NewPriok telah mendapatkan izin Amdal dari Kementrian Lingkungan Hidup

Home » Berita Terkini » Tanjung Priok







Jakarta, 3 Januari 2013  – PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau yang sekarang dikenal dengan Indonesia Port Corporation (IPC) secara resmi telah menerima ijin Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)  dari Kementerian Lingkungan Hidup.

 

Dengan dikeluarkannya SK Menteri Lingkungan Hidup nomor 293 tahun 2012 tentang izin lingkungan pembangunan dan pengoperasian terminal Kalibaru maka IPC  akan segera melaksanakan Groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan terminal Kalibaru.

Rencana induk pembangunan New Priok tahap 1, terdiri dari tiga container terminal serta dua terminal bahan bakar minyak dan gas. Pelabuhan ini didesain dengan kedalaman draft hingga -20 mLWS dengan tahap pertama akan dilakukan pengerukan sedalam -16 mLWS, dan alur pelayaran dua arah selebar hampir 300 meter untuk mempercepat arus kedatangan dan keberangkatan kapal. Pada tahap1 ini, pelabuhan akan dibangun di atas lahan seluas 195 hektar dengan panjang dermaga 4.000 meter dan mampu menampung kontainer hingga 4,5 juta TEUs.

 

Seperti disebutkan sebelumnya, terminal pertama pembangunan tahap 1 ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2014. Keseluruhan pembangunan New Priok Port akan selesai pada tahun 2023 dan memiliki total kapasitas hingga 13 juta TEUs. Dapat dipastikan bahwa keberadaan New Priok Port akan mampu mendorong penguatan dan efisiensi mata rantai logistik nasional sehingga menarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dan perlu dicatat, ini adalah pembangunan pelabuhan terbesar di Indonesia.

 

New Priok Port akan memfasilitasi kapal-kapal besar seukuran EEE Class untuk bisa masuk langsung ke Indonesia tanpa perlu transshipment (Memindahkan muatan ke kapal lain, yang lebih besar/kecil) di negara lain. Dengan demikian, IPC dapat membantu para pelaku usaha dalam menekan biaya transportasi dan logistik, yang pada akhirnya akan menggerakkan perdagangan serta perekonomian di Indonesia.



Share :     





Comments (0)


No comments yet.




Share Comments


Name *
Email Address *
Comments *
Captcha *