta Direksi Pelindo II agar berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan seluruh stakeholders yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Tonny.</span><br /><br /><span>Dirjen Tonny kembali mengingatkan seluruh jajarannya untuk mematuhi Surat Edaran tentang Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan Dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.&nbsp;</span><br /><br /><span>Surat Edaran dengan nomor UM.003/38/19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 dimaksud ditujukan untuk seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan dan Kepala Kantor Pelabuhan Batam agar meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait pengamanan, khususnya Polri dan TNI guna merumuskan langkah antisipatif, pencegahan dan penanggulangan kegiatan demonstrasi/unjuk rasa di pelabuhan.</span><br /><br /><span>"Saya yakin permasalahan yang dihadapi oleh Direksi PT JICT dengan Serikat Pekerja PT JICT akan terselesaikan dengan baik sehingga tidak terjadi aksi mogok yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT JICT," tutup Tonny.</span><br /><br /><span>Sementara itu, salah satu Anggota Komisi V DPR RI, Anton Sihombing, mengimbau agar jangan ada mogok, kalau bisa agar diselesaikan dengan cara-cara elegan. Hendaknya Direksi Pelindo II, Direksi JICT dan Serikat Pekerja JICT dapat duduk bersama untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada. Hal ini perlu dilakukan karena menyangkut kepentingan bersama.&nbsp;</span><br /><br /><span>"Semua permasalahan agar diselesaikan secara gotong royong dan sesuai azas demokrasi, dengan musyawarah," tutup Anton.</span><br /><br /><span>Sebagaimana diketahui sesuai surat nomor SPJICT/PBT/136/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017 tentang pemberitahuan mogok kerja, Serikat Pekerja PT JICT memberitahukan akan melakukan mogok kerja dari 3-10 Agustus mendatang.&nbsp;</span><strong>(ega/dnl)</strong><span>&nbsp;<br /><br /><span>Mega Putra Ratya - detikFinance</span><br /><span>Rabu 26 Jul 2017, 10:47 WIB&nbsp;</span><br /><span>https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3574096/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict</span></span></p> <div><strong style="text-rendering: optimizeLegibility; color: #2d2d2d; font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 16px; font-style: normal; background-color: #ffffff;"><br /></strong></div> <p><a title='Detik.com, Jakarta&nbsp;- Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, menginstruksikan jajaran Direksi PT Pelindo II mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesinambungan operasional Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya Terminal JICT. Hal dilakukan agar produktivitas dan level of service Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini baik dan menjadi tolok ukur pelabuhan-pelabuhan lain di Indonesia dapat terjaga.Dalam keterangan tertulis dari Irjen Hubungan Laut Kemenhub, Rabu (26/7/2017), perintah Dirjen Hubla tersebut disampaikan menanggapi rencana mogok kerja yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT).&nbsp;"Saya juga meminta Direksi Pelindo II agar berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan seluruh stakeholders yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Tonny.Dirjen Tonny kembali mengingatkan seluruh jajarannya untuk mematuhi Surat Edaran tentang Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan Dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.&nbsp;Surat Edaran dengan nomor UM.003/38/19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 dimaksud ditujukan untuk seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan dan Kepala Kantor Pelabuhan Batam agar meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait pengamanan, khususnya Polri dan TNI guna merumuskan langkah antisipatif, pencegahan dan penanggulangan kegiatan demonstrasi/unjuk rasa di pelabuhan."Saya yakin permasalahan yang dihadapi oleh Direksi PT JICT dengan Serikat Pekerja PT JICT akan terselesaikan dengan baik sehingga tidak terjadi aksi mogok yang akan dilakukan oleh Serikat Pekerja PT JICT," tutup Tonny.Sementara itu, salah satu Anggota Komisi V DPR RI, Anton Sihombing, mengimbau agar jangan ada mogok, kalau bisa agar diselesaikan dengan cara-cara elegan. Hendaknya Direksi Pelindo II, Direksi JICT dan Serikat Pekerja JICT dapat duduk bersama untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada. Hal ini perlu dilakukan karena menyangkut kepentingan bersama.&nbsp;"Semua permasalahan agar diselesaikan secara gotong royong dan sesuai azas demokrasi, dengan musyawarah," tutup Anton.Sebagaimana diketahui sesuai surat nomor SPJICT/PBT/136/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017 tentang pemberitahuan mogok kerja, Serikat Pekerja PT JICT memberitahukan akan melakukan mogok kerja dari 3-10 Agustus mendatang.&nbsp;(ega/dnl)&nbsp;Mega Putra Ratya - detikFinanceRabu 26 Jul 2017, 10:47 WIB&nbsp;https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3574096/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict-896.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict-896.html --26TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/kemenhub-minta-pelindo-ii-jaga-produktivitas-terminal-jict-896.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML 2.000 Ha Lahan di Kalbar `Disulap` Jadi Kawasan Industri Oleh IPC <p><a title='Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) bakal membangun kawasan industri di Kijing, Kalimantan Barat sejalan dengan rencana pengembangan pelabuhan di wilayah tersebut. Perseroan mengestimasi kebutuhan lahan untuk tahap awal mencapai 2.000 hektare. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC, Saptono Irianto mengatakan IPC bakal menggandeng mitra untuk mengembangkan kawasan industri di Kijing. Kerja sama dengan investor yang memiliki kompetensi di sektor pengembangan kawasan industri menurut Saptono bakal lebih menguntungkan ketimbang membangun sendiri. "Kami ingin kolaborasi, kami coba panggil beberapa investor dan pelaku usaha karena berat kalau kami bangun sendiri," jelasnya kepada&nbsp;Bisnis.com&nbsp;di Jakarta, Rabu (26/6/2017). Saptono menekankan, kawasan industri sangat vital bagi pengembangan pelabuhan. Tren pengembangan pelabuhan yang terpadu dengan kawasan industri menurutnya merupkan langkah ideal karena pelabuhan dan kawasan industri bakal saling menguntungkan. Tanpa muatan kargo dari sektor industri, pelabuhan bakal sulit berkembang. Di Kalimantan Barat, kawasan industri yang bakal dibangun IPC bakal menyasar segmen komoditas seperti industri turunan kelapa sawit dan pengolahan mineral bauksit. Walau demikian, tak tertutup kemungkinan, Kijing bakal menjadi kawasan industri berikat mendatangkan bahan baku dari luar daerah untuk kemudian diolah dan diekspor ke luar negeri. Sebagiamana diketahui, IPC bakal membangun Pelabuhan Kijing mulai Agustus 2017. Proyek senilai Rp5 triliun ini bakal menjadikan Kijing sebagai pelabuhan terbesar di Kalimantan Barat dengan kapasitas kontainer hingga 2 juta TEUs. Proyek ini menurut Saptono diharapkan bisa menekan biaya logistik di wilayah tersebut. Rivki Maulana 26 Juli&nbsp;2017&nbsp;13:38 WIBhttp://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675097/2.000-ha-lahan-di-kalbar-disulap-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/2.000-ha-lahan-di-kalbar-`disulap`-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc-895.