Terminal Mobil Tanjung Priok

Home » Cabang & Anak Perusahaan » Terminal Mobil Tanjung Priok

Terminal Mobil Tanjung Priok


Tanjung Priok yang mulai beroperasi pada tahun 1877 merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk sekaligus pelabuhan utama di Indonesia. Pelabuhan ini senantiasa dikembangkan agar bisa menjalankan fungsinya dengan semakin baik sebagai logistics center, meningkatkan daya saing industri dan perdagangan serta merangsang investasi di Indonesia.


Kebutuhan Fasilitas Car Terminal

Pertumbuhan arus bongkar muat kendaraan baik antar pulau maupun internasional di Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Realisasi bongkar muat kendaraan tahun 2005 sebesar 141.871 unit kendaraan (398 kapal) lebih dari dua kali lipat realisasi tahun 2000 sebesar 55.204 unit kendaraan (170 kapal). Diproyeksikan arus bongkar muat kendaraan akan mencapai 830.316 unit pada tahun 2012 (Berdasarkan Feasibility Study on The Automobile Terminal Development as the Urgent Rehabilitation PRojects for Tanjung Priok Port oleh PCI Tokyo – Jepan). Dengan demikian pengadaan dasilitas terminal khusus untuk pelayanan kegiatan bongkar muat kendaraan (car terminal) merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. 

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT (Persero) Pelabuhan Indonesia II membangun Tanjung Priok Car Terminal. Tanjung Priok Car Terminal (TPT) menjadi terminal baru yang hadir untuk memberikan kemudahan dan mendorong peningkatan arus ekspor impor dan bongkar muat kendaraan di masa mendatang.


Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Terminal

Pemancangan tiang pertama pembangunan TPT dilaksanakan oleh MEnteri Negara BUMN dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2006. Rancangan car terminal mengacu pada standar ISPS Code, diamankan dengan tembok betok keliling 3 m dan double layer plastic dust insulation dences, serta dilengkapi dengan kamera CCTV. Jangka waktu pengerjaan proyek ini semula direncanakan hingga bulan Februari 2008, tetapi dapat diselesaikan lebih cepat.

TPT diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada tanggal 28 November 2007. TPT dioperasikan oleh PT (Persero) Pelabuhan INdonesia II dan dikhususkan untuk menangani kapal kendaraan atau kapal Ro-Ro. Penataan dermaga direncanakan dan dilaksanakan dengan sistem berth-window. SEluruh operasi didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi modern secara elektronik, termasuk identifikasi barang dengan barcode.


Rencana Pengembangan di Masa Mendatang

Struktur gedung parkir TPT dirancang untuk dapat dikembangkan menjadi gedung lima lantai sehingga dapat menambah kapasitas parkir sebanyak 900 unit. Selain itu, di sisi barat Tanjung Priok Car Terminal masih terdapat area seluas 22 Ha untuk pengembangan di masa mendatang. Pengembangan Tanjung Priok Car Terminal akan dilakukan seiring dengan kebutuhan dan pertumbuhan arus kendaraan melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

TPT menangani kargo internasional seperti mobil, alat berat, sparepart dan sejenisnya. UNtuk penanganan mobil, TPT memiliki kecepatan muat kira-kira 220 unit/jam dan kecepatan bongkar sekitar 280 unit/jam.

Manfaat Bagi Perekonomian Nasional

TPT sebagai terminal khusus yang menangani kendaraan diproyeksikan untuk menghasilkan efisiensi operasional dengan pelayanan bongkar muat kendaraan secara terintegrasi. TPT hadir sebagai upaya mengantisipasi pertumbuhan arus bongkar muat kendaraan mengingat pesatnya pertumbuhan selama 5 (lima) tahun terakhir.

Secara makro, TPT diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional termasuk mendukung pengembangan industri otomotif nasional, meningkatkan volume ekspor kendaraan, serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja secara umum.


Key Facts Tanjung Priok Car Terminal

Luas lahan total / Total Area: 7,38 Ha

Lahan parkir / Yard:

Lahan A / Yard A 1,8 Ha: Konstruksi paving block / paving block construction.

Lahan B / Yard B 1,5 Ha: Konstruksi aspal / asphalt construction

Lahan C / Yard C 1,7 Ha: Konstruksi paving block / paving block construction

Gedung parkir (3 lantai) / Car Park building (3 storeys): 184 m x 52 m, dilengkapi fasilitas ruang tunggu sopir / equipped with waiting room for drives on every floor.

Dermaga / Berth: 308 m

Alur / Channel: -10 mLWS

Kolam / Basin: -12 mLWS

Kapasitas car terminal / Car terminal capacity: +- 350.000 unit kendaraan per tahun / units per annum

Kantor manajement / Management office: 756 m2 (18 m x 42 m)

(Lantai 2 gedung car wash / 2nd floor of car wash building)

Mesin cuci mobil otomatis / Automatic car wash: 3 unit dengan kapasitas 45 unit kendaraan/jam/unit

(lantai 1 gedung car wash / 1st floor of car wash building)

Workshop / Workshop: 2 jalur / lanes (180 m2 / sqm)

Lantai 1 gedung car wash / 1st floor of car wash building)

Gerbang Masuk/Keluar / Gate In/Out: 6 units

Pagar debu / Double plastic dust insulation fences: 240m panjang / long, 25 m tinggi/high




Share :