burgermenu burgermenu
logo-menu-mobile
logo-menu-mobile
Ind / Eng

Dewan Komisaris

Dewan Komisaris merupakan organ IPC yang bertugas melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai IPC maupun usaha IPC, dan memberi nasihat kepada Direksi untuk kepentingan IPC, sesuai dengan maksud dan tujuan IPC

Prof. Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, CA., CPA. - Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, Kelahiran Bandung, 31 Mei 1955, berdomisili di Jakarta. Menjabat sebagai Komisaris utama berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara SK- 68/MBU/03/2020 tanggal 2 Maret 2020. Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di lingkungan IPC.

Pendidikan

  • S3 di Ilmu Ekonomi Akuntansi Universitas Padjadjaran, Bandung tahun 2005.
  • S2 di STIE IPWI Jakarta tahun 2000
  • Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran.

Karir

  • Komisarasis Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)
  • Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI
  • Komisaris Independen PT Mitra Rajasa Tbk.
  • Komisaris PT Pulau Kencana Raya (PKR)

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Kepemilikan Saham di IPC Nihil.

Nurrachman - Komisaris

Warga negara Indonesia, lahir di Klaten, 10 November 1968, berdomisili di Jakarta. Menjabat sebagai Komisaris berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. SK-391/MBU/12/2020. Saat ini tidak ada posisi bersamaan di lingkungan IPC.

Pendidikan

Memperoleh gelar Sarjana Peternakan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kemudian menamatkan pendidikan Magister Manajemen di STIE Trianandra, Klaten.

Karir

Pernah menjabat sebagai Managing Director di PT Watertec Amandira, Business Chairman of Adyawinsa Group Companies. Sebelum menjabat Komisaris Independen IPC, ia pernah menjadi Komisaris Independen di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (2015-2018) dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk (2018-2020).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Kepemilikan Saham di IPC Nihil.

D. Andhi Nirwanto - Komisaris

Warga Negara Indonesia, kelahiran Kudus, Jawa Tengah, 8 Januari 1956 (62 tahun), berdomisili di Jakarta. Menjabat sebagai Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. SK-215/MBU/10/2017 tanggal 4 Oktober 2017. Saat ini tidak ada rangkap jabatan di lingkungan IPC.

Pendidikan
Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945, Semarang, tahun 1979, Magister di Bidang Manajemen Internasional dari Institut Bisnis Indonesia (BII), Jakarta tahun 1998, Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjajaran, Bandung tahun 2015.

Karir
Pernah berkarir sebagai Jaksa selama 35 tahun dengan jabatan antara lain: Kejati Kalimantan Timur (2006-2008), Kejati DKI Jakarta (2008-2009), Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (2011-2013), Wakil Jaksa Agung (2013-2016), Plt Jaksa Agung RI (2014). Saat ini menjadi Senior Advisor Santosa Hospital, Bandung (2016-sekarang), Komisaris PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) (2017-sekarang), Dosen Program Magister/Doktor Ilmu Hukum UNTAG, Semarang (2015-sekarang).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Kepemilikan Saham di IPC Nihil.

Pelatihan

  • Expand Leadership Development Institute (CLDI) di Bali 2017

R. Agus H. Purnomo - Komisaris

Warga Negara Indonesia, kelahiran Sleman, Jawa Tengah, 24 Agustus 1961 (56 tahun), berdomisili di Jakarta. Menjabat sebagai Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No SK-26/MBU/01/2018 tanggal 22 Januari 2018. Saat ini tidak memiliki rangkap jabatan di lingkungan perusahaan.

Pendidikan
Meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, pada tahun 1985 dan Magister di Bidang Manajemen dari STIE Arta Bodhi Iswara, tahun 2008.

Karir
Karirnya dimulai sejak 1985-2012 di PT Barata Indonesia. Karier terakhirnya adalah CEO (2008-2012), CEO PT INKA (Persero) (2012-2017), Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan (2017-sekarang).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Kepemilikan Saham di IPC Nihil.

Pelatihan
Beliau belum mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), karena baru diangkat tahun 2018