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='2.000 Ha Lahan di Kalbar `Disulap` Jadi Kawasan Industri Oleh IPC - Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) bakal membangun kawasan industri di Kijing, Kalimantan Barat sejalan dengan rencana pengembangan pelabuhan di wilayah tersebut. Perseroan mengestimasi kebutuhan lahan untuk tahap awal mencapai 2.000 hektare. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC, Saptono Irianto mengatakan IPC bakal menggandeng mitra untuk mengembangkan kawasan industri di Kijing. Kerja sama dengan investor yang memiliki kompetensi di sektor pengembangan kawasan industri menurut Saptono bakal lebih menguntungkan ketimbang membangun sendiri. "Kami ingin kolaborasi, kami coba panggil beberapa investor dan pelaku usaha karena berat kalau kami bangun sendiri," jelasnya kepada&nbsp;Bisnis.com&nbsp;di Jakarta, Rabu (26/6/2017). Saptono menekankan, kawasan industri sangat vital bagi pengembangan pelabuhan. Tren pengembangan pelabuhan yang terpadu dengan kawasan industri menurutnya merupkan langkah ideal karena pelabuhan dan kawasan industri bakal saling menguntungkan. Tanpa muatan kargo dari sektor industri, pelabuhan bakal sulit berkembang. Di Kalimantan Barat, kawasan industri yang bakal dibangun IPC bakal menyasar segmen komoditas seperti industri turunan kelapa sawit dan pengolahan mineral bauksit. Walau demikian, tak tertutup kemungkinan, Kijing bakal menjadi kawasan industri berikat mendatangkan bahan baku dari luar daerah untuk kemudian diolah dan diekspor ke luar negeri. Sebagiamana diketahui, IPC bakal membangun Pelabuhan Kijing mulai Agustus 2017. Proyek senilai Rp5 triliun ini bakal menjadikan Kijing sebagai pelabuhan terbesar di Kalimantan Barat dengan kapasitas kontainer hingga 2 juta TEUs. Proyek ini menurut Saptono diharapkan bisa menekan biaya logistik di wilayah tersebut. Rivki Maulana 26 Juli&nbsp;2017&nbsp;13:38 WIBhttp://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675097/2.000-ha-lahan-di-kalbar-disulap-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc' border='0' /></a> <p><span>Bisnis.com</span>, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) bakal membangun kawasan industri di Kijing, Kalimantan Barat sejalan dengan rencana pengembangan pelabuhan di wilayah tersebut. Perseroan mengestimasi kebutuhan lahan untuk tahap awal mencapai 2.000 hektare.</p> <p>Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC, Saptono Irianto mengatakan IPC bakal menggandeng mitra untuk mengembangkan kawasan industri di Kijing. Kerja sama dengan investor yang memiliki kompetensi di sektor pengembangan kawasan industri menurut Saptono bakal lebih menguntungkan ketimbang membangun sendiri.</p> <p>"Kami ingin kolaborasi, kami coba panggil beberapa investor dan pelaku usaha karena berat kalau kami bangun sendiri," jelasnya kepada&nbsp;<em>Bisnis.com</em>&nbsp;di Jakarta, Rabu (26/6/2017).</p> <p>Saptono menekankan, kawasan industri sangat vital bagi pengembangan pelabuhan. Tren pengembangan pelabuhan yang terpadu dengan kawasan industri menurutnya merupkan langkah ideal karena pelabuhan dan kawasan industri bakal saling menguntungkan. Tanpa muatan kargo dari sektor industri, pelabuhan bakal sulit berkembang.</p> <p>Di Kalimantan Barat, kawasan industri yang bakal dibangun IPC bakal menyasar segmen komoditas seperti industri turunan kelapa sawit dan pengolahan mineral bauksit. Walau demikian, tak tertutup kemungkinan, Kijing bakal menjadi kawasan industri berikat mendatangkan bahan baku dari luar daerah untuk kemudian diolah dan diekspor ke luar negeri.</p> <p>Sebagiamana diketahui, IPC bakal membangun Pelabuhan Kijing mulai Agustus 2017. Proyek senilai Rp5 triliun ini bakal menjadikan Kijing sebagai pelabuhan terbesar di Kalimantan Barat dengan kapasitas kontainer hingga 2 juta TEUs. Proyek ini menurut Saptono diharapkan bisa menekan biaya logistik di wilayah tersebut.</p> <p><span>Rivki Maulana</span><br /> <div class="date">26 Juli&nbsp;<span style="font-size: 13px;">2017&nbsp;</span><span style="font-size: 13px;">13:38 WIB<br />http://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675097/2.000-ha-lahan-di-kalbar-disulap-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc</span></div> </p> <p><a title='Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) bakal membangun kawasan industri di Kijing, Kalimantan Barat sejalan dengan rencana pengembangan pelabuhan di wilayah tersebut. Perseroan mengestimasi kebutuhan lahan untuk tahap awal mencapai 2.000 hektare. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC, Saptono Irianto mengatakan IPC bakal menggandeng mitra untuk mengembangkan kawasan industri di Kijing. Kerja sama dengan investor yang memiliki kompetensi di sektor pengembangan kawasan industri menurut Saptono bakal lebih menguntungkan ketimbang membangun sendiri. "Kami ingin kolaborasi, kami coba panggil beberapa investor dan pelaku usaha karena berat kalau kami bangun sendiri," jelasnya kepada&nbsp;Bisnis.com&nbsp;di Jakarta, Rabu (26/6/2017). Saptono menekankan, kawasan industri sangat vital bagi pengembangan pelabuhan. Tren pengembangan pelabuhan yang terpadu dengan kawasan industri menurutnya merupkan langkah ideal karena pelabuhan dan kawasan industri bakal saling menguntungkan. Tanpa muatan kargo dari sektor industri, pelabuhan bakal sulit berkembang. Di Kalimantan Barat, kawasan industri yang bakal dibangun IPC bakal menyasar segmen komoditas seperti industri turunan kelapa sawit dan pengolahan mineral bauksit. Walau demikian, tak tertutup kemungkinan, Kijing bakal menjadi kawasan industri berikat mendatangkan bahan baku dari luar daerah untuk kemudian diolah dan diekspor ke luar negeri. Sebagiamana diketahui, IPC bakal membangun Pelabuhan Kijing mulai Agustus 2017. Proyek senilai Rp5 triliun ini bakal menjadikan Kijing sebagai pelabuhan terbesar di Kalimantan Barat dengan kapasitas kontainer hingga 2 juta TEUs. Proyek ini menurut Saptono diharapkan bisa menekan biaya logistik di wilayah tersebut. Rivki Maulana 26 Juli&nbsp;2017&nbsp;13:38 WIBhttp://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675097/2.000-ha-lahan-di-kalbar-disulap-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/2.000-ha-lahan-di-kalbar-`disulap`-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc-895.