TPK TELUK BAYUR: Proyek Selesai Akhir 2012

Home » Berita Terkini » Teluk Bayur


PADANG,  PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menargetkan pembangunan terminal peti kemas di Teluk Bayur Padang Sumatra Barat (Sumbar) selesai di akhir tahun ini.

     
R.J  Lino, Dirut PT Pelindo II, mengatakan pembangunan yang masuk dalam program pengembangan serta peningkatan pelayanan di pelabuhan Teluk Bayur, terus digenjot.
      
“Dan akhir tahun ini, terminal kontainer (petikemas) kita akan jadi,” katanya kepada Bisnis, usai penandatangan MoU dengan PT Semen Padang di hadapan Menteri BUMN, di Padang hari ini,  Minggu (1/7/2012). Menyoal alat-alat, dia mengatakan  sudah lengkap (untuk di darat), sedangkan peralatan di dermaga segera masuk di bulan Oktober.
     
“Tahun ini, 3 alat crane sudah masuk, Agustus ditambah 3 unit, dan Oktober masuk [dikirim] 4 unit lagi,” katanya.
     
Harapannya, keberadaan terminal petikemas dapat menggaet barang – barang yang tadinya dikirim lewat darat, bisa beralih ke angkutan laut (Via Teluk Bayur).
     
“Jadi barang-barang akan pindah lewat kontainer, karena di sisi cost akan lebih murah,” kata Rj Lino.
     
PT Pelindo II meng-agendakan konversi beberapa dermaga konvensional, salah satunya pelabuhan Teluk Bayur. Di pelabuhan ini, dibangun dermaga peti kemas karena aktifitas arus peti kemas sudah mendekati 50.000 TEUs (Data pihak Pelabuhan Teluk Bayur).Pembangunan terminal seluas 7 hektare, dengan lokasi area dermaga 5 – 6. Alat–alat bongkar muat pendukung berupa 3 unit Luffing Crane, dan 3 Rubber Tire Gantry Crane, siap dikirim Pelindo II ke Telukbayur. 
     
Data Pelindo II Cabang Teluk Bayur, trafik arus barang masuk terus  mengalami peningkatan dari tahun terdahulu. Untuk kargo umum, peningkatan mencapai 15 %, yakni 3.590.935 ton pada 2009 menjadi 4.021.330 ton (data tahun 2010). Arus perdagangan ekspor-impor berasal dari barang ekspor 3.734.504 ton, dan impor 286.826 ton.
     
Lonjakan arus barang melalui pelabuhan Teluk Bayur juga terlihat pada perdagangan domestik, dari sebelumnya 6.485.846 ton menjadi 7.397.841 ton. Di sisi arus barang dalam peti kemas, ikut mengalami kenaikan, yakni dari 45.517 box (2009) menjadi 47.126 box (2010).
     
Arus petikemas tadi terdiri dari petikemas isi berukuran 40” 1.225 box, ukuran 20” 30.203 box, petikemas kosong ukuran 20” 1.083 box, dan ukuran 40” sebanyak 14.615 box.
     
Sementara tahun sebelumnya, petikemas isi berukuran 40 kaki  hanya  1.273 box, ukuran 20 kaki  31.106 box, dan petikemas kosong 20 kaki sebanyak 843 box serta ukuran 40 kaki 12.295 box. (k41)

sumber : Bisnis.com 


Share :     





Comments (0)


No comments yet.




Share Comments


Name *
Email Address *
Comments *
Captcha *