burgermenu burgermenu
logo-menu-mobile
logo-menu-mobile
Ind / Eng

 

25 June 2020

Stimulus IPC Bantu UMKM Hadapi Pandemi

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC menerapkan kebijakan pemberian stimulus kepada Mitra Binaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupa penundaan pembayaran kewajiban angsuran pinjaman Program Kemitraan terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

 

“Dengan memberikan penundaan pembayaran angsuran kepada Mitra Binaan khususnya UMKM yang terdampak Covid-19, kami berharap mereka dapat melalui masa sulit dan segera pulih dalam menjalankan usahanya pada masa new normal,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, Arif Suhartono, di Jakarta, Kamis (25/6).

 

Sejalan dengan kebijakan Kementerian BUMN selaku Pemegang Saham, IPC menerapkan kebijakan pemberian stimulus kepada Mitra Binaan IPC yang mengajukan permohonan akibat terdampak Pandemi COVID-19, berupa penundaan pembayaran kewajiban angsuran pinjaman Program Kemitraan sampai dengan 1 (satu) tahun yaitu sampai dengan 31 Maret 2021.

 

IPC Menyadari bahwa keberlanjutan usaha UMKM sangat penting bagi perekonomian nasional. Berdasarkan catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI tahun 2018, jumlah UMKM di Indonesia tercatat sebanyak 64,2 juta unit. UMKM memiliki kontribusi sebesar kurang lebih 60% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, UMKM menyerap 97% dari total tenaga kerja dan 99% dari total lapangan kerja.

 

“Kami berharap UMKM mampu beroperasi dan beradaptasi, untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan tetap memperhatikan protokol ‘New Normal’. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan aktivitas perekonomian dapat kembali berjalan dengan baik,” tutup Arif.