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/2.000-ha-lahan-di-kalbar-`disulap`-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc-895.html --26TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/2.000-ha-lahan-di-kalbar-`disulap`-jadi-kawasan-industri-oleh-ipc-895.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Menhub Teken Rencana Induk Pelabuhan Cirebon <p><a title='CIREBON (BeritaTrans.com) &ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan (Menhub). Draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya. Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Cirebon untuk diteruskan ke kantor pusat PT Pelindo II dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai. Kasie Keselamatan Lalu lintas KSOP Pelabuhan Cirebon , Viva mengatakan, RIP yang sudah ditanda tangani oleh Menteri Perhubungan akan dikeluarkan apabila pihak Pelindo II sudah melakukan pengerukan, sebagaimana syarat Menteri Perhubungan saat berkunjung ke pelabuhan beberapa waktu lalu. &ldquo;Kedalaman draft -6 mLWS bertujuan agar ada kapal yang lebih besar untuk masuk ke pelabuhan,&rdquo; terang Viva di Kantor KSOP, Senin (24/7). Ia menjelaskan, sejauh ini perizinan sedang dilakukan dan saat ini sedang diusulkan kemudian disesuaikan untuk meminta rekomendasi ke KSOP. Dikatakannya, izin untuk pengerukan pelabuhan diajukan kepada Dirjen Perhubungan Laut sedangkan rekomendasi diajukan kepada KSOP dan harus dilampirkan sesuai surat keputusan Menteri No 136 tahun 2015. Lanjutnya, setelah RIP turun maka akan keluar FS (Feasibility Study) untuk menentukan peruntukan pelabuhan dan dilanjut Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maka revitalisasi pelabuhan bisa dilaksanakan pembangunannya. &ldquo;Direncanakan volume pengerukan pelabuhan seluas 178 ribu meter kubik terdiri dari Dermaga Pelita, Lnggarjati, Muara jati sampai dengan alur,&rdquo; jelasnya. Dijelaskan Viva, tahapan pembangunan terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap pertama jangka pendek dengan rencana peruntukan komoditi curah kering seluas 12,2 hektar, dock yard 37 hektare, container 22,4 dengan total 71,6 hektare. Lalu tahap dua jangka menengah ditambah untuk curah kering 9 hektar, curah kering kotor 9,9 hektar seperti batu bara dan kontainer 9,65 hektar dengan total 28,55 dan terakhir jangka panjang total dari keseluruhan tahapan dengan jumlah total luasan sebesar 100,15 hektar. &ldquo;Kami pun akan terus mengawasi proses ini yang seluruhnya dilakukan oleh Pelindo II yang kemudian dari semua proses ini sesuai dengan harapan,&rdquo; tutupnya. (ver/sumber fajarnews.com). Selasa, 25 Juli 2017http://beritatrans.com/2017/07/25/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhancirebon/' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhan-cirebon-894.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Menhub Teken Rencana Induk Pelabuhan Cirebon - CIREBON (BeritaTrans.com) &ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan (Menhub). Draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya. Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Cirebon untuk diteruskan ke kantor pusat PT Pelindo II dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai. Kasie Keselamatan Lalu lintas KSOP Pelabuhan Cirebon , Viva mengatakan, RIP yang sudah ditanda tangani oleh Menteri Perhubungan akan dikeluarkan apabila pihak Pelindo II sudah melakukan pengerukan, sebagaimana syarat Menteri Perhubungan saat berkunjung ke pelabuhan beberapa waktu lalu. &ldquo;Kedalaman draft -6 mLWS bertujuan agar ada kapal yang lebih besar untuk masuk ke pelabuhan,&rdquo; terang Viva di Kantor KSOP, Senin (24/7). Ia menjelaskan, sejauh ini perizinan sedang dilakukan dan saat ini sedang diusulkan kemudian disesuaikan untuk meminta rekomendasi ke KSOP. Dikatakannya, izin untuk pengerukan pelabuhan diajukan kepada Dirjen Perhubungan Laut sedangkan rekomendasi diajukan kepada KSOP dan harus dilampirkan sesuai surat keputusan Menteri No 136 tahun 2015. Lanjutnya, setelah RIP turun maka akan keluar FS (Feasibility Study) untuk menentukan peruntukan pelabuhan dan dilanjut Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maka revitalisasi pelabuhan bisa dilaksanakan pembangunannya. &ldquo;Direncanakan volume pengerukan pelabuhan seluas 178 ribu meter kubik terdiri dari Dermaga Pelita, Lnggarjati, Muara jati sampai dengan alur,&rdquo; jelasnya. Dijelaskan Viva, tahapan pembangunan terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap pertama jangka pendek dengan rencana peruntukan komoditi curah kering seluas 12,2 hektar, dock yard 37 hektare, container 22,4 dengan total 71,6 hektare. Lalu tahap dua jangka menengah ditambah untuk curah kering 9 hektar, curah kering kotor 9,9 hektar seperti batu bara dan kontainer 9,65 hektar dengan total 28,55 dan terakhir jangka panjang total dari keseluruhan tahapan dengan jumlah total luasan sebesar 100,15 hektar. &ldquo;Kami pun akan terus mengawasi proses ini yang seluruhnya dilakukan oleh Pelindo II yang kemudian dari semua proses ini sesuai dengan harapan,&rdquo; tutupnya. (ver/sumber fajarnews.com). Selasa, 25 Juli 2017http://beritatrans.com/2017/07/25/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhancirebon/' border='0' /></a> <p>CIREBON (BeritaTrans.com) &ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan (Menhub). Draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya.</p> <p>Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Cirebon untuk diteruskan ke kantor pusat PT Pelindo II dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai.</p> <p>Kasie Keselamatan Lalu lintas KSOP Pelabuhan Cirebon , Viva mengatakan, RIP yang sudah ditanda tangani oleh Menteri Perhubungan akan dikeluarkan apabila pihak Pelindo II sudah melakukan pengerukan, sebagaimana syarat Menteri Perhubungan saat berkunjung ke pelabuhan beberapa waktu lalu.</p> <p>&ldquo;Kedalaman draft -6 mLWS bertujuan agar ada kapal yang lebih besar untuk masuk ke pelabuhan,&rdquo; terang Viva di Kantor KSOP, Senin (24/7).</p> <p>Ia menjelaskan, sejauh ini perizinan sedang dilakukan dan saat ini sedang diusulkan kemudian disesuaikan untuk meminta rekomendasi ke KSOP.</p> <p>Dikatakannya, izin untuk pengerukan pelabuhan diajukan kepada Dirjen Perhubungan Laut sedangkan rekomendasi diajukan kepada KSOP dan harus dilampirkan sesuai surat keputusan Menteri No 136 tahun 2015.</p> <p>Lanjutnya, setelah RIP turun maka akan keluar FS (Feasibility Study) untuk menentukan peruntukan pelabuhan dan dilanjut Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maka revitalisasi pelabuhan bisa dilaksanakan pembangunannya.</p> <p>&ldquo;Direncanakan volume pengerukan pelabuhan seluas 178 ribu meter kubik terdiri dari Dermaga Pelita, Lnggarjati, Muara jati sampai dengan alur,&rdquo; jelasnya.</p> <p>Dijelaskan Viva, tahapan pembangunan terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap pertama jangka pendek dengan rencana peruntukan komoditi curah kering seluas 12,2 hektar, dock yard 37 hektare, container 22,4 dengan total 71,6 hektare.</p> <p>Lalu tahap dua jangka menengah ditambah untuk curah kering 9 hektar, curah kering kotor 9,9 hektar seperti batu bara dan kontainer 9,65 hektar dengan total 28,55 dan terakhir jangka panjang total dari keseluruhan tahapan dengan jumlah total luasan sebesar 100,15 hektar.</p> <p>&ldquo;Kami pun akan terus mengawasi proses ini yang seluruhnya dilakukan oleh Pelindo II yang kemudian dari semua proses ini sesuai dengan harapan,&rdquo; tutupnya. (ver/sumber fajarnews.com).</p> <p><span>Selasa, 25 Juli 2017</span><br />http://beritatrans.com/2017/07/25/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhancirebon/</p> <p><a title='CIREBON (BeritaTrans.com) &ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan (Menhub). Draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya. Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Cirebon untuk diteruskan ke kantor pusat PT Pelindo II dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai. Kasie Keselamatan Lalu lintas KSOP Pelabuhan Cirebon , Viva mengatakan, RIP yang sudah ditanda tangani oleh Menteri Perhubungan akan dikeluarkan apabila pihak Pelindo II sudah melakukan pengerukan, sebagaimana syarat Menteri Perhubungan saat berkunjung ke pelabuhan beberapa waktu lalu. &ldquo;Kedalaman draft -6 mLWS bertujuan agar ada kapal yang lebih besar untuk masuk ke pelabuhan,&rdquo; terang Viva di Kantor KSOP, Senin (24/7). Ia menjelaskan, sejauh ini perizinan sedang dilakukan dan saat ini sedang diusulkan kemudian disesuaikan untuk meminta rekomendasi ke KSOP. Dikatakannya, izin untuk pengerukan pelabuhan diajukan kepada Dirjen Perhubungan Laut sedangkan rekomendasi diajukan kepada KSOP dan harus dilampirkan sesuai surat keputusan Menteri No 136 tahun 2015. Lanjutnya, setelah RIP turun maka akan keluar FS (Feasibility Study) untuk menentukan peruntukan pelabuhan dan dilanjut Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maka revitalisasi pelabuhan bisa dilaksanakan pembangunannya. &ldquo;Direncanakan volume pengerukan pelabuhan seluas 178 ribu meter kubik terdiri dari Dermaga Pelita, Lnggarjati, Muara jati sampai dengan alur,&rdquo; jelasnya. Dijelaskan Viva, tahapan pembangunan terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap pertama jangka pendek dengan rencana peruntukan komoditi curah kering seluas 12,2 hektar, dock yard 37 hektare, container 22,4 dengan total 71,6 hektare. Lalu tahap dua jangka menengah ditambah untuk curah kering 9 hektar, curah kering kotor 9,9 hektar seperti batu bara dan kontainer 9,65 hektar dengan total 28,55 dan terakhir jangka panjang total dari keseluruhan tahapan dengan jumlah total luasan sebesar 100,15 hektar. &ldquo;Kami pun akan terus mengawasi proses ini yang seluruhnya dilakukan oleh Pelindo II yang kemudian dari semua proses ini sesuai dengan harapan,&rdquo; tutupnya. (ver/sumber fajarnews.com). Selasa, 25 Juli 2017http://beritatrans.com/2017/07/25/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhancirebon/' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhan-cirebon-894.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhan-cirebon-894.html --25TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/menhub-teken-rencana-induk-pelabuhan-cirebon-894.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Pacu Infrastruktur Kepelabuhan, IPC Ajak BUMN Tingkatkan Kolaborasi <p><a title='Bisnis.com,&nbsp;JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II mengajak lintas badan usaha milik negara (BUMN) meningkatkan kolaborasi, salah satunya guna mengatasi tantangan pada bisnis kepelabuhanan, terutama untuk program pengembangan infrastruktur. Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II Saptono R. Irianto mengatakan pada pembukaan acara BUMN Marketeers Club pihaknya siap menjadi tuan rumah agenda tersebut. "Banyak gagasan baru dan potensi yang bisa dikembangkan dari pertemuan seperti ini. IPC selaku tuan rumah kali ini menyambut baik animo jajaran direksi BUMN untuk dapat hadir dan menyaksikan improvement yang dilakukan IPC di Pelabuhan Tanjung Priok," tutur Saptono melalui siaran pers, Rabu (26/7/2017). Menurut Saptono ada beberapa tantangan pada bisnis kepelabuhanan yakni program pengembangan infrastruktur. Soft infrastructure dilakukan Pelindo II dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), peningkatan sisi operasional, pelayanan operasi 24/7, dan penggunaan teknologi informasi (ICT). Sementara itu untuk hard infrastructure, dapat dilakukan dengan pengadaan alat bongkar muat baru, peningkatan fasilitas existing, optimasi dan rekonfigurasi lahan dan pengembangan pelabuhan baru. "Pelindo II berkomitmen terus mengembangkan potensi dan memaksimalkan performansi perusahaan dengan cara-cara yang baik dan positif, salah satunya melalui kegiatan seperti ini," jelas Saptono. Saptono mengatakan dengan bantuan pakar Hermawan Kertajaya, Pelindo II memiliki program dan inovasi bidang komersial dan pengembangan usaha dengan milestone tercapai peningkatan bisnis perusahaan pada 2017 (face enhancement). Dengan peningkatan bisnis perusahaan dan pola komersial yang tepat, Saptono berharap Pelindo II menjadi perusahaan berkinerja tinggi pada 2018. "Selanjutnya, performa perusahaan bisa menjadi superior secara berkesinambungan pada 2019. Akhirnya, Pelindo II bisa menjadi perusahaan bekinerja kelas dunia atau fase world class pada 2020." Gloria Fransisca Katharina Lawi26 Juli&nbsp;2017&nbsp;07:57 WIBhttp://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675018/pacu-infrastruktur-kepelabuhan-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi &nbsp;' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/pacu-infrastruktur-kepelabuhan,-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi-893.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Pacu Infrastruktur Kepelabuhan, IPC Ajak BUMN Tingkatkan Kolaborasi - Bisnis.com,&nbsp;JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II mengajak lintas badan usaha milik negara (BUMN) meningkatkan kolaborasi, salah satunya guna mengatasi tantangan pada bisnis kepelabuhanan, terutama untuk program pengembangan infrastruktur. Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II Saptono R. Irianto mengatakan pada pembukaan acara BUMN Marketeers Club pihaknya siap menjadi tuan rumah agenda tersebut. "Banyak gagasan baru dan potensi yang bisa dikembangkan dari pertemuan seperti ini. IPC selaku tuan rumah kali ini menyambut baik animo jajaran direksi BUMN untuk dapat hadir dan menyaksikan improvement yang dilakukan IPC di Pelabuhan Tanjung Priok," tutur Saptono melalui siaran pers, Rabu (26/7/2017). Menurut Saptono ada beberapa tantangan pada bisnis kepelabuhanan yakni program pengembangan infrastruktur. Soft infrastructure dilakukan Pelindo II dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), peningkatan sisi operasional, pelayanan operasi 24/7, dan penggunaan teknologi informasi (ICT). Sementara itu untuk hard infrastructure, dapat dilakukan dengan pengadaan alat bongkar muat baru, peningkatan fasilitas existing, optimasi dan rekonfigurasi lahan dan pengembangan pelabuhan baru. "Pelindo II berkomitmen terus mengembangkan potensi dan memaksimalkan performansi perusahaan dengan cara-cara yang baik dan positif, salah satunya melalui kegiatan seperti ini," jelas Saptono. Saptono mengatakan dengan bantuan pakar Hermawan Kertajaya, Pelindo II memiliki program dan inovasi bidang komersial dan pengembangan usaha dengan milestone tercapai peningkatan bisnis perusahaan pada 2017 (face enhancement). Dengan peningkatan bisnis perusahaan dan pola komersial yang tepat, Saptono berharap Pelindo II menjadi perusahaan berkinerja tinggi pada 2018. "Selanjutnya, performa perusahaan bisa menjadi superior secara berkesinambungan pada 2019. Akhirnya, Pelindo II bisa menjadi perusahaan bekinerja kelas dunia atau fase world class pada 2020." Gloria Fransisca Katharina Lawi26 Juli&nbsp;2017&nbsp;07:57 WIBhttp://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675018/pacu-infrastruktur-kepelabuhan-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi &nbsp;' border='0' /></a> <p><span>Bisnis.com,</span>&nbsp;JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II mengajak lintas badan usaha milik negara (BUMN) meningkatkan kolaborasi, salah satunya guna mengatasi tantangan pada bisnis kepelabuhanan, terutama untuk program pengembangan infrastruktur.</p> <p>Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II Saptono R. Irianto mengatakan pada pembukaan acara BUMN Marketeers Club pihaknya siap menjadi tuan rumah agenda tersebut.</p> <p>"Banyak gagasan baru dan potensi yang bisa dikembangkan dari pertemuan seperti ini. IPC selaku tuan rumah kali ini menyambut baik animo jajaran direksi BUMN untuk dapat hadir dan menyaksikan improvement yang dilakukan IPC di Pelabuhan Tanjung Priok," tutur Saptono melalui siaran pers, Rabu (26/7/2017).</p> <p>Menurut Saptono ada beberapa tantangan pada bisnis kepelabuhanan yakni program pengembangan infrastruktur.</p> <p>Soft infrastructure dilakukan Pelindo II dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), peningkatan sisi operasional, pelayanan operasi 24/7, dan penggunaan teknologi informasi (ICT).</p> <p>Sementara itu untuk hard infrastructure, dapat dilakukan dengan pengadaan alat bongkar muat baru, peningkatan fasilitas existing, optimasi dan rekonfigurasi lahan dan pengembangan pelabuhan baru.</p> <p>"Pelindo II berkomitmen terus mengembangkan potensi dan memaksimalkan performansi perusahaan dengan cara-cara yang baik dan positif, salah satunya melalui kegiatan seperti ini," jelas Saptono.</p> <p>Saptono mengatakan dengan bantuan pakar Hermawan Kertajaya, Pelindo II memiliki program dan inovasi bidang komersial dan pengembangan usaha dengan milestone tercapai peningkatan bisnis perusahaan pada 2017 (face enhancement).</p> <p>Dengan peningkatan bisnis perusahaan dan pola komersial yang tepat, Saptono berharap Pelindo II menjadi perusahaan berkinerja tinggi pada 2018. "Selanjutnya, performa perusahaan bisa menjadi superior secara berkesinambungan pada 2019. Akhirnya, Pelindo II bisa menjadi perusahaan bekinerja kelas dunia atau fase world class pada 2020."</p> <p><span>Gloria Fransisca Katharina Lawi<br /></span><span style="font-size: 13px;">26 Juli&nbsp;</span><span style="font-size: 13px;">2017&nbsp;</span><span style="font-size: 13px;">07:57 WIB<br /></span><span style="font-size: 13px;">http://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675018/pacu-infrastruktur-kepelabuhan-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi</span></p> <div><span><br /></span></div> <p>&nbsp;</p> <p><a title='Bisnis.com,&nbsp;JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II mengajak lintas badan usaha milik negara (BUMN) meningkatkan kolaborasi, salah satunya guna mengatasi tantangan pada bisnis kepelabuhanan, terutama untuk program pengembangan infrastruktur. Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II Saptono R. Irianto mengatakan pada pembukaan acara BUMN Marketeers Club pihaknya siap menjadi tuan rumah agenda tersebut. "Banyak gagasan baru dan potensi yang bisa dikembangkan dari pertemuan seperti ini. IPC selaku tuan rumah kali ini menyambut baik animo jajaran direksi BUMN untuk dapat hadir dan menyaksikan improvement yang dilakukan IPC di Pelabuhan Tanjung Priok," tutur Saptono melalui siaran pers, Rabu (26/7/2017). Menurut Saptono ada beberapa tantangan pada bisnis kepelabuhanan yakni program pengembangan infrastruktur. Soft infrastructure dilakukan Pelindo II dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), peningkatan sisi operasional, pelayanan operasi 24/7, dan penggunaan teknologi informasi (ICT). Sementara itu untuk hard infrastructure, dapat dilakukan dengan pengadaan alat bongkar muat baru, peningkatan fasilitas existing, optimasi dan rekonfigurasi lahan dan pengembangan pelabuhan baru. "Pelindo II berkomitmen terus mengembangkan potensi dan memaksimalkan performansi perusahaan dengan cara-cara yang baik dan positif, salah satunya melalui kegiatan seperti ini," jelas Saptono. Saptono mengatakan dengan bantuan pakar Hermawan Kertajaya, Pelindo II memiliki program dan inovasi bidang komersial dan pengembangan usaha dengan milestone tercapai peningkatan bisnis perusahaan pada 2017 (face enhancement). Dengan peningkatan bisnis perusahaan dan pola komersial yang tepat, Saptono berharap Pelindo II menjadi perusahaan berkinerja tinggi pada 2018. "Selanjutnya, performa perusahaan bisa menjadi superior secara berkesinambungan pada 2019. Akhirnya, Pelindo II bisa menjadi perusahaan bekinerja kelas dunia atau fase world class pada 2020." Gloria Fransisca Katharina Lawi26 Juli&nbsp;2017&nbsp;07:57 WIBhttp://industri.bisnis.com/read/20170726/98/675018/pacu-infrastruktur-kepelabuhan-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi &nbsp;' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/pacu-infrastruktur-kepelabuhan,-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi-893.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/pacu-infrastruktur-kepelabuhan,-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi-893.html --26TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/pacu-infrastruktur-kepelabuhan,-ipc-ajak-bumn-tingkatkan-kolaborasi-893.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Tol Laut Pangkas Disparitas Harga Antarwilayah <p><a title='Koran Sindo -&nbsp;Pemerintah menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program tol laut sebagai bagian dari visi Poros Maritim Dunia. Konektivitas antardaerah melalui laut itu tidak hanya akan mempercepat pergerakan penduduk dan barang/komoditas, tetapi juga dapat memangkas disparitas harga. Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa tol laut salah satunya didesain untuk menciptakan ketersediaan barang di semua wilayah. Selain itu, menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkutan barang ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tol laut terintegrasi dengan program Rumah Kita yang akan mempermudah koordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholders. Untuk diketahui, program Rumah Kita merupakan sentra logistik yang dikelola sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), seperti PT Pelindo I, II, III dan Pelindo IV serta PT Pelni dan PT ASDP.Koran Sindo Hal. 1 / 26 Juli 2017 / Ichsan Amin' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/tol-laut-pangkas-disparitas-harga-antarwilayah-892.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Tol Laut Pangkas Disparitas Harga Antarwilayah - Koran Sindo -&nbsp;Pemerintah menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program tol laut sebagai bagian dari visi Poros Maritim Dunia. Konektivitas antardaerah melalui laut itu tidak hanya akan mempercepat pergerakan penduduk dan barang/komoditas, tetapi juga dapat memangkas disparitas harga. Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa tol laut salah satunya didesain untuk menciptakan ketersediaan barang di semua wilayah. Selain itu, menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkutan barang ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tol laut terintegrasi dengan program Rumah Kita yang akan mempermudah koordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholders. Untuk diketahui, program Rumah Kita merupakan sentra logistik yang dikelola sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), seperti PT Pelindo I, II, III dan Pelindo IV serta PT Pelni dan PT ASDP.Koran Sindo Hal. 1 / 26 Juli 2017 / Ichsan Amin' border='0' /></a> <p><span><span>Koran Sindo -&nbsp;</span>Pemerintah menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program tol laut sebagai bagian dari visi Poros Maritim Dunia. Konektivitas antardaerah melalui laut itu tidak hanya akan mempercepat pergerakan penduduk dan barang/komoditas, tetapi juga dapat memangkas disparitas harga. Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa tol laut salah satunya didesain untuk menciptakan ketersediaan barang di semua wilayah. Selain itu, menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkutan barang ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tol laut terintegrasi dengan program Rumah Kita yang akan mempermudah koordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholders. Untuk diketahui, program Rumah Kita merupakan sentra logistik yang dikelola sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), seperti PT Pelindo I, II, III dan Pelindo IV serta PT Pelni dan PT ASDP.</span><br /><br /><span>Koran Sindo Hal. 1 / 26 Juli 2017 / Ichsan Amin</span></p> <p><a title='Koran Sindo -&nbsp;Pemerintah menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program tol laut sebagai bagian dari visi Poros Maritim Dunia. Konektivitas antardaerah melalui laut itu tidak hanya akan mempercepat pergerakan penduduk dan barang/komoditas, tetapi juga dapat memangkas disparitas harga. Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa tol laut salah satunya didesain untuk menciptakan ketersediaan barang di semua wilayah. Selain itu, menjamin kelangsungan pelayanan penyelenggaraan angkutan barang ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tol laut terintegrasi dengan program Rumah Kita yang akan mempermudah koordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholders. Untuk diketahui, program Rumah Kita merupakan sentra logistik yang dikelola sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), seperti PT Pelindo I, II, III dan Pelindo IV serta PT Pelni dan PT ASDP.Koran Sindo Hal. 1 / 26 Juli 2017 / Ichsan Amin' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/tol-laut-pangkas-disparitas-harga-antarwilayah-892.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/tol-laut-pangkas-disparitas-harga-antarwilayah-892.html --26TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/tol-laut-pangkas-disparitas-harga-antarwilayah-892.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Rencana Induk Pelabuhan Cirebon Sudah Ditandatangani Menhub <p><a title='radarcirebon.com,&nbsp;CIREBON&nbsp;&ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan. Informasi yang dihimpun&nbsp;Radar Cirebon, draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya. Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II untuk diteruskan ke PT Pelindo pusat dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai. Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon, Danny Jaelani membenarkan informasi ini. Bahkan Kepala KSOP, Rivolindo, sudah memberitahukan perkembangan terbaru kepada internal. &ldquo;Kepala KSOP sudah memberitahu saya kalau RIP sudah ditandatangani Menteri Perhubungan,&rdquo; kata Danny, kepada&nbsp;Radar Cirebon. Menurutnya, bola saat ini ada di tangan PT Pelindo. Setelah itu diturunkan ke PT Pelindo II Cabang Cirebon. Bila IMB dan amdal beres,&nbsp;master plan&nbsp;RIP bisa dijalankan. Sayangnya, Manager Operasional PT Pelindo II Cabang Cirebon, Yossy Marciano enggan berkomentar banyak. Ia malah meminta wartawan mengonfirmasi KSOP perihal kabar ini. &ldquo;Tanyakan ke KSOP dulu supaya lebih lengkap,&rdquo; katanya.&nbsp;(abd) Selasa, 25 Juli 2017 07:35 WIBhttps://www.radarcirebon.com/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub-891.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Rencana Induk Pelabuhan Cirebon Sudah Ditandatangani Menhub - radarcirebon.com,&nbsp;CIREBON&nbsp;&ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan. Informasi yang dihimpun&nbsp;Radar Cirebon, draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya. Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II untuk diteruskan ke PT Pelindo pusat dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai. Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon, Danny Jaelani membenarkan informasi ini. Bahkan Kepala KSOP, Rivolindo, sudah memberitahukan perkembangan terbaru kepada internal. &ldquo;Kepala KSOP sudah memberitahu saya kalau RIP sudah ditandatangani Menteri Perhubungan,&rdquo; kata Danny, kepada&nbsp;Radar Cirebon. Menurutnya, bola saat ini ada di tangan PT Pelindo. Setelah itu diturunkan ke PT Pelindo II Cabang Cirebon. Bila IMB dan amdal beres,&nbsp;master plan&nbsp;RIP bisa dijalankan. Sayangnya, Manager Operasional PT Pelindo II Cabang Cirebon, Yossy Marciano enggan berkomentar banyak. Ia malah meminta wartawan mengonfirmasi KSOP perihal kabar ini. &ldquo;Tanyakan ke KSOP dulu supaya lebih lengkap,&rdquo; katanya.&nbsp;(abd) Selasa, 25 Juli 2017 07:35 WIBhttps://www.radarcirebon.com/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub.html' border='0' /></a> <p><strong><span>radarcirebon.com,&nbsp;</span>CIREBON&nbsp;</strong>&ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan. Informasi yang dihimpun&nbsp;<em>Radar Cirebon</em>, draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya.</p> <p>Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II untuk diteruskan ke PT Pelindo pusat dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai.</p> <p>Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon, Danny Jaelani membenarkan informasi ini. Bahkan Kepala KSOP, Rivolindo, sudah memberitahukan perkembangan terbaru kepada internal.</p> <p>&ldquo;Kepala KSOP sudah memberitahu saya kalau RIP sudah ditandatangani Menteri Perhubungan,&rdquo; kata Danny, kepada&nbsp;<em>Radar Cirebon</em>.</p> <p>Menurutnya, bola saat ini ada di tangan PT Pelindo. Setelah itu diturunkan ke PT Pelindo II Cabang Cirebon. Bila IMB dan amdal beres,&nbsp;<em>master plan&nbsp;</em>RIP bisa dijalankan.</p> <p>Sayangnya, Manager Operasional PT Pelindo II Cabang Cirebon, Yossy Marciano enggan berkomentar banyak. Ia malah meminta wartawan mengonfirmasi KSOP perihal kabar ini. &ldquo;Tanyakan ke KSOP dulu supaya lebih lengkap,&rdquo; katanya.&nbsp;<strong>(abd)</strong></p> <p><span>Selasa, 25 Juli 2017 07:35 WIB</span><br />https://www.radarcirebon.com/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub.html</p> <p><a title='radarcirebon.com,&nbsp;CIREBON&nbsp;&ndash; Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Cirebon akhirnya rampung ditandatangani Menteri Perhubungan. Informasi yang dihimpun&nbsp;Radar Cirebon, draf pengembangan pelabuhan itu sudah menuntaskan proses administrasinya. Dokumen induk tersebut sudah di tangan PT Pelindo II untuk diteruskan ke PT Pelindo pusat dan merampungkan izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis dampak lingkungan (amdal). Setelah itu, pekerjaan fisik dan pengembangan pelabuhan sudah bisa dimulai. Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon, Danny Jaelani membenarkan informasi ini. Bahkan Kepala KSOP, Rivolindo, sudah memberitahukan perkembangan terbaru kepada internal. &ldquo;Kepala KSOP sudah memberitahu saya kalau RIP sudah ditandatangani Menteri Perhubungan,&rdquo; kata Danny, kepada&nbsp;Radar Cirebon. Menurutnya, bola saat ini ada di tangan PT Pelindo. Setelah itu diturunkan ke PT Pelindo II Cabang Cirebon. Bila IMB dan amdal beres,&nbsp;master plan&nbsp;RIP bisa dijalankan. Sayangnya, Manager Operasional PT Pelindo II Cabang Cirebon, Yossy Marciano enggan berkomentar banyak. Ia malah meminta wartawan mengonfirmasi KSOP perihal kabar ini. &ldquo;Tanyakan ke KSOP dulu supaya lebih lengkap,&rdquo; katanya.&nbsp;(abd) Selasa, 25 Juli 2017 07:35 WIBhttps://www.radarcirebon.com/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub.html' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub-891.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub-891.html --25TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/rencana-induk-pelabuhan-cirebon-sudah-ditandatangani-menhub-891.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Kapal Perang China Bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok <p><a title='sindonews.com,&nbsp;JAKARTA&nbsp;- Kapal Perang Angkatan Laut China Deng Jiaxian-874 tiba di Jakarta dan bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Kedatangan kapal perang jenis kapal survei dengan Komandan Kapal Commander Bao Yang dalam rangka Technical Port Calling tersebut, disambut Asops Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Teddie Bernard Hernawan.Kadispen Lantamal III Jakarta, Mayor Laut Ign M Pundjung mengatakan, kedatangan kapal perang China ini dilakukan penyambutan dan dimeriahkan dengan tari-tarian daerah Jawa Barat."Serta pengalungan rangkaian bunga melati kepada Komandan Kapal Deng Jiaxian," kata M Pundjung, dalam siaran pers, Minggu (23/7/2017).Kemudian kata Pundjung, dilanjutkan penyerahan plakat dari Komandan Kapal kepada Asops Danlantamal III dan diakhiri dengan kunjungan ke atas kapal survei Deng Jiaxian-874.Kapal ini memiliki karakteristik panjang 129,35 meter, lebar 17 meter, draf 8,1 meter, berat 6.025 ton dan jumlah ABK 149 orang. Kapal perang China ini sandar di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok hingga 26 Juli 2017 mendatang. Isra Triansyah Minggu, 23 Juli 2017 - 18:58 WIBhttps://nasional.sindonews.com/read/1223271/14/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-1500811072' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-890.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Kapal Perang China Bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok - sindonews.com,&nbsp;JAKARTA&nbsp;- Kapal Perang Angkatan Laut China Deng Jiaxian-874 tiba di Jakarta dan bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Kedatangan kapal perang jenis kapal survei dengan Komandan Kapal Commander Bao Yang dalam rangka Technical Port Calling tersebut, disambut Asops Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Teddie Bernard Hernawan.Kadispen Lantamal III Jakarta, Mayor Laut Ign M Pundjung mengatakan, kedatangan kapal perang China ini dilakukan penyambutan dan dimeriahkan dengan tari-tarian daerah Jawa Barat."Serta pengalungan rangkaian bunga melati kepada Komandan Kapal Deng Jiaxian," kata M Pundjung, dalam siaran pers, Minggu (23/7/2017).Kemudian kata Pundjung, dilanjutkan penyerahan plakat dari Komandan Kapal kepada Asops Danlantamal III dan diakhiri dengan kunjungan ke atas kapal survei Deng Jiaxian-874.Kapal ini memiliki karakteristik panjang 129,35 meter, lebar 17 meter, draf 8,1 meter, berat 6.025 ton dan jumlah ABK 149 orang. Kapal perang China ini sandar di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok hingga 26 Juli 2017 mendatang. Isra Triansyah Minggu, 23 Juli 2017 - 18:58 WIBhttps://nasional.sindonews.com/read/1223271/14/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-1500811072' border='0' /></a> <p><strong><span>sindonews.com,&nbsp;</span>JAKARTA</strong><span>&nbsp;- Kapal Perang Angkatan Laut China Deng Jiaxian-874 tiba di Jakarta dan bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.</span><br /><br /><span>Kedatangan kapal perang jenis kapal survei dengan Komandan Kapal Commander Bao Yang dalam rangka Technical Port Calling tersebut, disambut Asops Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Teddie Bernard Hernawan.</span><br /><br /><span>Kadispen Lantamal III Jakarta, Mayor Laut Ign M Pundjung mengatakan, kedatangan kapal perang China ini dilakukan penyambutan dan dimeriahkan dengan tari-tarian daerah Jawa Barat.</span><br /><br /><span>"Serta pengalungan rangkaian bunga melati kepada Komandan Kapal Deng Jiaxian," kata M Pundjung, dalam siaran pers, Minggu (23/7/2017).</span><br /><br /><span>Kemudian kata Pundjung, dilanjutkan penyerahan plakat dari Komandan Kapal kepada Asops Danlantamal III dan diakhiri dengan kunjungan ke atas kapal survei Deng Jiaxian-874.</span><br /><br /><span>Kapal ini memiliki karakteristik panjang 129,35 meter, lebar 17 meter, draf 8,1 meter, berat 6.025 ton dan jumlah ABK 149 orang. Kapal perang China ini sandar di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok hingga 26 Juli 2017 mendatang</span><strong>.<br /><br /></strong></p> <div class="reporter"> <p class="author"><span><a rel="author" href="https://index.sindonews.com/blog/2333/isra-triansyah">Isra Triansyah</a></span></p> </div> <p>Minggu, 23 Juli 2017 - 18:58 WIB<br />https://nasional.sindonews.com/read/1223271/14/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-1500811072</p> <p><a title='sindonews.com,&nbsp;JAKARTA&nbsp;- Kapal Perang Angkatan Laut China Deng Jiaxian-874 tiba di Jakarta dan bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Kedatangan kapal perang jenis kapal survei dengan Komandan Kapal Commander Bao Yang dalam rangka Technical Port Calling tersebut, disambut Asops Danlantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Teddie Bernard Hernawan.Kadispen Lantamal III Jakarta, Mayor Laut Ign M Pundjung mengatakan, kedatangan kapal perang China ini dilakukan penyambutan dan dimeriahkan dengan tari-tarian daerah Jawa Barat."Serta pengalungan rangkaian bunga melati kepada Komandan Kapal Deng Jiaxian," kata M Pundjung, dalam siaran pers, Minggu (23/7/2017).Kemudian kata Pundjung, dilanjutkan penyerahan plakat dari Komandan Kapal kepada Asops Danlantamal III dan diakhiri dengan kunjungan ke atas kapal survei Deng Jiaxian-874.Kapal ini memiliki karakteristik panjang 129,35 meter, lebar 17 meter, draf 8,1 meter, berat 6.025 ton dan jumlah ABK 149 orang. Kapal perang China ini sandar di Dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok hingga 26 Juli 2017 mendatang. Isra Triansyah Minggu, 23 Juli 2017 - 18:58 WIBhttps://nasional.sindonews.com/read/1223271/14/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-1500811072' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-890.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-890.html --23TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/kapal-perang-china-bersandar-di-pelabuhan-tanjung-priok-890.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML Berita Foto: Aktivitas Pelabuhan Sunda Kelapa <p><a title='Suara Pembaruan -&nbsp;(Berita Foto) Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/7). Pelabuhan Sunda Kelapa masih menjadi pelabuhan yang tersibuk untuk aktifitas bongkar muat barang-barang dagangan. Pelabuhan tersebut bahkan melayani pengiriman produk-produk otomotif meskipun pelabuhan ini masuk dalam bangunan cagar budaya.Suara Pembaruan Hal. 28 / 22 Juli 2017 / Emral' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/berita-foto;-aktivitas-pelabuhan-sunda-kelapa-889.html'> <img src='../content_images/' width='100' align='left' title='Berita Foto: Aktivitas Pelabuhan Sunda Kelapa - Suara Pembaruan -&nbsp;(Berita Foto) Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/7). Pelabuhan Sunda Kelapa masih menjadi pelabuhan yang tersibuk untuk aktifitas bongkar muat barang-barang dagangan. Pelabuhan tersebut bahkan melayani pengiriman produk-produk otomotif meskipun pelabuhan ini masuk dalam bangunan cagar budaya.Suara Pembaruan Hal. 28 / 22 Juli 2017 / Emral' border='0' /></a> <p><span>Suara Pembaruan -&nbsp;</span><span>(Berita Foto) Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/7). Pelabuhan Sunda Kelapa masih menjadi pelabuhan yang tersibuk untuk aktifitas bongkar muat barang-barang dagangan. Pelabuhan tersebut bahkan melayani pengiriman produk-produk otomotif meskipun pelabuhan ini masuk dalam bangunan cagar budaya.</span><br /><br /><span>Suara Pembaruan Hal. 28 / 22 Juli 2017 / Emral</span></p> <p><a title='Suara Pembaruan -&nbsp;(Berita Foto) Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/7). Pelabuhan Sunda Kelapa masih menjadi pelabuhan yang tersibuk untuk aktifitas bongkar muat barang-barang dagangan. Pelabuhan tersebut bahkan melayani pengiriman produk-produk otomotif meskipun pelabuhan ini masuk dalam bangunan cagar budaya.Suara Pembaruan Hal. 28 / 22 Juli 2017 / Emral' target='_blank' href='http://www.indonesiaport.co.id/news/berita-foto;-aktivitas-pelabuhan-sunda-kelapa-889.html'>Read More</a> </p> <br clear='all'/> http://www.indonesiaport.co.id/news/berita-foto;-aktivitas-pelabuhan-sunda-kelapa-889.html --22TJuly::00+07:00 AP http://www.indonesiaport.co.id/news/berita-foto;-aktivitas-pelabuhan-sunda-kelapa-889.html PT. Pelabuhan Indonesia II | Indonesia Port Corporation II HTML